Ustaz Nurkholis Tekankan Pentingnya Mengukur Iman Melalui Sedekah

Klik untuk membaca artikel.

 

Dakwahpos.com, Bandung- Ustaz Nurkholis menyampaikan pesan mendalam mengenai cara mengukur keimanan seorang muslim saat bertindak sebagai khatib salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Cipadung. Beliau mengajak jemaah kembali menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup utama di tengah krisis keteladanan masyarakat saat ini.

Pentingnya menyadari nikmat harian seperti bernapas, minum saat kemarau, dan berwudu menjadi pembahasan awal khotbah. Ustaz Nurkholis menyayangkan godaan setan yang sering membuat manusia lupa bersyukur hanya karena masalah kecil.

"Masalah sedikit membuat kita sering lupa pada nikmat Allah, lupa berdzikir, dan lupa bersyukur," kata Ustaz Nurkholis, Jumat (11/09/2026).

Ustaz Nurkholis menegaskan bahwa kadar keimanan seseorang dapat diukur dari tingkat kepatuhannya menjalankan perintah Al-Qur'an. Salah satu indikator nyatanya terlihat dari keberanian dan keikhlasan seseorang dalam menunaikan sedekah.

Perumpamaan sedekah dalam Surah Al-Baqarah ayat 261 dijelaskan sebagai bentuk investasi akhirat yang sangat berlipat ganda. Satu benih yang diinfakkan di jalan Allah akan menumbuhkan tujuh tangkai dengan seratus biji di setiap tangkainya.

Secara matematis, sedekah Rp100.000 dijanjikan balasan bernilai Rp700.000 oleh Allah SWT. Namun, minimnya keyakinan pada kalamullah membuat seseorang justru sering memilih memberikan nominal terkecil saat bersedekah.

"Kalau kita benar-benar yakin pada ayat sedekah, tidak akan ada masjid yang kekurangan dana dan tidak ada guru ngaji yang digaji murah," ujar Ustadz Nurkholis, Jumat (11/09/2026).
Khotbah diakhiri dengan ajakan memohon pertolongan Allah melalui sabar dan salat agar diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. Orang yang wafat saat menjalankan zikir dan bersyukur dijamin tetap hidup mulia di sisi Allah SWT.

Reporter: Muhammad Hafidz Abdul Ghoni , KPI/3C

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos