Tampilkan postingan dengan label Daarussalam Panyileukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daarussalam Panyileukan. Tampilkan semua postingan

Khutbah Jum'at Daarussalam : Kewajiban Rakyat Kepada Pemimpin

Dakwahpos.com, Bandung — Masjid Daarussalam mengadakan rutinitas sholat jumat seperti biasanya. Kali ini khatib membawa kan khutbah yang bertema "kewajiban rakyat kepada pemimpin". Jum'at (25/10/2024).

Sebagai warga negara, sudah sepatutnya kita menghargai dan mendukung pemimpin yang dipilih melalui proses demokrasi. Dukungan rakyat sangat diperlukan agar kebijakan yang direncanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Akan tetapi rakyat juga memiliki kewajiban lain apabila ternyata pemimpin tersebut melanggar aturan, ataupun tidak adil kepada rakyatnya.

"Hadirin jamaah jum'at, kita harus memperhatikan tentang kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut. Apabila ternyata tidak sesuai maka kita harus melakukan protes" ujar khatib jum'at.

Khatib juma'at menjelaskan, sikap menghormati dan mendukung pemimpin tidak berarti rakyat harus membenarkan setiap tindakan tanpa kritik. Justru, kritik juga merupakan bentuk dukungan, asal disampaikan dengan cara yang bijak dan tetap menghormati norma.

"Soal dibenarkan atau tidak kritik kita, itu bukan kewajiban kita, kewajiban kita adalah menyampaikan amar ma'ruf nahi munkar"tambahnya.

Kewajiban rakyat terhadap pemimpin tidak hanya sekadar mengikuti peraturan, tetapi juga memberi masukan dan terlibat dalam upaya pembangunan bangsa. Dengan menjalankan kewajiban ini, masyarakat dan pemimpin dapat menciptakan keharmonisan yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Reporter : M. Najmi Falah


Kajian Ahad Masjid Daarussalam Panyileukan Bahas Tiga Amal Penyebab Terputusnya Rahmat dan Maghfirah Allah





Dakwahpos.com, Bandung – Pada tanggal 13 Oktober 2024, DKM Masjid Daarussalam yang beralamat di kecamatan Panyileukan mengadakan pengajian rutin ahad sore yang dihadiri oleh semua kalangan jamaah, mulai dari remaja, ibu – ibu, hingga bapak- bapak, pengajian rutin di lakukan pada pukul 16.00 - 18.00. Dalam kesempatan kali ini, kajian rutin di pimpin oleh Ustadz Husen Ajiz AR yang membawa tema "3 amal yang penyebab terputusnya rahmat dan maghfirah Allah". 

 Ustadz Husen menjelaskan tentang 3 amal yang memutus rahmat dan maghfirah Allah, yang pertama yaitu syirik, yang kedua melakukan dosa tidak bertaubat, dan yang terakhir mengabaikan kewajiban agama.

 Ustadz Husen berkata "melakukan dosa besar tapi tidak bertaubat sangat berbahaya yang bisa membuat rahmat allah terputus untuk kita". 

 Selanjutnya, beliau pun menjelaskan tentang bahaya dan kisah – kisah yang bersangkutan tentang 3 amal yang membuat terputusnya rahmat dan maghfirah Allah SWT. 

 Beliau berkata" untuk masuk surga kita harus memiliki rahmat dan maghfirah Allah, untuk bisa diberi rahmat dan maghfirah Allah kita harus melakukan apa yang diperintahkannya dan menjauhi apa yang dilarangnya". 

 Dengan penjelasan tersebut, jamaah diharapkan semakin menyadari pentingnya menjauhi amal yang dapat menghalangi rahmat dan maghfirah Allah. 

 Reporter : M. Najmi Falah KPI 3 B


DKM Daarussalam Adakan Pengajian Rutin Ahad Pagi Bertema Memakmurkan Masjid

Dakwahpos.com, Bandung – DKM Darussalam yang beralamat di Jalan Terusan Panyileukan mengadakan pengajian rutin ahad pagi yang dihadiri oleh semua kalangan, dari mulai anak-anak sampai orang dewasa, Pengajian rutin ini dilakukan pada pukul 08.00 - 09.00 WIB  di saung Pusakti Izzul Islam (03/12/23).

Dalam kesempatan kali ini, kajian dibawakan oleh Ustaz Nurdin Sya'bana yang bertema memakmurkan masjid dengan membahas hadits-hadits pilihan yang bersangkutan dengan masjid.

Memakmurkan masjid merupakan amal shaleh yang sangat mulia. Ia merupakan ciri khas orang muslim yang beriman kuat terhadap Allah, hari akhir, senantiasa menegakkan shalat, membayar zakat dan tidak takut dengan seorang pun kecuali Allah.

"Memakmurkan masjid itu ada dua bentuk yang pertama ialah memakmurkan bangunannya, dengan membangun dan menjaga kebersihannya. Dan yang kedua, memakmurkan dengan berdzikir kepada Allah, melaksanakan shalat, serta melakukan ibadah lainnya di dalamnya. Oleh karena itu disyariatkan shalat lima waktu dan shalat Jumat di masjid. Hukum shalat berjamaah itu wajib menurut kebanyakan ulama, sebagian lainnya menganggap sunnah. Kemudian Allah Ta'ala memuji untuk orang yang menghidupkannya dengan berdzikir dengan ikhlas pada pagi dan petang." Ujar Ustaz Nurdin

Masjid memiliki peranan penting dalam membina umat dan masyarakat dan merupakan bangunan yang diberkahi, dari masjidlah kebaikan muncul dan tersebar. Oleh karena itulah, saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hijrah ke Madinah, maka bangunan yang pertama kali beliau bangun adalah masjid. Di masjid itulah, beliau mendidik umat, mengajarkan kepada mereka aqidah yang benar, ibadah yang benar, akhlak yang benar dan bermu'amalah yang benar sehingga para sahabat neliau menjadi umat yang terbaik.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal KPI/3C

Untuk Saling Menguatkan, Pemuda Masjid Daarussalam Adakan Evaluasi Kegiatan

Dakwahpos.com, Bandung - Para Pemuda Masjid Daarussalam Panyileukan mengadakan evaluasi mengenai tugas dan tanggung jawab mereka selama di masjid. berkumpulnya mereka bukan karna suatu hal yang biasa, akan tetapi karna ada hal yang harus dijalankan (03/12/23). Dalam evaluasi ini dihadiri oleh para pemuda yang tinggal di dalam masjid. Mereka adalah para mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah.

Dalam Evaluasi kali ini, mereka saling memberikan nasehat-nasehat untuk keramahan dan kenyamanan masjid dengan meningkatkan kualitas kebersihan, kemanan dan kenyamanan yang ada di masjid maupun disekitar masjid.

"Satu dari sekian banyak tugas mereka adalah menjaga kebersihan dan kenyamanan di setiap sudut masjid. Dengan penuh tanggung jawab, kita disini tidak hanya membersihkan ruang ibadah, tetapi juga menjaga fasilitas umum seperti toilet, ruang wudhu, dan area masjid lainnya, menciptakan lingkungan yang nyaman bagi jamaah." Ujar Mas Afif salah satu pemuda masjid.

Namun, dedikasi mereka tidak berhenti di situ. Para pemuda ini juga berperan dalam membantu berbagai kegiatan keagamaan di masjid. Mulai dari membantu dalam pelaksanaan acara kajian dan pengajian. Mereka juga aktif untuk menjadi muadzin sekaligus menjadi badal imam.

Dengan kesungguhan dan dedikasi para pemuda masjid, tempat ibadah ini bukan sekadar gedung batu bata, melainkan sebuah rumah spiritual yang dipenuhi dengan cahaya keimanan.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal, KPI/3C

Kajian Penetapan Halal dan Haram Dewan Hisbah Persatuan Islam di Masjid Daarussalam

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Daarussalam PC Persis Panyileukan, yang beralamat di Jalan Terusan Penyileukan, Kota Bandung menyeleggarakan kegiatan kajian rutin minggu kedua,(12/11/23) yang mana kali ini diisi oleh ustaz Ginanjar Nugraha dengan tema metode penetapan halal dan haram dewan hisbah persatuan islam.

Kajian ini merupakan agenda rutin yang diadakan oleh pengurus masjid Daarussalam untuk para jamaah guna menyatukan ukhuwah islamiyyah dan menambah semangat dalam beribadah.

Ustaz Ginanjar menyampaikan, Persoalan hukum halal dan haram untuk makanan dan obat-obatan merupakan persoalan penting bagi Umat Islam. Perkembangan teknologi pangan serta teknologi dalam dunia medis merupakan tantangan bagi para ahli fikih. Disatu sisi para ahli fikih dituntut untuk menjawab segala persoalan tersebut dari sisi hukum Islam, dari sisi yang lain diperlukan seperangkat metodologi dan sinergitas dengan para ahli untuk meneliti sisi kehalalan dan keharaman sebuah produk makanan atau obat-obatan.

"Dewan Hisbah Persatuan Islam sebagai salah satu dewan fatwa di Indonesia, merupakan salah satu lembaga yang sering mendapatkan pertanyaan dari umat sekitar tentang fatwa produk makanan atau obat-obatan medis, khususnya di organisasi Persatuan Islam." ujar ustaz Ginanjar.

Di akhir kajiannya beliau menyampaikan terkait dengan metodologi penetapan halal-haram Dewan Hisbah Persatuan Islam ini yang terdiri dari sumber hukum, urgensi, proses fatwa, prinsip fatwa dan contoh-contoh kasus yang pernah disidangkan oleh Dewan Hisbah. Tak ada gading yang tak retak, tentunya masih banyak kekurangan, setidaknya ada sedikit gambaran mengenai objek yang dibahas.

Setelah kajian berakhir, para pengurus masjid pun sudah menyiapkan hidangan untuk para jamaah yang hadir, dan disantap bersama-sama.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal, KPI/3C

DKM Daarussalam Gelar Solat Gerhana Bulan : Muhasabah Diri

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Daarussalam PC Persis Panyileukan, yang beralamat di Jalan Terusan Penyileukan, Kota Bandung, mengadakan sholat kusuf atau yang biasa disebut dengan solat gerhana bulan (29/10/23). Yang dimulai pada pukul 03.00 WIB.

Solat kusuf ini dimulai dengan mengumandangkan takbir secara bersama-sama. Pada solat gerhana bulan kali ini, dipimpin oleh ustaz Ahmad Faisal, yang merupakan ketua DKM daarussalam.

Setelah melaksanakan solat gerhana bulan, dilanjutkan kepada khutbah. Dalam khutbahnya ustaz Faisal menyampaikan bahwa hikmah terbesar dari adanya fenomena gerhana bulan atau gerhana matahari adalah sebagai ancaman dan peringatan untuk hamba-hamba Allah dari segala bentuk tindakan buruk, tercela, dan penyimpangan dari ketaatan kepada Allah. Allah menakut-nakuti dan memberi ancaman keras kepada kita dengan ancaman yang mudah dimengerti oleh anak kecil sampai orang dewasa, yang muda dan yang sudah tua, laki-laki dan perempuan, orang pelosok desa maupun orang kota, orang bodoh maupun orang pintar, orang tradisional maupun orang modern". Ujar ustaz faisal.

Ustaz faisal mengakhiri khutbahnya dengan berdoa bersama dan semoga fenomena gerhana kali ini meningkatkan kedekatan kita kepada Allah, membesarkan hati kita untuk ikhlas menolong sesama, serta menjaga kita untuk selalu ramah terhadap alam sekitar kita.

Setelah melaksanakan solat gerhana bulan dilanjut dengan mendengarkan khutbah, DKM Daarussalam menyiapkan hidangan untuk para jamaah yang hadir dan mempersilahkan para jamaah untuk menyantap hidangan dengan seksama.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal, KPI/3C

Kajian Spesial : Jamaah Daarussalam Tingkatkan Kepedulian terhadap Palestina

Dakwahpos.com, Bandung - Jama'ah masjid Daarussalam kembali menghadiri kajian rutin setiap minggu pagi di Saung Pusakti Izzul Islam, Komplek Bumi Panyileukan, Blok F4 (29/10/23). Pada kesempatan kajian kali ini, spesial atas keprihatinan dan kepedulian terhadap sesama kaum mukminin yang sedang mengalami penderitaan atas kekejaman Zionis - Israel.

Kajian spesial ini dibawakan oleh ustaz Amin Muchtar sosok konsultan hadis dan manajemen syariah. Dalam kajiannya menyebutkan, ratusan nyawa rakyat Palestina telah menjadi korban kekejaman dan kebiadaban mereka. Sebagai umat Islam tentu kita mencintai dan membela Palestina. Palestina bukanlah negeri biasa. Palestina memiliki sejarah panjang yang menjadikannya selalu bersemayam di hati setiap Mukmin.

Ustaz Amin menyampaikan bahwa Palestina adalah negeri para nabi dan rasul. Banyak sekali para nabi dan rasul yang pernah tinggal dan berdakwah menyebarkan Islam di sana. Di antaranya adalah Nabi Ibrahim, Nabi Ya'qub, Nabi Yusuf, Nabi Luth, Nabi Daud, Nabi Sulaiman, Nabi Zakaria, Nabi Yahya, Nabi Isa dan nabi-nabi yang diutus oleh Allah untuk Bani Israil yang jumlahnya sangat banyak.  

Palestina juga menjadi wilayah istimewa dalam ajaran Islam. Ayat al-Quran dan beberapa hadits menyatakan keberkahan negeri tersebut.

Untuk menunjukan rasa kepedulian kita sebagai umat islam, beliau menganjurkan untuk membaca qunutnazilah untuk Palestina.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal, KPI/3C

Siswa SMPN 72 Bandung biasakan Sholat Dhuha Berjamaah di Masjid Daarussalam

Dakwahpos.com, Bandung - Siswa SMPN 72 Bandung yang beralamat di Jalan Terusan Panyileukan, kota Bandung menggelar sholat dhuha berjamaah di Masjid Daarussalam (11/10/2023). Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diadakan oleh pihak SMPN 72 Bandung setiap hari Rabu pagi.

Sholat dhuha berjamaah ini dilakukan agar para siswa agar  siswa terbiasa  melakukannya, kemudian  akan  ketagihan  dan  menjadi tradisi  yang  sulit  untuk  ditinggalkan dalam  hidupnya,  sehingga siswa  memiliki  karakter  yang  religius dan disiplin.

Metode  pembiasaan  adalah  suatu  cara  yang  dapat  dilakukan untuk membiasakan  anak berfikir,  bersikap,  bertindak  sesuai dengan  ajaran  agama Islam.

"Biasanya  anak  -anak  itu  meskipun  sekolah  di  SD Negeri  dan Sekolah  Madrasah  Diniyah  tapi  kadang-kadang  nggak  begitu paham dengan  shalat  sunnah  termasuk  shalat  Dhuha.  Jika sunnahnya  rutin  dan  lancar insya Allah wajibnya juga rutin dan lancar. dan ada sebagian kecil siswa shalatnya pun masih bolong bolong" ujar pak Ibrohim.

Sholat dhuha berjamaah ini pun ditutup dengan membaca sebagian surat di Juz 30, secara talqin dipimpin langsung oleh PJ kerohanian, setelah itu para siswa dituntun untuk kembali ke kelasnya masing-masing melanjutkan KBM.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal, KPI/3C

Masjid Daarussalam Panyileukan Adakan Kajian Rutin Malam Rabu bahas "Tafsir Qs. Al-Baqarah : 185"

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Daarussalam PC Persis Panyileukan yang beralamat di Jalan Terusan Panyileukan, kota Bandung menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin malam rabu (26/9/2023) yang diisi oleh ustadz Ahmad Gunawan, dengan membawakan tema "Tafsir Qs. Al-Baqarah : 185"

Kajian tafsir ini diawali dengan pembacaan ayat 185 surat Al-Baqoroh yang dipimpin langsung oleh ustadz Ahmad Gunawan. dilanjutkan dengan penyampaian tafsir perkata dan penjelasan mengenai tafsir surat Al-Baqarah ayat 185.

"Yang pertama, Ayat ini menjelaskan berkaitan dengan bulan Ramadhan yang didalamnya Al-Qur'an turun. Kedua, Allah memberikan rukhsah (keringanan) menyangkut boleh berbuka saat sakit ataupun saat bepergian dengan catatan wajib mengganti sejumlah yang ia tidak puasa pada saat ramadhan. Ketiga, ayat ini juga menjelaskan bahwa Allah menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesusahan untuk kita. Keempat, yaitu bersyukur." ujar ustadz Ahmad Gunawan.

Ustadz Ahmad Gunawan menyebutkan bahwa dalam ayat 185 surat Al-Baqarah setidaknya ada 4 tema pembahasan yang akan disampaikan, dan pada pertemuan kali ini, beliau memfokuskan pada satu pembahasan saja yaitu pembahasan mengenai bulan Ramadhan yang didalamnya Al-Qur'an diturunkan.

Di Dalam pembahasan mengenai bulan Ramadhan, Ustadz Ahmad menjelaskan bahwa bulan Ramadhan sering juga disebut sebagai syahrul adzimun (bulan yang agung) juga syahrul mubarok (bulan yang penuh berkah) karna dalam bulan Ramadhan ini memiliki keutamaan dan keistimewaan yang besar. Semua amal Soleh yang dilakukan pada bulan Ramadhan akan mendapatkan balasan lebih banyak dan lebih baik. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan dan meninggalkan kemaksiatan.

Kajian ini pun ditutup dengan doa kafaratul majlis dan dilanjutkan dengan sholat isya secara berjamaah.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal, KPI/3C

Masjid Daarussalam Selenggarakan Sholat Jum'at Bahas Keteladanan Rasulullah SAW

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Daarussalam PC Persis Panyileukan, yang beralamat di Jalan Terusan Penyileukan, Kota Bandung menyeleggarakan kegiatan sholat Jum'at berjamaah dan Khutbah (22/9/2023). Adapun yang menjadi khatib sekaligus imam dalam kegiatan sholat Jum'at berjamaah minggu ini adalah Ust. Pardan Syarifudin. Dengan tema "Keteladanan Rasulullah SAW"

Ustadz Pardan Syarifudin mengawali pembukaan khutabhnya dengan membacakan hadits yang berbunyi
"Kullu ummati yadkhulunal jannah illa man aba, Man athoani dakholal jannah waman ashoni faqod aba" yang artinya bahwa sesungguhnya umat ku ini akan masuk syurga kecuali orang yang enggan  untuk masuk syurga, kemudian para sahabat bertanya,  ya Rasulullah siapakah orang yang enggan untuk masuk syurga, maka Rasulullah bersabda barangsiapa yang mentaati ku maka ia akan masuk syurga dan orang yang mengkhianati ku  maka itulah orang yang enggan untuk masuk syurga.

Dalam kesempatan khutbah kali ini, Ustadz Pardan Syarifudin mengingatkan jama'ah untuk selalu meneladani sikap Rasulullah dan mentaati apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah, dengan menjalankan segala apa yang telah diperintahkan dan menjauhi apa yang telah dilarang. Karna sesungguhnya apa yang telah kita perbuat akan dipertanggung jawabkan kelak di akhirat nanti.

Reporter : Muhammad Rizieq Arrijal, KPI/3C
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos