Tampilkan postingan dengan label Al-Arqom Cisaranten Kidul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Arqom Cisaranten Kidul. Tampilkan semua postingan

Jumat Berkah, DKM Al-Arqom Cisaranten Kidul Bagikan Makanan Usai Salat Jumat

Dakwahpos.com, Bandung - Salat Jumat merupakan ibadah yang dilaksanakan secara berjemaah. Seperti salat Jumat berjemaah yang dilaksanakan di Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul. Para jemaah hendak mengambil makanan usai salat Jumat, tampak pada hari Jumat, (03/11/2023).

DKM Al-Arqom mengkoordinir para warga yang hendak bersedekah di hari Jumat. Sedekah yang di keluarkan, bisa berbentuk uang ataupun makanan yang disuguhkan kepada para jemaaah usai salat Jumat.

"Makanan yang diberikan kepada para jemaah salat Jumat itu pemberian dari warga yang bersedekah. Saya dan para pengurus masjid mengkoordinir setiap pekannya. Makanannya seperti kue basah, terus minum. Sederhana, tapi hal itu menjadi berkesan bagi para jemaah, warga, dan saya pribadi," ucap Ustaz Ahmad selaku DKM Al- Arqom.

Menurut Ustaz Ahmad, walapun hidangannya sederhana, tapi hal itu memberikan kesan dan respon positif. Hal tersebut dapat menumbuhkan rasa empati dari warga sekitar. Serta membuka pintu bagi para warga yang ingin bersedekah.

"selain kue basah, biasanya ada yang bersedekah nasi box untuk para jemaah salat Jumat disini. Biasanya nasi box itu dari sebuah restoran, itu juga tidak tiap pekan kalau nasi box, hanya sesekali saja," lanjut Ustaz Ahmad.

Siapapun diperbolehkan jika ingin bersedekah atau menyumbang makanan ke Masjid Al-Arqom di hari Jumat. Masjid Al-Arqom selalu ramai dengan jemaah, baika dari kalangan tua, muda, dan anak-anak sekalipun.

Reporter: Billy Yanuari KPI 3A

Sejarah Berdirinya Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid merupakan tempat ibadah umat Islam. Indonesia menjadi negara yang mayoritas umat Islamnya. Oleh karena itu, di setiap daerah pasti didirikan masjid yang menjadi sarana untuk beribadah.

Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul awalnya adalah musala keluarga yang dibangun oleh H. Deni Kardiman. Kala itu, jarang sekali masyarakat yang melaksanakan salat di musala Al-Arqom, hanya keluarga H. Deni dan beberapa masyarakat saja.

"Karena waktu itu saya sering ikut berjemaah di musala Al-Arqom, saya ngobrol ke Pak Haji menyangkut situasi masyarakat mengenai tempat ibadah, akhirnya saya ngobrol, saya punya niat bangun masjid, tapi tidak punya tanahnya. Akhirnya Pak Haji dengan besar hati mewakafkan musala Al-Arqom ini menjadi masjid untuk masyarakat setempat," ucap Ustaz Ahmad Sodikin selaku pengurus Masjid Al-Arqom

Berawal dari usulan Ahmad, yang menjadi latar belakang didirikannya Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul, kini masyarakat di sana memiliki tempat ibadah yaitu masjid yang dapat digunanakan oleh seluruh warga.

"Gak lama dari saya ngusulin pembangunan masjid, sekitar tahun 2004. Saya mencari partner, karena gak mungkin saya sendirian membangun masjid. Akhirnya kita ngadain rapat warga kalo gak salah hari Sabtu, di mushola. Kita ngobrol bahwa Kak Haji mewakafkan musala ini untuk di bangun masjid. Akhirnya dari situ langsung diproses dan dibentuk kepanitiannya. Dari situ kita membuka donasi kepada seluruh warga untuk pembangunan masjid," Lanjut beliau.

Donasi yang dikeluarkan dari setiap warga, mendorong pembangunan masjid menjadi lebih cepat terealisasikan. Sampai sekarang warga setempat memiliki tempat peribadatan yang dikenal dengan Masjid Al-Arqom.

Reporter: Billy Yanuari KPI 3A

Isi Khotbah di Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul, Ustaz Jaya El-Fahmi: Tanamkankanlah Kecintaan kepada Rasulullah

Dakwahpos.com, Bandung - Rasulullah saw. sangat mencintai umatnya. Sebagai umat beliau, sudah seharusnya kita juga cinta kepada Rasulullah saw. Mengingat peran Rasulullah yang menjadi pelopor dalam  menyebarkan agama Islam dan menjadi panutan seluruh umat. Ustaz Jaya El- Fahmi mengajak jemaah untuk menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah saw. saat khotbah di Masjid Al-Arqom Cisaranten kidul pada Jumat, (27/10/2023).

Dalam isi Khutbahnya, Ustaz Jaya menceritakan detik-detik wafatnya Rasulullah saw. Bagaimana Rasulullah merasakan perihnya sakaratul maut, namun beliau masih mengingat umatnya. Bahkan di akhir hayatnya, yang di panggil beliau adalah umatnya.

"Ketika Rasulullah hendak menghembuskan nafas terakhirnya, berkumpulah keluarga Rasul. Istri-istrinya, anaknya, dan para sahabat. Namun saat rasul menghembuskan nafas terakhirnya, rasul memanggil umatnya sebanyak 3 kali, "Ummati, ummati, ummati". Bagaimana bisa kita tidak mencintai Rasulullah, sedangkan Rasulullah sangat mencintai umatnya," ujar Ustaz Jaya.

Rasulullah memiliki syafaat besar yang tidak diberikan kepada nabi lainnya. Dia akan menggunakannya pada Hari Pembalasan untuk menyelamatkan umatnya di Padang Mahsyar. Syafaatnya di Hari Pembalasan disebut Shafa'ah al-Uzma atau Syafaat Besar.

"Di Hari Pembalasan, Rasulullah akan memberikan syafaat kepada umatnya. Dengan memperbanyak selawat, mengikuti sunnahnya, dan membaca Mahallul Qiyam, semoga kelak kita diakui menjadi bagian dari umatnya dan mendapat syafaat darinya," tambah Ustaz Jaya.

Di penghujung khotbahnya, Ustaz Jaya memberikan tips agar kita diakui sebagia umat Rasulullah saw. Salah satunya dengan memperbanyak selawat dan melaksanakan sunnah-sunnahnya.

Reporter: Billy Yanuari KPI 3A

Sadar Akan Keutamaan Salat Subuh Berjemaah, Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul Selalu Ramai Dikunjungi Jemaah

Dakwahpos.com, Bandung - Salat merupakan ibadah rutin yang wajib dikerjakan oleh umat Islam sebagai sarana pendekatan diri terhadap Allah, terutama sholat fardhu. Dalam pelaksanaan salat, ada pahala yang berlipat jika ia melaksanakan shalatnya secara berjemaah. Seperti salat subuh berjemaah yang dilaksanakan di Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul pada hari Kamis, (19/10/2023).

Salat Subuh berjamaah di masjid disebut menjadi ujian bagi kaum laki-laki karena mereka diperintahkan untuk mengerjakannya secara berjamaah di masjid. Rasulullah saw. bersabda: "Salat terberat bagi orang-orang munafik adalah sholat Isya dan Shubuh. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentunya mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak." (HR. Ahmad)

Sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya shalat Subuh berjemaah di masjid, warga sekitar selalu ramai melaksanakan shalat Subuh berjemaah di masjid Al-Arqom. Setelah selesai salat Subuh berjemaah, sebagian jemaah ada yang langsung pulang dan melanjutkan aktivitasnya, ada juga orang yang diam dulu di masjid untuk brezikir dan membaca Al-Qur'an.
 
"Sejauh ini, saya mengapresiasi kepada para warga yang masih mementingkan salat berjamaah. Walaupun yang saya lihat hanya waktu Magrib dan Subuh saja yang ramai akan jemaah. Mugkin banyak yang kerja kalau siang hari. Tapi Saya sangat berharap, masjid ini selalu ramai ketika waktu shalat tiba. Agar masjid ini terasa hidup dengan banyaknya antusias masyarakat dalam melaksanakan shalat berjamaah di masjid," ucap salah satu jemaah.

Menurutnya, suatu harapan besar seandainya masjid selalu ramai didatangi orang-orang yang hendak melakukan shalat berjemaah dengan tepat waktu. Walaupun hanya shalat Magrib dan Subuh yang terlihat ramai, tapi hal itu perlu diakui dan apresiasi agar warga tetap istiqomah melakukan shalat berjemaah.

Reporter: Billy Yanuari KPI 3A

Khutbah Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul, Ustaz Enjang Adi: Tanamkan Akhlakul Karimah

Dakwahpos.com, Bandung- Akhlak merupakan perhiasan bagi manusia. Dengan akhlakul karimah manusia terlihat indah, dengan akhlakul mazmumah manusia terlihat rendah. Seperti isi khutbah yang disampaikan oleh Ustaz Enjang Adi, mengajak para jamaah untuk menanamkan akhlakul karimah pada hari Jum'at (06/10/2023) di Masjid Al- Arqom Cisaranten Kidul.

Dalam isi khutbahnya, Ustaz Enjang Adi mengajak umat manusia untuk selalu meneladani akhlak Rasulullah saw. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa Rasulullah saw merupakan suri tauladan dan penyempurna akhlak, patutlah kita selaku umatnya meniru akhlak

"Rasulullah SAW adalah suri tauladan yang sempurna bagi umat Islam. Beliau memiliki sifat dan akhlak yang mulia, yang patut kita contoh dan tiru dalam kehidupan sehari-hari. Seperti sifat sidiq, amanah, tabligh dan fathonah," ucap Ustaz Enjang Adi.

Beliau menyebutkan sifat- sifat Rasul sekaligus memberikan contoh akhlakul karimah atau akhlak yang terpuji. Selain itu, beliau juga membacakan dalil Al- Qur'an surat Al- Ahzab: 21.

"Laqad kāna lakum fī rasụlillāhi uswatun ḥasanatul limang kāna yarjullāha wal-yaumal-ākhira wa żakarallāha kaṡīrā. Artinya: Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah," sambung beliau.

Dari ayat ini, kita dapat mengetahui bahwa meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengharapkan kebahagiaan di akhirat. Oleh karena itu, marilah kita tanamkan akhlakul karimah dengan meniru akhlak

Reporter: Billy Yanuari KPI 3A

Ust. Nur Ahmad Isi Khutbah Jum’at di Masjid Al-Arqom Cisaranten Kidul Kupas Maulid Nabi

Dakwahpos.com, Bandung, 21 September 2023- Kegiatan shalat Jum'at yang diadakan di masjid Al- Arqom jl. Angsana, Cisaranten Kidul, Kec. Gedebage, Kota Bandung. Menjadi rutinitas mingguan warga setempat.

Bertepatan pada bulan Rabiul Awwal atau dikenal dengan bulan Maulid Nabi Saw. Ust. Nur Ahmad mengupas tuntas sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam isi khutbahnya beliau menyampaikan salah satu dalil yang diambil dari hadist Nabi yaitu: 
ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيه
Artinya: "Itu adalah hari aku dilahirkan, diangkat menjadi Nabi, dan diturunkannya kepadaku Al-Qur'an (pertama kali)." (HR Muslim)

''Sabda 'yauma wulidtu fihi (itu adalah hari aku dilahirkan)' adalah kalimat yang menekankan betapa hari tersebut sangatlah berharga bagi Rasulullah saw. sehingga beliau berpuasa di hari itu. Meskipun tidak ada perintah langsung dari Rasulullah mengenai penghormatan tersebut, tetapi bagi umat yang tahu diri tentunya hadits tersebut telah cukup menjadi tanda''. Ujar Ust Nur Ahmad.

Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun Gajah atau 570 Masehi, tepatnya pada hari Senin, di Kota Mekah. Beliau terlahir dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib, seorang saudagar yang sering bepergian ke Negeri Syam, dan Aminah bin Wahab. Abdullah, ayah dari Rasulullah SAW, merupakan anak dari pemimpin suku Quraisy dan sangat dihormati. Sementara Aminah, merupakan pemimpin dari Bani Zuhrah. Ia adalah sosok wanita paling mulia dalam hal keturunan dan kedudukannya di kalangan suku Quraisy.

Oleh karena itu, sebagai umat nabi Muhammad SAW hendaklah kita mengagungkan hari dimana beliau dilahirkan. Dengan cara memperbanyak shalawat, dan melaksanakan sunnah sunnahnya. Semoga kita mendapat syafa't kelak di hari kiamat.

Billy Yanuari, Mahasiswa Jurusan KPI 3A UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dosen UIN Bandung Isi Khutbah Jum’at di Masjid Al-Arqom Gedebage

Dakwahpos.com, Bandung- Shalat jum'at merupakan sholat yang dilaksanakan oleh kaum laki-laki khusus di hari jum'at sebagai pengganti sholat dzuhur. Seperti sholat jum'at yang dilaksanakan di masjid Al- Arqom Jl. Angsana, Cisaranten Kidul, Kec. Gedebage, Kota Bandung. 

Dalam praktek sholat jum'at ada yang dinamakan khutbah. Dalam khutbah jum'at, khatib akan menyampaikan nasihat, ajakan, informasi, dan peringatan kepada jama'ah sebelum pelaksanaan shalat jum'at.

Seperti yang dilakukan Ustadz Enjang Adi, S.Pd.I sebagai pengisi khutbah jum'at yang menyampaikan khutbahnya mengenai akhlak. 

''Sebagaimana dalam hadist Nabi:
 التَّوَاضُعُ مِنْ أخْلَاقِ الْأَنْبِيَاءِ وَالتَّكَبُّرُ مِنْ أخْلاَقِ الْكُفَّارِ وَالْفَرَاعِنَةِ
Tawadhu itu bagian dari akhlak para nabi, sedangkan kesombongan itu bagian dari akhlak orang-orang kafir dan para fir'aun'' Ujar ustadz Enjang dalam khutbahnya.

Menurut beliau, sifat tawadu merupakan contoh manusia dalam meniru akhlak rasulullah. Tawadhu akan menjadikan seseorang lebih menghargai hamba Allah lainnya dan merupakan sikap terpuji dalam Islam. Adapun sifat sombong itu, termasuk akhlak orang-orang kafir. Oleh karena itu, kita selaku umat rasulullah hendaklah meniru akhlaknya.

Billy Yanuari, Mahasiswa Jurusan KPI 3A UIN SGD BDG

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos