Tampilkan postingan dengan label Istiqomah PC Persis Cibiru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istiqomah PC Persis Cibiru. Tampilkan semua postingan

Ustaz H. Adnan Muslim, Pejuang Jam'iyyah Dari Cibiru

Ustaz Drs. H. Adnan Muslim, S.Ag yang kerap disapa Ustaz Adnan ini  lahir di Kabupaten Sumedang pada 16 Agustus 1955 dan kini beliau menetap di Gang Kujang, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Beliau menceritakan jika pernah menempuh pendidikan tinggi di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada  Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin  dan juga STAI Siliwangi pada Jurusan Pendidikan Agama Islam,  Fakultas Tarbiyah, dari kedua Perguruan tinggi tersebut Ustaz Adnan  mendapatkan gelar doktorandus (Drs) dan juga Sarjana Agama (S.Ag). setelah lulus dari IAIN Sunan Gunung Djati beliau diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementrian Agama dan pernah ditugaskan di luar Jawa Barat, dan kemudian setelah beberapa tahun diangkat menjadi PNS, Ustaz Adnan kembali melanjutkan pendidikannya di STAI Siliwangi.
 
Perjalanan dakwah jam'iyyah Ustaz Adnan dimulai ketika bergabung menjadi Jemaah yang merupakan cikal bakal Pimpinan Cabang Persatuan Islam (PERSIS) Kecamatan Cibiru yang secara resmi dibentuk pada tahun 1992. pada saat merintis PC PERSIS Cibiru, pengajian yang dilakukan bertempat di MTs milik Yayasan Al Misbah, dan kebetulan Yayasan tersebut milik keluarga Ustaz Adnan.

"Muhun, awalna pengajian teh di MTs Al-Misbah, penginteh eta nu wargi (Ibu)" Jelas Ustaz Adnan.

Terdapat suatu insiden yang menimbulkan keresahan di kalangan jemaah, yaitu Jemaah dianggap Dhiror. Pada awalnya Jemaah yang menjadi cikal bakal tersebut belum terafiliasi dengan organisasi apapun, akan tetapi pesan-pesan yang disampaikan mengandung nilai semangat kembali kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah, dan pada akhirnya diputuskan Jemaah tersebut menjadi Jemaah Persatuan Islam (PERSIS) untuk menepis tuduhan dhirar dan untuk melindungi jemaah, selain itu karena ustadz yang membina berasal dari kalangan PERSIS yaitu Al-Ustaz Muchtar Latief dari PC PERSIS Batununggal.

Terdapat suatu fakta unik dari Ustaz Adnan, beliau selalu diamanahi menjadi Sekretaris Umum kecuali pada saat awal menjadi tasykil (saat itu bidang tarbiyah) dan saat beliau menjadi Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Islam (PERSIS)  Cibiru (2005-2011), bahkan hingga saat ini beliau masih menjabat sebagai Sekretaris Umum PC PERSIS Cibiru.

Selain aktif di Pimpinan Cabang, beliau pun pernah diamanahi sebagai bidang perwakafan di Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PERSIS) Kota Bandung dan bahkan beliau sekarang diamani sebagai Wakil Bendahara Umum Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PERSIS) Provinsi Jawa Barat.

 Pada usia yang menginjak 68 tahun beliau masih aktif dalam kegiatan-kegiatan Jam'iyyah yang bersifat lingkungan rumahnya dan juga wilayah, menunjukkan dedikasi yang tinggi kepada Jam'iyah Persatuan Islam.

Reporter: Naqib Al Ghazy/ KPI 3 C

Ajak Jemaah Refleksi Diri, Ustaz Yosef Saeful Ramdhan Bahas Qs Al-Ma'un

Dakwahpos.com, Bandung- Ustaz Yosef Saeful Ramdhan memberikan Khotbah Jumat di Masjid Istiqomah PC PERSIS Cibiru, Kota Bandung pada (24/11/2023), Khatib yang kerap disapa Ustaz Yosef tersebut menafsirkan Qs. Al-Ma'un dan mengajak jemaah untuk berefleksi diri dalam khotbah Jumatnya.

Mengambil referensi dari beberapa kitab tafsir, seperti Tafsir Imam Ibnu Katsir dan Tafsir Ibnu Abbas, Ustaz Yosef memaparkan kandungan dalam Surat Al-Ma'un yang memuat prilaku-prilaku yang membuat seorang manusia celaka karena tidak memperhatikan hal-hal tersebut, di antaranya tidak memperhatikan kondisi anak yatim dan bahkan mengambil hak-hak mereka, serta yang tidak mau memberi kebutuhan pangan orang miskin atau bersedekah kepada mereka dalam bentuk apapun.

Ustaz Yosef pun kembali menjelaskan bahwa terdapat prilaku lain yang membuat manusia celaka, yaitu orang yang lalai atas sholatnya, baik itu tidak memperhatikan keikhlasan dan lalai atas waktu dalam sholat, selain itu beliau menyebutkan jjika perilaku ria dan enggan menolong orang memerlukan bantuan merupakan perilaku yang membuat manusia celaka.

" Kita refleksikan apakah ada diantara ayat-ayat yang disebutkan tadi itu termasuk dalam diri kita, tapi mudah-mudahan tidak ada satupun dari ciri-ciri itu masuk dalam diri kita" Ujar Ustaz Yosef Saeful Ramdhan, Khotib Jumat Masjid Istiqomah PC PERSIS Cibiru.

Khutbah tersebut ditutup dengan ajakan untuk memperhatikan ayat-ayat dalam Al-Ma'un untuk menumbuhkan nilai-nilai sosial dalam masyarakat, sehingga kehidupan masyarakat senantiasa baik dan menjauhkan diri dari label yang Allah sebut sebagai pendusta agama.

Reporter: Naqib Al Ghazy/KPI 3 C

Bahas QS Al-Baqoroh Ayat 120, Ustaz Drs H Adnan Muslim Jelaskan Karakteristik Kaum Yahudi

Dakwahpos.com, Bandung - Ustaz Drs H Adnan Muslim menjelaskan Karakteristik orang yahudi yang termaktub dalam QS Al-Baqoroh ayat 120 di dalam Khutbah Jumatnya pada Jum'at (27/10/2023) di Masjid Istiqomah PC PERSIS Cibiru, Kelurahan Cipadung. Serta beliau menjelaskan dan mengaitkan kejadian-kejadian terkini yang menyangkut kaum yahudi.

Ustaz Adnan mengungkapkan jika Imam Ibnu Katsir menafsirkan makna dari kaum yahudi dan Nasrani dalam QS Al-Baqoroh ayat 120 secara umum, yang berarti seluruh kaum yahudi dan Nasrani menginginkan jika kaum muslimin mengikuti atau berada di jalan yahudi dan nasrani.

Karena hal tersebut lah kaum yahudi dan Nasrani berusaha agar kaum muslimin sedikit demi sedikit mengikuti jalan yang mereka buat dan mulai meninggalkan syariat islam, hal ini mereka lakukan dengan cara sembunyi tanpa disadari maupun secara terang-terangan.

"Tabiat kaum yahudi dan Nasrani adalah tidak menyukai jika umat islam berada di jalan yang sesuai dengan syariat islam, maka mereka dengan perlahan membuat umat islam lupa akan hal itu," tutur Ustaz Adnan Muslim, Khatib sholat jumat Masjid Istiqomah PC PERSIS Cibiru.

Pada era kontemporer, kita banyak dimanjakan oleh produk-produk yang mereka buat sehingga kita kehilangan semangat untuk terus mengembangkan diri kita, dan juga  mengembangkan islam secara komprehensif. Ustaz Adnan Muslim  menyebutkan jika umat islam harus selalu siaga terhadap tipu daya yang dilakukan oleh kaum yahudi dan nasrani.

Reporter: Naqib Al Ghazy/ KPI 3C

Doakan Rakyat Palestina, DKM Istiqomah PC PERSIS Cibiru Adakan Qunut Nazilah

Dakwahpos.com, Bandung- Merespon penyerangan zionis Israel, DKM Istiqomah PC PERSIS Cibiru mengadakan Qunut nazilah pada Selasa (07/11/2023) di Masjid Istiqomah PC PERSIS Cibiru, Kelurahan Cipadung, sebagai bukti solidaritas kemanusiaan kepada rakyat Palestina yang dibantai dan juga sikap anti kolonialisme yang dilakukan oleh Zionis Israel.

Kondisi terkini di Palestina yang semakin memanas terutama di daerah jalur Gaza sebagai pusat peperangan antara Hamas dan juga Israel yang menjadikan warga sipil sebagai korban dari kalangan wanita dan juga anak-anak, hal ini menjadikan para Jemaah turut sedih serta prihatin terhadap konflik dan pembantaian yang dilakukan.

"Iya, sebagai Jemaah Persatuan Islam (PERSIS) kami berkewajiban untuk melaksakan himbauan yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), kami sudah memulai Qunut Nazilah sejak 12 Oktober 2023" tutur Ustaz Adnan, Sekretaris PC PERSIS Cibiru.

DKM Istiqomah PC Persis Cibiru melakukan Qunut Nazilah pada setiap salat wajib dan salat jumat selama satu bulan, menurut Ustaz Adnan lafal doa yang digunakan sesuai dengan hasil sidang Dewan Hisbah PP PERSIS yang dilegalisir oleh surat himbauan yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS).

Ketika akan melakukan Qunut Nazilah pada Salat Jumat, imam akan memberitahu jika akan melakukan Qunut Nazilah pada rakat terakhir, untuk menghindari kebingungan dari Jemaah luar yang belum mengtahui hal tersebut.

Reporter: Naqib Al Ghazy/KPI 3C

Ustaz Tardi: Sudahkah Kita Berintrospeksi Diri Hari Ini?

Dakwahpos.com, Bandung - Khutbah Jumat di Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru, Kelurahan Cipadung ajak jemaah untuk berintrospeksi diri. Khutbah Jumat yang disampaikan oleh Ustaz Tardi tersebut disampaikan di Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru, Kota Bandung pada Jumat (20/10/2023) sebagai salah satu pelengkap dari rukun Salat Jumat.

Ustaz Tardi menyampaikan sabda nabi yang menyatakan bahwa setiap manusia pasti memiliki kesalahan, dan sebaik-baiknya manusia yang  berbuat kesalahan adalah yang bertaubat. Dari sabda tersebut dapat diambil hikmah jika setiap manusia pasti tidak terlepas dari dosa dan kesalahan yang pernah diperbuat selama hidup.

"Setiap hal yang kita lakukan, setiap waktu kita melakukan sesuatu pasti tidak terlepas dari suatu kesalahan, bak itu disadari ataupun tidak, maka untuk itu sangatlah penting agar kita semua selalu berintrospeksi diri dan selalu memohon maaf kepada Allah atas segala kesalahan yang kita perbuat" ujar Ustaz Tardi, Khatib Jumat Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru.

Karena hal itulah Ustaz Tardi mengajak kepada Jemaah untuk bersama-sama mawas diri dari segala tindak tanduk yang dilakukan, serta bertaubat kepada Allah Swt agar tidak kembali melakukan kesalahan serta tidak terjerumus kepada dosa yang serupa.

Reporter: Naqib Al Ghazy/ KPI 3 C

Ustaz Asep Mulyadi Ingatkan Jemaah Untuk Selalu Bersabar Dalam Beramal

Dakwahpos.com,Bandung- Khatib Jumat Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru, Mengingatkan Jemaah untuk selalu bersabar saat beramal di dalam khotbah Jumat yang beliau sampaikan. Pada hari Jumat (13/10/2023) di Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Khotbah Jumat pada pekan ini diisi oleh salah satu pendakwah yang berasal dari Kabupaten Garut dan secara khusus ditugaskan mengisi khotbah Jumat serta menjadi imam salat Jumat di Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru. Ustaz Asep Mulyadi menyampaikan "Kesabaran itu harus kita implementasikan dalam segala amal ibadah kita, mulai dari Ibadah mahdoh dan juga ghoir mahdoh. Kesabaran merupakan kunci keikhlasan dalam beribadah kepada Allah" tutur Ustaz Asep Mulyadi, Khatib Jumat Masjid istiqomah PC Persis Cibiru.

Kesabaran dalam beramal merupakan hal yang sangat penting, karena tanpa kesabaran amal yang kita lakukan tidak akan berkesinambungan dan akan berhenti di titik tersebut, beramal kepada Allah bukan hanya dilakukan satu kali, akan tetapi dilakukan terus menerus selama hidup kita dengan cara yang sesuai dengan tuntunan dari Nabi Muhammad Saw.

Pentingnya sabar dalam beramal diantaranya ketika kita sedang berpuasa akan tetapi tidak sabar dalam menjalani puasa, tidak sabar ketika harus sahur, tidak sabar menghadapi godaan yang ada ketika berpuasa. Maka puasa kita bisa menjadi batal dan menjadi sebuah amal yang sia-sia. Di akhir khotbahnya, Ustaz Asep Mulyadi mendoakan seluruh jemaah dan juga dirinya agar dapat selalu bersabar dalam segala amal kebaikan.

Reporter: Naqib Al Ghazy, KPI/3C

Cetak Generasi Tafaqquh Fiddiin, DKM Istiqomah PC Persis Cibiru Adakan Madrasah Diniyyah

Dakwahpos.com, Bandung – DKM Istiqomah PC Persis Cibiru adakan Madrasah Diniyah untuk anak-anak pada hari Jum'at (5/10/2023). Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru yang beralamat Desa Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung  ini rutin mengadakan Madrasah Diniyyah setiap harinya.

Madrasah yang diadakan oleh PC Persis Cibiru ini dinamakan Madrasah Diniyyah Istiqomah. Tujuan diselenggarakannya madrasah ini adalah mencetak generasi yang tafaquh fiddiin atau orang-orang yang paham terhadap agama, sehingga dapat menjadi insan-insan yang menjadi penerus ulama dan zu'ama masa depan.

Madrasah Diniyyah Istiqomah sudah berdiri sejak tahun 1988, bahkan menurut Kepala Madrasah Diniyyah Istiqomah, Madrasah Diniyyah terlebih dahulu ada sebelum didirikannya Masjid Istiqomah PC Persis Cibiru.  "Madrasah ini sudah ada sejak tahun 1988, dan saya sendiri aktif di madrasah ini sejak tahun 1999" ujar Bapak Doni, Kepala Madrasah Diniyyah Istiqomah
 
Kegiatan belajar mengajar di madrasah ini dilakukan setiap sore hari, mulai hari Senin hingga hari Jum'at, serta jam pembelajaran dimulai pada pukul 15.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Menurut data EMIS (Education Management Information System) murid yang terdaftar aktif sebanyak 99 murid dan guru sebanyak 5 orang.

Murid-murid yang belajar di Madrasah Diniyyah Istiqomah diajarkan berbagai hal yang berkaitan dengan pemahaman keagamaan islam, seperti Mengaji, Adab, Akhlaq, Tafsir Ringkas, dan juga bahasa Arab. Pembagian jenjang ditentutakan oleh tingkat pemahaman dan kelancaran dalam membaca Al-Qur'an dari murid tersebut

Reporter: Naqib Al Ghazy, KPI/3C

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos