Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Resensi Buku: Ragam Makna Berzikir

 


OLEH: MUHYIDDIN


Setiap insan pasti menginginkan ke -damaian dalam kehidupannya. Salah satu cara agar keseharian seorang Mukmin dapat tenteram adalah banyak-banyak berzikir. Zikrullah berarti menyebut nama Allah dan menghayati posisi diri sebagai hamba-Nya. “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’d: 28).

Dalam Alquran, ada banyak ayat yang meng -ajarkan keutamaan berzikir. Ulama kaliber na sio nal, KH Prof Muhammad Quraish Shihab, mem bahas kaidah-kaidah kitab suci mengenai amalan ini. Hal itu disampaikannya dalam sebuah karya berjudul, Wawasan al-Quran tentang Zikir dan Doa.

Penulis buku ini merupakan salah seorang ahli tafsir terkemuka di Indonesia. Cendekiawan tersebut mene -ku ni bidang ’ulum al-Qur’an. Karena itu, karya-karyanya selalu disertai dengan dalil-dalil Alquran. Begitu pula pada uraiannya tentang zikir dalam buku ini.

Pembahasan yang termuat dalam buku setebal 418 halaman ini dibagi ke dalam 10 bab. Bagian pembukanya membahas tentang pengertian zikir dan hal-hal yang perlu direnungkan dalam berz i kir. Menurut Quraish Shihab, zikir dalam penger tian luas adalah kesadaran tentang kehadiran Allah Ta’ala. Di mana dan kapan saja, perasaan diawasi atau dilihat oleh-Nya akan selalu kuat.

Dalam konteks zikir yang diajarkan agama, tentu saja tidak keliru bahwa yang yang harus diingat dan disebut adalah Allah. Dia memiliki nama-nama yang baik, Asmaul Husna. Menurut Quraish Shihab, ada banyak ayat Alquran yang menerangkan perihal objek zikir.

Yang pertama adalah mengingat Allah. Dalam arti, mengingat sifat-sifat, perbuatan, dan kebe saran-Nya. Bukan pada Zat-Nya. Inilah yang paling utama. Intinya, dari dan kepada-Nya semua zikir berpangkal dan bersua. Dalam surah al-Ahzab ayat 41, Allah berfirman, yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, berzikir (sebut-sebutlah nama Allah dan renungkanlah kebesaran-Nya) dengan zikir yang banyak.”

Kedua, mengingat hari-hari. Dalam surah Ibra -him ayat lima, Allah Ta’ala memerintahkan kepada Nabi Musa AS. Arti ayat itu, “Keluarkanlah kaum mu dari kegelapan kepada cahaya terang-bende rang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah.”

Quraish Shihab menjelaskan, “hari-hari Allah” dalam ayat tersebut memiliki maksud sebagai hari-hari yang di dalamnya terjadi berbagai peristiwa penting. Dari kejadian itu, tidak hanya yang nikmat atau positif. Yang negatif pun demikian. Menurut dia, itulah sebabnya Allah Ta’ala meningatkan Nabi Muhammad SAW agar senantiasa hatinya berzikir. Yakni dengan cara merenungi dan mengingat ke adaan dan situasi yang pernah beliau dan Mus limin alami.

Ketiga, mengingat kitab Allah atau ayat-ayat-Nya yang tertulis. Mantan menteri agama RI itu mengatakan, secara khusus Allah Ta’ala dalam kitab-Nya mengingatkan kaum Muslimah agar berzikir dengan Alquran dan Sunnah Nabi SAW. Arti ayat yang dimaksud, “Dan berzikirlah (ingat dan renungkanlah) apa yang dibacakan di rumah-rumah kamu dari ayat-ayat Allah dan hikmah. Sesungguhnya adalah Allah Mahalembut lagi Maha Mengetahui” (QS al-Ahzab: 34).

Keempat, mengingat tokoh yang baik atau yang buruk. M Quriash mengatakan, cukup banyak ayat yang menyebut sosok atau tokoh sebagai objek zikir, baik nabi maupun bukan, lelaki maupun perempuan, yang taat maupun yang durhaka.

Dalam surah Maryam, misalnya, berulang-ulang ditemukan adanya ayat mengenai perintah berzikir. Dalam arti, mengingat dan merenung kan tentang Maryam, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Ismail, dan lain-lain. Tentu saja, menurut cendekiawan Muslim tersebut, berzikir dan merenungi perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu bentuk zikir yang utama.

Kelima, mengingat diri manusia. Menurut Quraish Shihab, cukup banyak ayat di dalam Alquran yang menyebut manusia sebagai objek zikir. Ayat-ayat yang terkait hal ini merupakan pe rintah dari Allah kepada manusia untuk me reka memikirkan asal kejadiannya serta perja lan an hidupnya. Misalnya, dalam surah Maryam ayat 67.

Melalui buku ini, mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah itu juga memaparkan berbagai medium dan waktu berzikir. Di samping itu, terdapat daftar bacaan zikir dan dampak zik rullah bagi kehidupan. Tidak hanya menghidang kan bahasan tentang zikir, penulis juga memba has tentang seluk beluk doa. Karena, sebenarnya zikir dan doa tidak berpisah atau dipisahkan.

Selain membahas tentang pengertian muna -jat, Quraish Shihab juga mengupas manfaat doa. Menurut dia, manusia senantiasa butuh terhadap doa. Bahkan, ia juga menerangkan cara berdoa dan redaksi doa, serta waktu dan tempat yang baik untuk berdoa.

Yang penulis hidangkan dalam buku ini me -rupakan upaya untuk memberikan pemahaman kepada umat Islam tentang makna zikir dan doa. Dengan basis keilmuannya, ia mengutip banyak ayat Alquran dan hadis. Di samping itu, penulis juga mengutip pendapat para ulama.

Buku ini diakhiri dengan pembahasan ten tang shalawat. Quraish Shihab menjelaskan, sha lawat untuk Nabi Muhammad SAW diperintah kan langsung oleh Allah SWT. Dan, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak bacaan shalawat. Mereka yang enggan dinilai sebagai orang yang kikir.

Rasulullah SAW terbukti sangat besar ja sanya. Sampai-sampai, tidak ada seorang ma nu sia pun yang mampu membalas jasa itu. Namun, Allah Swt juga tidak menuntut hamba-Nya untuk memberi beliau sesuatu apapun.

Tidak diwajibkan bagi siapapun untuk mem -beri materi kepada Nabi SAW. Bahkan, keluarga beliau pun diharamkan untuk menerima zakat. Menurut Quraish Shihab, umat Islam hanya diminta untuk memohonkan rahmat untuk Nabi SAW dan keluarga beliau.

Intinya, berdoa adalah kebutuhan bagi makhluk. Allah marah terhadap siapa pun yang tidak memohon kepada-Nya.

Dengan demikian, lanjut M Quraish, tidak ada alasan untuk tidak bermohon. Selanjutnya, yang berdoa kepada-Nya akan diberi ganjaran, yang bershalawat sekali menerima 10 curahan rahmat-Nya. Menurut penulis buku ini, jasa yang besar itu hanya perlu dibalas dengan bershalawat untuk beliau kepada Allah Ta’ala.

Ia menuturkan, seseorang yang menolak dimintai materi buat orang lain yang tidak ada jasanya dapat dinilai kikir. Tetapi, lebih kikir lagi bila yang dimintakan untuknya adalah yang pernah berjasa kepada yang dimintai. Kemudian, yang jauh lebih kikir lagi daripada itu, bukanlah materi yang diminta, tetapi sekadar mengharap. Harapan agar yang bersangkutan memintakan pada pihak lain.

Selanjutnya, yang lebih kikir dari yang terakhir ini adalah bila pihak lain yang dimintai itu justru dia yang memerintahkan siapapun agar meminta kepadanya, bahkan marah jika tidak dimintai (dalam hal bershalawat kepada Allah). Apalagi Dia menjanjikan memberi balasan berlipat ganda bagi yang memintakan itu.

Jika demikian halnya, maka sangat wajar jika Nabi Muhammad SAW bersabda, “Yang kikir adalah seseorang yang disebut namaku di sisinya, lalu dia tidak bershalawat untukku.” (HR ar-Tirmidzi melalui Abu Hurairah)

Buku ini dapat menambah wawasan umat Islam, khususnya zikir dan doa. Karya M Quraish Shihab yang satu ini memiliki banyak kelebihan, terutama dalam memperjelas makna zikir dan doa. Di samping itu, buku ini juga disajikan dengan gaya bahasa yang mudah untuk dipahami berbagai kalangan. n ed: hasanul rizqa

Resensi Buku : Mereka Bertanya Islam Menjawab


Judul Buku      : Mereka Bertanya Islam Menjawab
Ukuran/Hal     : 15 X 23 cm /  328 halaman
Berat               : 400 g
Harga Buku     : Rp. 69.000
Penulis            : DR. Zakir Naik, Prof. DR. Shalah Shawi, Abdul Majid Subh
Penerbit           : Aqwam
Sinopsis
Jika Islam menentang penyembahan berhala mengapa kaum muslimin menyembah dan sujud kepada Ka'bah?
Bukankah Muhammad telah mempelajari Al-Qur`an dari kalangan orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah beliau kenali sebelum beliau mengaku dirinya sebagai Nabi?
Jika agama Islam adalah agama perdamaian, lantas mengapa banyak teroris di tengah-tengah kaum muslimin?
Boleh jadi pertanyaan seperti itu mengada-ada, sengaja untuk mendiskreditkan Islam. Namun, tak jarang pula pertanyaan tadi memang muncul dari rasa ingin tahu dari orang yang benar-benar tidak paham tentang Islam. Apapun motifnya, jawaban yang tuntas dari pertanyaan seperti di atas membuktikan bagian dari kesempurnaan ajaran Islam. Bahwa, sebagai risalah suci dari langit, Islam mampu menjawab segala problematika hidup manusia, dari yang masuk akal hingga yang tidak.
Dengan sederet penulis yang dikenal piawai dalam ilmu perbandingan agama seperti Dr Zakir Abdul Karim Naik, Prof. Dr. Shalah Shawi, dan Syekh Abdul Majid Subh membuat buku ini layak untuk dijadikan referensi terpercaya. Baik untuk Anda yang akrab dengan pertanyaan-pertanyaan aneh dari nonmuslim, atau sebagai pencerahan bagi Anda yang memang belum banyak paham tentang Islam.
Kelebihan Buku
-Cover buku menarik dengan berbagai gambar ilustrasi diatasnya membuat penasaran
-Buku ini menarik, memuat berbagai persoalan umat di zaman sekarang
- Sesi tanya jawab  juga menggunakan logang selain menggunakan Al-Qur'an dan As-sunnah juga menggunakan logika , disertai dengan penjelasan-penjelasan yang mendukung jawaban
Kekurangan Buku
-Banyak istilah dalam buku yang orang awam mungkin akan susah untuk mengerti.

Memahami Jurnalistik Sudut Pandang Praktik

Resensi Buku Jurnalistik Teori dan Praktik

Buku : Jurnalistik Teori dan Praktik
Penulis : Hikmat Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat
Penerbit : PT Remaja Rosdakarya
Cetakan : Ketujuh – Maret 2016
Tebal : 343 Halaman
ISBN : 979-692-374-2

Buku Jurnalistik Teori dan Praktik ini, memberikan penjelasan tentang
dunia jurnalistik. Dimana bidang jurnalistik kini diminati oleh semua
kalangan, terutama para mahasiswa. Dunia jurnalistik akhir-akhir ini
mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini, dapat dilihat dari
semakin banyaknya media massa. Sementara pengetahuan tentang
jurnalistik semakin berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan
teknologi. Sehingga buku ini sanngat cocok jadi asupan nutrisi ilmu
bagi para jurnalis ataupun mahasiswa.

Buku ini memaparkan tentang teori-teori jurnalistik yang digunakan
untuk mengukur berhasil atau tidaknya suatu praktik. Karena, untuk
menilai suatu teori hanya dapat dilakukan bila dengan konfrontasi.
Buku ini ditulis sesuai dengan fakta-fakta yang ada di dunia
jurnalistik. Ada hal-hal yang menjelaskan bahwa seringkali para
jurnalistik mengabaikan berita tanpa mau mencari seluk beluk dari
peristiwa yang akan disampaikan kepada masyarakat.

Buku Jurnalistik Teori dan Praktik ditulis oleh wartawan profesional
yang terkenal di Indonesia yang kini turus eksis di dunia jurnalistik.
Kusumaningrat, dua saudara yang telah lama bekerja dibidang wartawan
dari sebuah surat kabar nasional yang terbesar di Indonesia. buku
karangan Hikmat Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat merupakan
hasil buah tangan dalam dunia yang telah digelutinya selama 30 tahun.
Kelengkapan fakta-fakta dunia jurnalistik di buku ini sangat banyak
karena bentuk curahan pengalaman dari penulis.

Dengan memiliki tujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak,
bahwa menjadi seorang jurnalistik tidak terjerumus hanya pada
teori-teori yang disampaikan, melainkan harus mampu membuktikan dari
teori-teori tersebut dengan praktik. Selain itu, si penulis juga ingin
para pembaca memiliki kecakapan dan keterampilan, serta pengetahuan
jurnalistik yang diperolehnya dari pelatihan atau pendidikan. Buku ini
ditulis untuk mereka yang bergulat pada dunia jurnalistik, baik
mahasiswa maupun para praktisinya. Data-data yang mendukung si
penulis gunakan yaitu pengalaman si penulis pada bidang jurnalistik
yang menurut saya cukup lengkap untuk ukuran sebuah buku teoritis.

Kelebihan pada buku ini yaitu dari data-data yang diberikan si penulis
akurat. Buku ini memberikan wawasan kepada pembaca bukan hanya tentang
teori-teori jurnalistik, melainkan cara menuliskan suatu berita dan
perkembangan dunia jurnalistik, serta teknologi yang di zaman sekarang
bisa menjadi satu. Tidak seperti buku-buku lain yang sangat terpaku
pada teori. Buku ini juga menggunakan bahan-bahan pustaka atau
analisis yang dipadukan dengan pengalaman si penulis selama
bertahun-tahun sebagai wartawan. Kemudian cover yang disajikan sangat
bagus menurut saya, merepresentasikan dunia jurnalistik.

Kekurangan buku ini menurut saya terletak pada ukuran huruf buku ini
yang terlalu kecil. Sehingga membuat saya agak susah untuk membaca
bukunya, serta bisa membuat mata menjadi rusak. Ada pula kata-kata
asing yang tidak dijelaskan secara rinci. Penulis hanya mencantumkan
sejarah nama bukunya saja, yang terletak di bagian bawah halaman.

 Oleh : Muhammad Iqbal / KPI 3 C

Resensi, Bung Karno "Menerjemahkan Alquran"

·           DATA BUKU

Judul Bung Karno "Menerjemahkan Alquran"

Penulis : Mochammad Nur Arifin

Penerbit : Mizan

Cetakan : Mei 2017

Tebal : xvi + 266 halaman

ISBN : 978-602-441-028-5

 

·         PARAGRAF

 

1        (pembukaan) : Bung Karno mengatakan bahwa :" aku dikutuk bagai bandit, di puja bagai dewa" maka tidak salah lagi jika bung Karno di cap sebagai tokoh yang berideologi nasionalis-sekuler. Muncul pula ideologi Pancasila yang dicetuskan oleh Soekarno dan dituduh sebagai ideologi sekuler.

2        (isi) : buku ini menceritakan tentang religius, Pemikiran keislaman dan jalan nasionalis-religius Bung Karno ini lahir dari sebuah kegelisahannya dimana figur Soekarno dengan segala atribut yang melekat pada dirinya direndahkan, dinistakan, atau dalam istilah yang lebih "vulgar" de-Soekarno-isasi. Jika Soekarno bisa dinistakan, maka akan banyak pintu menistakan Pancasila, NKRI, dan lainnya (hlm. x).

3        (isi) : buku ini secara jelas menyadarkan orang yang tidak percaya dengan keislaman Soekarno

4        (isi) : Soekarno membuat seisi ruang sidang PBB ke-15 itu terperangah. Kala itu Soekarno berpidato dengan judul: To Build the World a New (Membangun Tataran Dunia Bru). Adapun salah satu intinya pidato tersebut adalah pesan perdamaian dan toleransi, yang digali dari Alquran surat Al-Hujarat ayat 13. Uraian Bung Karno ini kemudian dicatat sebagai ucapan yang sangat religius dalam sebuah sidang PBB (hlm. 32).

5        (isi) : Bung Karno sering kali menggunakan ayat pada pidatonya dan memberitahu bahwa Al-quran itu dalam isinya terdapat nilai-nilai kemanusiaan, keadilan dan kebangsaan

6        (isi) : Puncak perjalanan spiritualitas Soekarno mencari kepuasaan batin menemukan makna ketuhanan pada akhirnya bermuara pada Alquran. Banyak tokoh ditemui. Beragam buku dibacanya. Namun pada akhirnya, Alquran yang memberikan jawaban paling memuaskannya. Alquran menjadi titik akhir pengembaraan Bung Karno mencari Tuhan. Pada kitab suci itulah "dahaga" ruhani Bung Karno terpuaskan (hlm. 164).

7        (isi) : buku bung Karno 'menerjemahkan Al-quran' ini menjawab segala tudingan tersebut. buku ini sebagai wawasan anak bangsa bahwa islam dan nasionalisme tidaklah bertentangan.

8        (isi) : dalam buku ini di tuliskan betapa cintanya Soekarno terhadap negara hingga akhirnya cinta kepada tuhan, masa muda yang sangat menggebu-gebu ditunjukan oleh Bung Karno.

9        (isi): Ia sadar sesadar-sadarnya bahwa tidak ada alasan bagi pemuda Indonesia untuk menikmati kesenangan dengan melarikan diri ke dalam dunia khayal. Sementara kondisi bangsa dan negara Indonesia kala itu miskin, malang, dan dininakan (hlm. 195).

10    (penilaian) : buku ini sangat penting bagi yang telah merendahkan sosok pahlawan bangsa Indonesia ini

11    (penilaian): dari buku ini kita bisa melihat bagaimana islam dan keindonesiaan yang setara

12    (penilaian) : buku ini sangat secara luas, karena bukan hanya jiwa nasionalisme nya atau gagasan-gagasan Soekarno tunjukan tetapi juga langkahnya agamis.

13     (kesimpulan) : dari situlah Bung Karno dikenal dengan jiwa nasionalisme nya yang kental di jiwanya, bagi dirinya nasionalisme adalah api pembakar perjuangan.

 

Nilai Toleransi Dalam Dakwah Nabi Muhammad SAW


Judul                : Nilai Toleransi Dalam Dakwah Nabi Muhammad SAW Menyingkap Pesan                 Damai Piagam Madinah
Penulis             : Jamal Ghofir, MA
Penerbit          : Dialektika
Tahun Terbit   : 2017
Tebal Buku      : 194 Hal
ISBN                 : 978-602-61507-8-3

Islam merupakan agama dakwah, yaitu agama menegaskan umatnya untuk menyebarkan dan menyiarkan kepada seluruh umat manusia secara arif dan bijaksana. Sebagai agama yang rahmatan lil alamin, islam dapat menjamin akan terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan umatnya manakala ajaran islam dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan benar sebgaimana yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Peranan Nabi Muhammad SAW sebagai seorang pemimpin sekaligus mubaligh mampu menarik hati dan perhatian berbagai lapisan masyarakat kota Madinah. Materi-materi dakwah yang disampaikan beliau yang mengedepannkan nilai toleransi dalam nilai kehidupan masyarakat yang berbeda suku, ras serta agama seperti yang telah tertulis dalam kesepakatan yang dikenal dengan sebutan "Piagam Madinah". Misi profetik yang diemaban Nabi itu diwujudkannya dalam kehidupan sosialnya yang tamoak nyata dalam upaya menegakkan keadilan sosial, kesetaraan dan perdamaian. Spirit "Rahmat bagi semesta" adalah semangat cinta kasih yang akan mendorong kehidupan yang lebih baik dan indah. Dari sinilah peradaban akan dibangun atas prinsip saling mengenal, merawat, melindungi dan memekarkan satu sama lain. Bukan sebaliknya, saling mencurigai, membenci dan mengahnacurkan satu sama lain.

Banyak keunggulan dari buku ini diantaranya didalam buku ini mengungkap sejarah nabi Muhammad SAW mendakwahkan islam pada zaman dulu begitu pula dengan sejarah "Piagam Madinah". Dari buku ini pula kita dapat belajar tentang nilai-nilai toleransi yang terkandung dalam piagam mandinah tersebut, serta nilai-nilai toleransi yang diterapkan nabi Muhammad SAW dalam jalan dakwah beliau. Dan dari piagam madinah tersebut kita dapat mengetahui bahwa Madinah sebagai pondasi awal toleransi beragama. Buku menjelaskan pula beberapa pokok ajaran islam dalam toleransi, prinsip-prinsip islam dalam toleransi serta aspek-aspek dalam toleransi itu sendiri.

Buku ini memiliki beberapa kelemahan dan kekurangan. Salah satu kelemahan atau kekurangan buku ini adalah tata bahasa yang di gunakan dalam buku ini masih dalam tata bahasa yang sulit untuk dipahami oleh para pembaca karena penggunaan bahasa pada buku ini masih menggunakan bahasa-bahasa yang ilmiah, yang sulit untuk dipahami dan memerlukan media untuk memahaminya seperti kamus untuk menafsirkan kata-kata tersebut.

Buku ini cock diperuntukkan oleh para mahasiswa-mahasiswi dan para da'i karena gaya bahasanya yang ilmiah dan isi buku ini berkaitan dengan keadaan saat ini.

Nama  : Winny Febrianti Ali
NIM     : 1174020177
Kelas    : KPI 3 D

 

 

 

 

Sejarah Peradaban Islam

Judul Buku :  Sejarah Peradaban Islam
Nama Penulis : Ratu Suntiah, M.Ag. dan Maslani, M.Ag.
Tahun Terbit : September, 2017
Nama/ Tempat Terbit  : Rosdakarya
Jumlah Halaman : 324 Halaman
Kota Terbit : Bandung
Cetakan : Pertama
Harga Buku : 48.000


Peristiwa sejarah merupakan inspirasi bagi umat manusia agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti masa silam. Sebaliknya, ia mendorong manusia agar mapu mengambil hikmah yang agung demi menggapai masa depan  yang lebih baik.
Nabi Muhammad Saw. Sebagai pembawa risalah din al-Islam telah melakukan revolusi mental, yang pada akhirnya dapat mengubah bangsa Arab menjadi bangsa yang berperadaban. Perjalanan panjang umat islam dari awal hingga sekarang  penuh dengan liku-liku, pasang surut kejayaan dan kehancuran telah dialaminya, pada masa klasik, umat Islam telah mampu membuktikan kejayaanya, sehingga dapat menorehkan tinta emas dalam khazanah ilmu pengetahuan, terutama pada masa khalifah Harun ar-Rasyid dan al-Maknum. Berbagi ilmu pengetahuan yang dihasilkan masa itu telah dijadikan pedoman bagi ilmu-ilmu yang ada saat ini.
Salah satu contoh karya yang cukup monumental adalah Al-Qanun fi al-Tibb (Canon of  Medicine), buku referensi dibidang kedokteran yang telah digunakan dunia selama berabad-abad. Buku tersebut merupakan salah satu karya besar ilmuwan muslim, Ibnu Sina, yang dikenal juga sebagai Avicenna di dunia Barat. Mengingat pentingnya mengetahui sejarah dalam dunia Islam,  buku ini berusaha memaparkan rangkaian peristiwa yang dialami muslim sejak masa lahirnya Islam. Karena itu buku ini sangat penting dibaca oleh  semua kalangan, terutama oleh pihak-pihak yang memiliki perhatian serius terhadap kajian sejarah peradaban Islam. 
Membincang Sejarah peradaban Islam tidak sama dengan mendiskusikan sejarah peradaban Arab. Letak perbedaan bisa dilihat dari objek kajian berupa agama yang bersifat meluas. Kita tahu Islam tidak sebatas hubungan murni sosial, ibadah, dan penghambaan. Melainkan keluasan objek yang melintas batas sekat primordial suku-bangsa. Inilah yang kerap disebut fungsinya sebagai rahmatan lil'alamin. Dari sinilah Islam menjadi wadah yang bisa membuat aneka corak pandang keislaman yang menghilirkan simpulan betapa kayanya peradaban Islam.
Obrolan sejarah menggunakan bahasa orang tempo dulu. Tentunya, buku ini menapaktilasi laku-laku muslim masa lalu. Dimulai dari Nabi Muhammad Saw hingga perkembangan kontemporer, sebaran Islam di seantero penjuru dunia. Penulis buku terbilang selektif dengan tidak menguar seluruh  narasi-narasi peradaban Islam. Pertama, buku bertema sejenis telah melimah ruah. Kedua, hampir-hanpir narasi yang dikemukakan dalam buku-buku sejenis ini kurang lebih sama persis, tidak ada gaya baru maupun tafsir ulang periswtiwa sejarah. Karena itu, penulis buku tampak ingin melakukan penyerangan dan pemaparan menukik.
Hal itu bisa dilihat dari keberanian penulis buku untuk sedikit banyak menulis sejarah muslim dengan adil. Tidak saja hanya membabarkan hikayat kemajuan ilmu pengetahuan di masa Bani Abbasiyah seperti yang sering dikemukakan selama ini. Melainkan secara berjiwa besar membuka kepingan-kepingan  kelam yang turut menyertai. Diantaranya: Perang Jamal, Perang Shiffin, sosol Abu Abbas as-Shaffah, dan peristiwa Mihnah. Spertinya penulis berkeinginan agar penceritaan sejarah pilu itu bisa menjadi ibrah (pelajaran) bagi muslim di masa sekarang dan mendatang; bahwa persatuan umat jauh teramat agung bila dibanding anasir kekuatan yang bersifat pragmatis dengan rentan memecah belah kerukunan. Lebih lanjut, buku ini juga memancing hasrat pembaca dengan seksam menundukan perkara terhadap hal-hal yang selama ini menjadi ajang perdebatan dan nuansa sensitivitas tinggi. Contohnya saja penulis buku cukup mendetail menyodorkan kronologi kepemimpinan Khalifah Usman bin Affan yang berbalut aroma nepotisme.
Dalam konteks itu, penulis buku tidak sama sekali mengajak pembaca layaknya hakim. Semisal memutuskan Khalifah Usman "bersalah" yang menjalankan roda pemerintahan tidak sesuai prinsip good governance. Sikap cermat dan adil merupakan hal asasi seorang yang berhasrat mengemukakan sejarah. Makan, yang perlu dipaparkan penulis buku adalah menyibak alasan-alasan  logis, kontekstual, dan faktual latar belakang kebijakan Khalifah Usman memasukkan sanak-saudaranya dalam birokrasi (hlm:87).
Keagungan baitul hikmah  sebagai labolatorium besar keilmuan era Khalifah Harun Alrasyid yang memang perlu untuk diberikan kepada pembaca. Berjilid-jilid buku atau kitab kerangan dan hasil riset para ilmuan muslim telah dihasilkan. Pun, hingga menjadi rujukan dan sumbangsih besar pada era sekarang macam kitab Alqanun fi altibb karya Ibnu sina. Romantisme kebanggaan masa lalu tersebut seharusnya manjadi motivasi agar muslim era sekarang cepat-cepat bangun dari tidur panjang dan lekas berpacu mengembangkan ilmu bersendikan nilai agama.
Membedai dari buku pertama sejenis, buku ini melengkapi bahasan penyebaran Islam di Kamboja, Laos, Filipina, Vietnam, Myanmar, Metode masuknya mengunakan jalur budaya, pendidikan, dan perniagaan. Tiga jalur ini disebut-sebut merupakan metode paling efektif dalam mematri corak keislaman yang sebenarnya: ramah dan santun. Ada negoisasi budaya yang dibangun antara nilai-nilai Islam sebagai pendatang dan unsur lokalitas, Pendakwah di kawasan Asia Tenggara, memadukan keduanya dalam terma akulturasi dan asimilasi budaya. Dengan itu pesan implisit untuk citra Islam berwajah sejuk ialah berdakwahlah dengan ramah, bukan dengan marah-marah sambil memvonis bid'ah, layaknya fenomena keberagaman dewasa kini.
Kelebihan dan Kekurangan Buku. Kelebihan buku: Dinamika penulisannya cukup sistematis antar bagian satu dengan bagian lainnya, Isi buku berbobot, analisanya didampingi dengan fakta, penggunaan kalimat dan penepataanya sangat sesuai. Aspek tata wajah, kebersihan, dan kualitas cetaknya bagus sesuai dengan yang dibahas dan kualitas sesuai dengan harganya. Sedangkan kekurangan buku:  ada beberapa kalimat yang memakai pemborosan kata atau tidak efektif. Dan lebih kearah berbelit-belit atau tidak langsung ketopik pembahasan.


Nama Peresensi : Rika Sholehah Mahasiswi KPI 3D UIN SGD Bandung.


Resensi Buku_ Buku Pembelajaran Perspektif Islam

 Identitas Buku
Judul Buku      : Pembelajaran Perspektif Islam
Pengarang     : Jamaluddi, M,Pd, Acep Komarudin,M.Ag, Koko Khoerudin,M.Pd.I
Peneribit     : PT Remaja Rosda Karya, Bandung
Cetakan      : Cetakan Pertama, April 2015
ISBN          : 978-979-692-609-1

Pembelajaran merupakan suatu yang terpenting dalam kehidupan. Sesutau yang menjadi kebutuhan mendasar dalam kehidupan terkhusus bagi manusia. Pembelajaran bisa dikatakan sebuah arti ataupun proses yang dilakukan oleh seseorang pembimbing (Guru) untuk memberikan pengetahuan kepada komunikannya (Muridnya) untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, bahkan bagaimana mempelajari pertahanan hidup di modernnya dunia sekarang.

Dalam buku ini membahas tentang apa itu makna dari belajar. Belajar adalah suatu proses yang menyebabkan terjadinya perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang merupakan hasil interaksi, bimbingan dan pengalaman dengan melibatkan aspek kognitif, afektif dan psikomotor.

Mengapa manusia belajar ? Manusia belajar disebabkan karena kebutuhan hidupnya dalam rangka mengubah dirinya dari makhluk yang lemah menajadi pribadi yang social, etis atas ridho Allah SWT. Sedangkan pembelajaran adalah penciptaan system lingkungan yang memungkinkan terjadinya belajar. Jikalau ada belajar pasti ada pembelajaran. Bisa dikatakan proses belajar dan pembelajaran merupakan suatu perkembangan yang dinamis dari kegiatan belajar sebagai suatu perubahan yang terjadi dari suatu perubahan.

Dalam proses pembelajaran pasti ada system. Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. Sistem juga ditunjang dengan adanya strategi. Umumnya strategi adalah seni untuk merencanakan dan menyelenggrakan suatu pembelajaran. Strategi bisa teroptimalkan apabila didukung dengan keaktifan dari strategi pembelajaran seperti struktur pembelajaran, motivasi siwa, ekspektasi guru, pertanyaan-pertanyaan terhadap kelas, memaksimalkan waktu dan pembelajaran konstruktif.

Selanjutnya terdapat langkah-langkah penyajian sistematis dalam bentuk serangkain urutan tindakan procedural yang berkesinambungan. Nah, dalam pola kegiatan pembelajaran berkenaan dengan kemungkinan variasi pola dalam arti macam dan urutan umum perbuatan pembelajaran, sedangkan desain pembelajaran menunjuk tentang cara-cara merencanakan suatu lingkungan belajar tertentu.

Tak hanya itu hal in juga diperkuat dengan pendekatan dalam proses pembelajaran, yang mana keterampilan proses dapat diperoleh dari latihan kemampuan mental, fisik dan social yang mendasar. Pendekatan akan berjalan lurus jika diimbangi dengan metode.  Bisa diketahui bahwa metode merupakan sebuah alat yang efektif. Dan bab yang terpenting yaitu sumber belajar .Sumber belajar bisa dari mana saja. Ini merupakan komponen dalam pembelajaran yang dapat menentukan keberhasilan kegiatan belajar seseorang.

Nah, Kelebihan dari buku "Pembelajaran Perspektif Islam" ini yaitu dalam setiab bab yang tercantum terdapat rangkuman, referensi serta latihan, Materi yang disampaikan juga sangat teoritis, cover luar juga sangat menarik, kesesuaian dengan tema yang dibahas

Namun, ada juga kekurangannya yaitu halam cover dalamnya hitam putih, cover per bab juga hitam putih tidak berwarna, selanjutnya dalam penggunaan kertasnya hitam putih yang mambuat monoton pembacanya.
 
Nama : Wulan Novita Sari
Kelas : KPI 3 D
NIM : 1174020178

Resensi Buku "Kapita Selekta Komunikasi: Pendekatan Budaya dan Agama"



                                                  Oleh: Siti Zulfania Arifin

Identitas
Judul Buku      : Kapita Selekta Komunikasi "Pendekatan Budaya dan Agama"

Penulis             : Drs. Ujang Saefullah, M.Si

Editor              : Nunik Siti Nurbaya

Penerbit           : Simbiosa Rekatama Media

Cetakan           : I. September 2007, II. September 2013

Tebal               : XVIII + 238 Halaman

ISBN               : 979-3782-33-1

Rangkuman Buku
Perkembangan ilmu komunikasi telah merambah ke berbagai dimensi kehidupan kita, mulai dari politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Dimensi politik melahirkan komunikasi politik dan komunikasi internasional; dimensi ekonomi melahirkan komunikasi bisnis; dimensi budaya melahirkan komunikasi antarbudaya dan antarperadaban, dimensi agama melahirkan komunikasi antaragama, komunikasi Islami, dan komunikasi transendental.

Komunikasi transedental adalah komunikasi yang berlangsung antara diri kita dengan sesuatu yang gaib. Untuk memahami komunikasi transendental secara alamiah, dapat ditelusuri lewat filsafat Islam. Sama halnya dengan komunikasi transendental, komunikasi antarperadaban merupakan ilmu tentang istilah kontemporer yang belum banyak dikaji dan kurang mendapat perhatian dari berbagai kalangan; baik para ilmuwan komunikasi, maupun praktisi komunikasi. 
Komunikasi antarperadaban sangat penting untuk menciptakan dunia yang damai, harmonis, dan sejahtera.
Buku Kapita Selekta Komunikasi ini memfokuskan pada kajian komunikasi dalam perspektif agama dan budaya, yang meliputi: Perkembangan Mutakhir Ilmu Komunikasi, Isu-isu Kontemporer Komunikasi Massa, Etika Komunikasi dalam Islam, Prinsip-prinsip Komunikasi Menurut Al-Quran, Komunikasi Transendental dalam Perspektif Filsafat Islam, Komunikasi Peradaban: Perspektif Agama, dan Komunikasi Antarbudaya: Perspektif Teori Interaksi Simbolik.Jadi, penulis dalam buku ini mencoba menyampaikan berbagai perspektif ilmu komunikasi dalam sudut pandang yang berbeda dengan berlandaskan ilmu pengetahuan dan ilmu agama.

Kelebihan Buku
Dengan mengedepankan diagram-diagram dan gambar-gambar yang sederhana, membantu buku Kapita Selekta Komunikasi ini untuk mudah dipahami oleh pembaca. Gambar yang ditampilkan lebih berupa peta konsep sederhana yang mampu menggambarkan apa yang sedang dibahas dalam bab tersebut. Selain gambar, sumber-sumber yang ada juga sangat meyakinkan para pembaca. Hampir dalam setiap paragraf tercantum darimana kalimat tersebut dikutip, hal ini menandakan bahwa penulis memang benar-benar ingin menyuguhkan sebuah ilmu pengetahuan berdasarkan kebenaran.

Kekurangan Buku
Sebenarnya tidak banyak kekurangan dari buku Kapita Selekta Komunikasi "Pendekatan Budaya dan Agama" karangan Drs. Ujang Saefullah, M.Si ini. Hanya saja ada beberapa kosakata atau pengertian-pengertian yang tertulis dalam buku dimana kata-kata itu biasanya sangat asing bagi para pembaca yang masih awam dan hal itu cukup mengganggu pembaca untuk mengerti tentang apa yang sedang dibahas dalam bab-bab buku tersebut.

Kesimpulan
Buku Kapita Selekta Komunikasi "Pendekatan Budaya dan Agama" sudah memberikan tambahan ilmu pengetahuan khususnya dalam perkembangan ilmu komunikasi. Dengan melihat keunggulan dan kekurangan buku, bukan suatu hal yang luarbiasa apabila dalam sebuah buku terdapat beberapa keunggulan maupun kekurangan yang hal tersebut sudah pasti ada dalam setiap buku. Bagaimanapun buku ini disusun oleh orang-orang yang berkomitmen untuk memberikan suatu ilmu yang nilai kebermanfaatannya sangat diutamakan. Sang penulis Ujang Saefullah pasti berharap buku ini mampu menambah keinginan mahasiswa untuk mempelajari ilmu komunikasi dan menjadi sokongan penulis untuk para praktisi maupun pemerhati di bidang ilmu-ilmu sosial dan ilmu komunikasi.

Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini (Raudhatul Athfal)





Judul : Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini (Raudhatul Athfal)
Penulis : Drs. Idad Suhada,M.Pd
Penerbit : Rosda
Cetakan : 1,2016
Tebal : 156 hlm
Isi : HVS 70 gr
ISBN : 978-979-692-731-9

Psikologi sebagai sebuah disiplin ilmu sangat dibutuhkan oleh dunia pendidikan. Psikologi pendidikan dapat diartikan sebagai penunjang untuk perkembangan potensi manusia melalui belajar dan pembelajaran. Sesuai dengan salah satu tujuan pembelajaran yaitu untuk mengoptimalkan perkembangan anak secara menyeluruh.

Proses pendidikan dan pembelajaran melibatkan banyak pihak dalam pelaksanaannya yaitu dari anak-anak, guru, dab orang tua.

Perkembangan seorang anak diawali dengan pergaulan dalam kahidupan remaja yang kemudian berlanjut ke sekolah. Yang dimana sekolah sebagai tempat pembelajaran anak yang sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan mentalitas anak.

Perkembangan digambarkan sebagai suatu proses yang kekal dan tetap menuju ke arah suatu organisasi pada tingkat integritas(mutu) yang lebih tinggi.

Manusia dalam perkembangannya ditentukan oleh lingkungan dan pembawaannya. Yang meliputi cara-cara mempengaruhi tingkah laku individu, pertumbuhan, perkembangan atau life 

Dalam perkembangan anak ada yang dinamakan periode sensitif ataupun masa peka. Dalam usia 3-6 tahun. Pada usia ini mencakup sensitif terhadap kelanturan lingkungan,mengeksplorasi lingkungan dalam lidah dan tangan. Sensitif terhadap objek-objek kecil dan detail. Serta terhadapnaspek sosial kehidupan.

Dimana masa ini seorang anak harus perlu dirangsang dan diarahkan sehingga tidak terhambat perkembangannya.

Ketika seseorang ingin mengetahui seberapa jauh perkembangan seorang anak ada dua metode yang bisa dilakukan dalam perkembangan seorang anak. Yaitu pertama, metode umum meliputi metode kros-seksional, longitudinal, sekuensial,dan metode kros-budaya. Kedua, metode spesifik meliputi metode observasi,eksperimen,klinis,tes dan metode pengumpulan data.

Implikasi perkembangan dan pertumbuhan dalam proses pendidikan anak usia dini sebagai berikut:

1. Implikasi genetika dan lingkungan terhadap pendidikan anak usia dini
2. Implikasi perkembangan otak terhadap pendidikan anak usia dini
3. Karakteristik individu dan implikasinya terhadap pendidikan anak usia dini
4. Implikasi perkembangan kognitif terhadap pendidikan anak usia dini
5. Implikasi konsep diri peserta didik terhadap pendidikan anak usia dini
6. Perkembangan kemandirian peserta didik dan implikasinya dalam dunia pendidikan
7. Implikasi perkembangan moral dam spiritual terhadap pendidikan

Kelebihan buku: Buku psikologi perkembangan anak usia dini (Raudhatul Athfal) sangat cocok dibaca oleh siapapun yang ingin memehami perkembangan seorang anak khususnya anak usia dini. Buku ini juga dilengkapi dengan tabel, contoh,dan skema yang memudahkan kita untuk memahami isi buku. dan dilihat dari segi bahasa,dalam penggunaan kata asing penulis menyelipkan maknanya yang mempermudah pembaca awam untuk memehaminya.

Kekurangan buku : Dalam penggunaan tabel, gambar dan skema penulis masih menggunakan warna hitam putih ataupun tidak berwarna. Seharusnya, dalam penggunaan hal tersebut baiknya dicetak dengan berwarna agar menarik minat baca para pembaca.

oleh : Siti Patma Deli



Sains dan Teknologi Islami

RESENSI BUKU

 Identitas Buku
Judul Buku : Sains dan Teknologi Islami
Pengarang : DR. Akhmad Alim, M.A.
Penerbit : PT Remaja Rosdakarya 
Tahun Terbit : Cetakan Pertama 2014
Tebal Halaman: 138 Halaman
Sinopsis Buku :
Pada era ini dunia milenial atau biasa disebut juga modern yang biasa menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa adalah sains dan teknologi tetapi bukan hanya teknologi dan sains saja tetapi juga membahas kaitannya sains dan teknologi itu dengan islam. Yang merupakan salah satu buku non fiksi. 
Buku ini menceritakan tentang Islam yang memandang Sains dan Teknologi yang sangat erat dengan konsep ketauhidannya, yang merupakan salah satu kesatuan  yang memiliki cabang pengetahuan dengan yang lainnya. Islam tidak melihat alam itu sebagai entitas yang terpisah, melainkan sebagai bagian yang integral dari pandangan yang terpisah, yang melainkan sebagai bagian integral yang pandangannya holistik Islam tentang Tuhan, manusia, dan alam semesta. Keterkaitan yang menyiratkan kesakralan mencari ilmu alam bagi umat Islam. Karena alam sendiri dalam al-quran yang merupakan kumpulan ayat (tanda-tanda) keberadaan Tuhan. Dalam buku ini, penulis memberikan wawasan yang sangat mendasar tentang Islamisasi sains dan teknologi. Dengan uraian yang sangat apik, dan ia sangat berupaya untuk menyampaikan pandangan yang holistik agar sains dan teknologi untuk kembali pada fitrahnya. Harapan akhinya untuk umat Islam memiliki kerangka (Framework) pemikiran Islam yang kokoh, sehingga mampu mengembangkan sains dan teknologi yang searah dengan ajaran Islam, dan dapat memfilter berbagai bentuk pemikiran sains dan teknologi dengan ajaran islam, dan dapat memfilter berbagai bentuk pemikiran sains ateis yang dapat menyesatkan akidah umat Islam. 

Bab 1 sampai dengan Bab 3 membahas bagaimana pandangan islam terhadap ilmu dan memiliki peranan yang sangat besar, dan memilki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah. Bahkan Islam identik dengan ilmu, dan Ilmu adalah Islam, karena islam menjadikan Ilmu pengetahuan itu sebagai Ibadah. Dan Islam lebih menyukai orang-orang yang tekun untuk mendapatkan ilmu. Karena orang yang berilmu lebih mulia kedudukannya daripada yang tidak berilmu, dan akan mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT. Melihat daro segi bahasa juga Ilmu dari kata 'ilm termasuk yang berkaitan dengan 'alam (dunia). Ilmu secara istilah ialah Informasi dan kecakapan yang diperoleh melalui pengalaman atau pendidikan. Dan secara perspektif Islam adalah pengetahuan hati dan amal hati.setelah mengetahui istilahnya kita juga harus mengetahu cara memperoleh Ilmu dan saluran-salurannya. Yaitu Ilmu bisa didapatkan dengan cara belajar (ta'allum). Saluran-saluran ilmu itu mencakup indra batin dan zahir, yakni yang dapat diketahui dengan hal-hal yang wujud zatnya.

Bab 4 sampai Bab 7 membahas tentang Klasifikasi Ilmu, yaitu Islam tidak mengenal dikotomi Ilmu, yang satu diakui yang lainnya tidak logis-empiris dikategorikan ilmiah, sedangkan yang berdasarkan pada wahyu tidak dikategorikan ilmiah. rincian dari klasifikasi ilmu yaitu, ilmu Parennial yaitu ilmu tentang Al-quran, dan ilmu acquired yaitu tentang ilmu seni, pendidikan, ilmu murni dan ilmu praktik. Hirearki ilmu yaitu tentang, ilmu akidah, syariat, menghafal, dan ilmu lainnya. Integritasi akal dan wahyu itu adalah konsep Akal yang memiliki makna dan alat yang berfungsi sebagai kendali, yang mampu membentengi manusia dari segala hal yang dapat melepaskan kedalam jurang kehinaan. Konsep wahyu adalah pembicaraan yang bersifat tertutup dan tidak diketahui oleh pihak lain. Integrasi Ilmu dan adab yaitu maslaah yang mendasar yang sedang dihadapi umat sekarang ini adalah masalah ilmu dan adab. Ilmu yang sudah mulai dijauhkan, bahkan dihilangkan dari nilai-nilai adab dalam arti yang luas. Akibatnya terjadilah suatu keadaan, yang oleh Al-attas disebut the loss of adab (hilangnya adab). 

Bab 8 sampai Bab 11 membahas tentang faktor pendorong IPTEK, yaitu karena ada dorongan dari agama, kemurnian dan keteguhan dalam mengimani, memahami, dan mengamalkan ajaran Islam. Adanya apresiasi dari masyarakat, karena kondisi masyarakat pada saat itu bermacam-macam etnis. Prestasi yang dimiliki Ilmuwan Islam antara lain adalah Matematika, kedokteran, fisika, dan bidang astronomi. Setelah mengetahui prestasi nya, kita bisa melihat islamisasi ilmu dan kampus yaitu, mengislamkan ilmu pengetahuan barat, modern dan kontemporer, tidak termasuk turast Islam. Dan Islamisasi Kampus yaitu, membangun peradaban dengan ilmu menjelaskan bahwa tujuan mendirikan universitas dan tujuan belajar di universitas adalah mencapai keridhoan Allah SWT. Setelah itu manusia bangkit dan sebagai penggerak teknologi. 

Bab 12 sampai bab 14 membahas tentang al-quran dan IPTEK, adalah al-quran mencakup ilmu umat terdahulu dan umat yang akan datang. Lalu tumbuhlah netralisasi sains dan teknologi yang tidak netral, yaitu, karena saintek menerima teori darwin dan menolak adanya Tuhan dalam mekanisme alam hingga penggunaan senjata pemusnah massal. Setelah itu menuju Sains Islam atau Ilmu alam, dalam hal ini terkait dengan konsep Tauhid merupakan suatu kesatuan dengan cabang pengetahuan lainnya. Dalam islam, alam tidak dilihat sebagai entitas terpisah, melainkan sebagai bagian integral dari pandanganb holistik Islam tentang Tuhan, manusia, dan alam semesta, bisa kita definisikan bahwa Sains Islam yaitu, memandang Tuhan sebagai pencipta dan memelihara alam semesta, tidak membatasi alam semesta pada ranah materi saja, menisbatkan tujuan pada alam semesta, dan menerima tertib moral bagi alam semesta.

Dan pada bab 15 dan 16  membahas tentang Teknokrat Rabani yaitu, yang senantiasa mengikat Ilmunya dan akhlaknya dengan ketentuan Allah SWT. Dengan demikian, maka akal, qalbu, dan anggota tubuhnya tidak pernah lepas dari tatanan dan tuntunan ilahi.proses yang harus di tempuh dalam rangka melahirkan terknorat Rabani harus berorinteasi dalam metode pendidikan, pemikir, perasaan, dan sikap perilaku. karakter Teknokrat Rabani yaitu, Rumpun karakter Imaniyah (Ikhlas, merasakan kebersamaan Allah, asing di dunia, karena jati diri yang bersih, pencari akhirat, dan kembali kepada kebenaran saat tergelincir dalam kesalahan). Dan Rumppun karakter Sulukiyah akhlaqiyah (shidiq, sabar, cinta, memberi dan berkorban, dan menjaga kehormatan diri). Dan ada juga aplikasi pengembangan Saintek Rabani yaitu, prisnsip Tauhid, Integrated, pengamalan, pengajaran, berpegang dalam kebenaran, kesesuaian dengan agama, terbuka, dan Manfaat. '

Dan yang terakhir membangun peradaban Ilmu dan Teknologi upaya membangun atau mencerahkan umat Islam, tidak saja lumrah tapi merupakan keniscayaan. Namun bangunan peradaban bukanlah struktur fisik. Peradaban dibangun oleh pandangan hidup suatu masyarakat, yang tercermin dalam cara pandang mereka terhadap segala sesuatu. Cara pandang ini berakar pada ilmu pengetahuan, khususnya tentang manusia dan semesta. 

Kelebihan Buku Ini :
Melihat dari segi judulnya saja menarik untuk dibaca 
Halaman yang tidak terlalu banyak 
Dan penulis buku ini juga sangat bagus dalam menyampaikan tulisan nya karena mengkaitkan Sains Teknologi dengan Islam.

Kekurangan Buku Ini :
Dalam buku ini terdapat tulisan-tulisan yang merupakan Istilah yang membuat orang awam yang membacanya kurang memahami tulisan itu.
Meskipun halaman yang sedikit tetapi buku ini sangat ilmiah dan membuat para pembaca yang awam tidak memahami isi buku ini. 

Nama : Silvia Angraeni Latifah 
Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung 
 

Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek


Judul :  Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek


Penulis : Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M.A


Penerbit : PT Remaja Rosdakarya


Terbit : 2017

Cetakan : Ke-28


Halaman : 181 Halaman


Resensi Oleh : Nafrah Galang Madani

Buku Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek ini walau terbilang cukup lawas tetapi isi kajian  dari buku ini berisi kajian-kajian penting bagi yang ingin belajar dan mendalami tentang komunikasi.

Buku ini terdiri dari 10 bab yang pembahasannya dikatikan dengan berbagai bidang dalam kehidupan. Dalam buku ini, terdapat teori-teori dari berbagai ahli dibidangnya yang dapat menambah wawasan para pembaca, khsusunya para mahasiswa tentang Ilmu Komunikasi itu sendiri.

Buku ini membahas tentang proses komunikasi, komunikasi massa, strategi komunikasi dan masih banyak lagi yang dibahas secara teoritis dengan dilengkapi cara penerapannya dalam retorika, kepemimpinan, pembangunan, organisasi, pendidikan, hubungan masyarakat, jurnalistik, dan perang urat saraf.

Karenanya buku ini tidak hanya berguna bagi para mahasiswa fakultas ilmu komunikasi, tetapi juga berguna bagi para politikus, pemimpin, pengusaha, pendidik, kepalsa humas, wartawan, perwira dan anda, para komunikator yang senantiasa berupaya untuk meninhgkatkan keterampilan berkomunikasi.

Bahasa yang digunakan oleh penulis buku ini sangat mudah dipahami dan dengan bahasa penulisan yang menggugah minat untuk membaca. Gaya bahasa dalam buku ini sangat efektif untuk dipahami, khususnya para mahasiswa.

Namun ada banyak penjelasan dengan berbahasa inggris tetapi walaupun dengan bahasa inggris, sudah disertai dengan terjemahnnya agar para pembaca lebih mudah untuk memahami.

 Materi yang dibahas dibuku ini sangat detail dan pasti akan lebih menambah wawasan dalam mempelajari ilmu komunikasi khususnya untuk yang baru belajar tentang komunikasi.

Buku ini sangat cocok untuk sebagai buku bacaan pokok baik untuk mahasiswa khususnya jurusan prodi Ilmu Komunikasi maupun untuk khalayak umum.

Dengan direvisinya buku ini serta dengan penambahan materi yang lebih relevan yang menyesuaikan dengan keadaan yang ada sekarang dan dikemas kedalam pembahasan yang menarik, menjadikan buku ini wajib sebagai panduan wajib dalam mempelajari Ilmu Komunikasi.

Kelebihan, buku ini sangat dianjurkan untuk mahasiswa baru Ilmu Komuniasi karena mencakup banyak teori-teori tentang kajian Ilmu Komunikasi serta teori serta prakteknya dan perkembangan sejak zaman sebelum masehi hingga zaman modern.

semua materi dalam buku ini dibahas secara detail dan ditulis dengan bahasa yang menarik, di buku ini banyak terdapat bahasa asing tetapi disertai dengan artinya sehingga mudah untuk dipahami.

Kekurangan, buku ini walau mempunyai pembahasan materi yang cukup banyak tetapi belum terlalu lengkap maka dari itu buku ini dicetak hingga 28 kali untuk melengkapi pembahasan dan kajian teori yang ada di buku ini.

Nama : Nafrah Galang Madani
NIM: 1174020109
KPI - C

 

Resensi buku " Komunikasi Politik"



Oleh : Nasrul Fuady

Judul Buku : Komunikasi Politik.
Pengarang : Dr. H Cecep Suryana, M.Si., Ulfah Izzatun Syahidah, S.Sos.
Penerbit : CV. Mimbar Pustaka.
Tahun Terbit : 2018.
Cetakan : Ke- 1
Tebal Halaman : 152 halaman.
Resensi Oleh : Nasrul Fuady

Sinopsis Buku :

Buku Komunikasi politik adalah studi-studi mengenai segala macam hal dan proses politik yang memungkinkan terjadinya komunikasi, dan pada saat bersamaan, studi mengenai komunikasi itu sendiri dengan melakukan analisis terhadap segala macam proses pengolahan, penyampaian dan penerimaan informasi berikut hal-hal lainnya sebagai dampak yang mempengaruhi sikap, opini keyakinan, sistem nilai dan perilaku individu tehadap hal-hal politik ataupun proses-proses politik, baik melalui media ataupun tanpa melalui media.

Dan buku Komunikasi politik ini mempunyai lingkup pembahasan yang sangat luas tidak hanya membahas begaimana komunikasi dapat dipergunakan di dalam mencapai kekuasaan dan tujuan politik secara internal tetapi juga bagaimana suatu sistem yang berlangsung dapat dipertahankan dan dialihkan generasikan.

Dan dalam kegiatan keluar, bagaimana komunikasi dapat digunakan dalam upaya mempengaruhi negara lain di dalam memcapai tujuan politik negaranya, atau secara minimal dapat terwujudnya suatu hubungan yang saling menguntungkan di antara dua atau lebih negara yang mengadakan komunikasi.

Buku ini juga berkaitan dengan bagaimana menjelaskan proses politik dari perspektif komunikasi. Penjelasan ini menunjukan bahwa dalam komunikasi politik ada komunikator politik, pesan politik, saluran dan komunikan politik.

Kelebihan Buku :
- Buku ini sangat menarik karena berbagai pembahsan komunikasi politik di bahas.
- Dan di buku ini banyak kutipan-kitipan yang berbagai sumber.
- Di buku ini menyediakan semacam catatan rangkuman di tiap-tiap akhir Babnya.

Kekurangan Buku :
- Kurang mendalamnya pembahsan mengenai penjelasan materi.
- Ada beberpa kata yang mengalami kesalahan dalam pengetikannya.

Status : Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Alamat : Jln Jati No 44. RT 02 RW 04
No HP : 085263657873
Alamat email : : nasrulfuady@gmail.com

Resensi Buku Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis

Judul Buku : ILMU KOMUNIKASI SEBUAH PENGANTAR PRAKTIS
Penyusun : Ngalimun, S.Pd, M.Pd, M.I.Kom
Penerbit : PUSTAKA BARU PRESS
Tahun Terbit : 2017
Tebal Buku : 176 Halaman
ISBN : 978-602-0874-93-7

Tentang Pengarang :
Ngalimun, S.Pd, M.Pd, M.I.Kom dilahirkan di Terusan Karya sebuah desa di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. Pendidikan tinggi beliau diawalai program D II PGMI di STAI Darussalam Martapura. Setelah lulus beliau melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1 FKIP Universitas Achmad Yani Banjarmasin kemudia S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Bukan hanya bidang Bahasa dan Sastra beliau juga melanjutkan pendidikanya di bidang Komunikasi pada Universitas Islma Kalimantan.
Beliau sekarang sebagai Dosen pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya. Sebelum di IAIN Palangka Raya, beliau juga pernah bekerja sebagai Dosen di Universitas Achmad Yani Banjarmasin (2007-2016), Dosen Luar Biasa IAIN Antasari Banjarmasin (2011-2016), Dosen Luar Biasa POLTEKES Kemenkes Banjarmasin (2012-2016) dan Dosen Luar Biasa STIKES Husada Borneo Banjarbaru (2012-2014). Selain mengajar, beliau juga aktif membina kelompok belajar yang didirikannya dengan nama MASCA Studi Club Martapura (2003 sampai sekarang).
Sinopsis
Buku yang berjudul "Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis" ini ditulis oleh Ngalimun, S.Pd, M.Pd, M.I.Kom, buku ini hadir untuk memperkenalkan secara singkat bagi pemula yang akan belajar Ilmu Komunikasi. Buku ini juga bisa dipakai sebagai bahan ajar pada jurusan Dakwah dan Komunikasi. Dan tidak hanya itu, buku ini juga bisa digunakan sebagai bahan bacaan bagi mahasiswa dan umum yang akan belajar Ilmu Komunikasi.

Tentang Buku
Buku yang berjudul "Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis" ini berisi 7 bagian. Bagian 1 berisi tentang bagaimana mengetahui perkembangan Ilmu Komunikasi dari segi sejarah yang dimana cikal bakal Ilmu Komunikasi itu sendiri sebenarnya tampil pada zaman Yunani Kuno (SM) yang digagas oleh Aristoteles. Yang didalam gagasan tersebut ia menyebutkan bahwa di dalam komunikasi itu terdapat komunikator menentukan gagasan atau pesan, kemudian diarahkan kepada khalayak pilihannya, melalui saluran atau media yang dimilikinya atau dikuasainya maka akan keluar hasil yang diinginkan. Buku ini juga menjelaskan Ilmu Komunikasi di Indonesia yang mana aktivitas ilmiah dalam kajian komunikasi dapat dilihat melalui kegiatan yang diadakan oleh kampus atau lembaga pemerintah lainnya.
Bagian 2 berisi tentang Pengertian dan Fungsi Komunikasi yang dimana pengertian komunikasi itu sendiri adalah suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna yang fungsinya itu sebagai komunikasi sosial, komunikasi ekspresif, komunikasi ritual, komunikasi instrumental. Di buku bagian kedua ini juga menjelaskan fungsi lainnya yaitu :
1. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan.
2. Untuk mengungkapkan keadaan dan beban yang dirasakan agar kita mendapatkan keseimbangan hidup dan kelapangan hati.
3. Sebagai modal berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
4. Untuk meminta pertolongan dan meminta bantuan kepada orang lain.
5. Untuk membujuk orang lain agar mengikuti apa yang diharapkan dan memberikan pengarahan atau mengarahkan orang lain kepada perilaku dan sikap yang harus diikuti.
Yang pada intinya komunikasi yang efektif dapat terjalin dengan baik apabila kedua belah pihak saling mengikuti kekurangan dan kelebihan orang lain serta mengerti kelemahan orang lain.
Bagian 3 berisi tentang Prinsip, Definisi dan Karakteristik Komunikasi yang dimana menjelaskan tentang bagaiamana prinsip-prinsip komunikasi seperti halnya fungsi dan definisi komunikasi mempunyai uraian yang beragam sesuai dengan konsep yang dikembangkan oleh masing-masing pakar.
Bagian 4 berisi tentang Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Simbol atau pesan ini merupakan semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Bahasa dapat juga dianggap sebagai sistem kode verbal (Deddy Mulyana, 2005). Menurut buku ini bahasa dapat didefinisikan sebagai simbol dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-simbol tersebut, yang digunakan dan dipahami suatu komunitas.
Komunikasi non verbal yang dijelaskan dibuku ini pada halaman 49 adalah komunikasi yang menjelaskan pesan-pesan non verbal yang biasanya digunakan untuk melukiskan semua peristiwakomunikasi diluar kata-kata terucap dan tertulis. Secara teoritis komunikasi nonverbal dan komunikasi verbal dapat dipisahkan. Namun dalam kenyataannya, kedua jenis komunikasi ini saling jalin menjalin, saling melengkapi dalm komunikasi yang kita lakukan sehari-hari.
Bagian 5 dari buku ini berisi tentang Bentuk-bentuk Komunikasi, yang dimana bentuk komunikasi khusu dari komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, komunikasi massa, komunikasi pembelajaran, dan komunikasi antarbudaya.
Bagian 6 berisi tentang Berbicara untuk Komunikasi dan Interaksi yang menjelaskan tentang komunikasi sebagai proses sosial, komunikasi sebagai sumber budaya, komunikasi sebagai proses politik, komunikasi satu arah, komunikasi dan interaksi dalam keluarga, komunikasi dan interaksi sosial, serta interaksi dan komunikasi yang efektif.
Bagian 7 atau bagian yang terakhir mengulas tentang Bahasa Sebagai Alat Komunikasi yang dimana terdapat pengertian dari hakikat perkembangan bahasa, perkembangan komunikasi awal, perkembangan bahasa anak, perkembangan komunikasi tertulis awal, serta perkembangan membaca dan menulis yang pada intinya mengulas tentang perkembangan anak dari Sekolah Dasar yang kemampuan berbahasa mereka sangat beragam yang disebabkan oleh lingkungan sosial ekonomi keluarga.
Kelebihan 
Kelebihan buku ini adalah kata yang digunakan sederhana dan jelas sehingga ketika membacanya mudah dipahami, buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen Ilmu Komunikasi. Dilihat dari cover buku yang bagus dan design yang sederhana tapi kelihatan menarik untuk dibaca.
Kekurangan
Sejauh ini saya membaca buku ini ada kekurangan yang tidak terlalu banyak tetapi cukup membingungkan untuk kita mencari bagian 3 dikarenakan pada daftar isi bagian 3 dari buku ini ada salah ketik atau lupa diberi keterangan.


Nenden Siti Aminah Jalilah
KPI 3C

Mengenal Media Sosial di Zaman Milenial

 


Judul Buku : Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi

Penulis : Dr. Rulli Nashrullah, M.Si

Penerbit : Simbiosa Rekatama Media

Tahun Terbit : Cetakan Pertama : 2015

                        Cetakan Kedua : 2016

                        Cetakan Ketiga :2017

Kota Terbit : Bandung

Editor : Nunik Siti Nurbaya

Tebal Buku : 230 halaman

ISBN :978-602-7973-25-1

           

Hampir dipastikan bahwa siapapun yang memilki handphone, pasti memiliki akun Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, dan sebagainya ataupun salah satunya. Kondisi tersebut seperti mengubah bagaimana cara berkomuniaksi di era milenial ini. Media sosial bahkan menjadi senjata baru bagi banyak bidang, seperti kampanye politik yang banyak memanfaatkan media sosial, perusahaan perusahaan dan bisinis online yang banyak memanfaatkannya. Iklan menjadi berubah dari cara tradisional yang diproduksi oleh perusahaan sekarang menjadi partisipasi khalayak di media sosial. Hal tersebut menjadi sebuah tantangan sekaligus kenyataan yang tak bisa dipungkiri. Kehadiran mesia sosial yang semakin berkembang penggunanya dari hari kehari memberikan fakta menarik betapa keuatan internet sangat kuat bagi kehidupan. 

            Buku ini membahas mengenai pertumbuhan internet, bahwa media sosial bukan lagi sekedar saluran untuk membuka jaringan pergaulan di dunia maya dan berlanjut di dunia nyata, melainkan memberikan dampak yang cukup bagi bidang-bidang yang lain. Seperti edia sosial juga membawa budaya, bahasa, sampai pada aspek ekonomi di dalamnya.

Salah satukelebihan buku ini selalu menyertakan setiap bab dengan data statistik yang berkaitan langsung denga media sosial dan kasus-kasus yang terjadi di Indonesia, yang bertujuan untu menyajikan fakta bagi para pembaca yakni bahwa kehadiran media sosial tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam buku ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca karena penulis menggunakan bahasa yang komunikatif. Buku ini juga memiliki keunggulan yang mampu memberikan informasi tentang media sosial yang saat sedang merajai media informasi. Di dalam buku ini terdapat gambar-gambar contoh media sosial yang sedang trend digunakan saat ini. Dan terdapat kata kunci yang membuat pembaca semakin paham dengan apa yang ingin penulis sampaikan kepada pembaca.

Kelemahan yang terletak pada buku ini hanya terletak pada beberapa penggunaan kata ilmiah yang sulit untuk di pahami bagi mahasiswa komunikasi yang pemula, dan pada harga yang menurut saya tidak sesuai dengan kantong mahasiswa.

Kesimpulan nya buku ini sangat layak dan disarankan untuk di baca oleh mahasiswi terutama Mahasiswa komunikasi. Selain mahasiswa buku Media Sosial ini bisa dibaca bagi seseorang yang ingin lebih mendalami mengenai Media Sosial di era Milenial ini.

 


KOMUNIKASI ORGANISASI KONTEPORER

TUGAS KULIAH

[RESENSI BUKU]



Judul : Komunikasi Organisasi Kontemporer

Penulis : Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si

Penerbit : CV. Simbiosa Rekatama Media

Bahasa : Indonesia

Jumlah halaman : 172

Dalam satu darsawasa terakhir, karakter dan pola komunikasi dalam organisasi tampaknya sudah mengalami perubahan yang signifikan. Hal ini karena globalisasi dan revolusi teknologi informasi telah menyediakan hardware (media atau perangkat komunikasi) dan software (nilai-nilai,metode, budaya) yang diadaptasi oleh para pelaku komunikasi organisasi sehingga antara organisasi menjadi semakin bebas,demokratis,dan egaliter. Saat ini nyaris tidak ada organisasi bisnis yang dapat eksis tanpa pemanfaatan media digital. Bahkan , diprediksi kelak akan semakin Masif dan integratif pada perangkat high-tech (teknologi tinggi).

Semua bisnis, mau tidak mau, harus mengadaptasi teknologi canggih tersebut. Untuk itu, tidak ada pilihan lain, semua organisasi  harus dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Masyarakat dituntut untuk lebih kreatif dan memiliki kompetisi baru yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Melalui buku ini, penulis berupaya menyajikan berbagai pandangan, teori,fakta, dan data penelitian hingga contoh-contoh  di dunia empiris yang dapat menggambarkan dinamika serta perubahan komunikasi organisasi, juga isu-isu yang sering dihadapi oleh organisasi,seperti perubahan organisasi, politik Organisasi, dan kepemimpinan.

Penulis meramu isi buku ini dengan menyeimbangkan sumber-sumber referensi yang ada, baik dari ranah akademis maupun dunia praktis. Buku ini akan menambah wawasan pembacanya, baik dari kalangan mahasiswa, akademisi, maupun para praktisi organisasi. Juga menjadi peringatan bagi para praktisi organisasi bahwa perubahan dunia yang saat ini sedang berlangsung sangat berpengaruh terhadap komunikasi organisasi. Kita tidak dapat menutup mata dengan perubahan tersebut.

By : Oktaviani Ulfa

Kelas : KPI 3C

 

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos