Tampilkan postingan dengan label At-Taqwa Pasir Biru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label At-Taqwa Pasir Biru. Tampilkan semua postingan

Masjid At-Taqwa Pasir Biru Meskipun Mungil Namun Memiliki Fasilitas Lengkap dan Modern

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Taqwa Pasir Biru meskipun terletak di daerah terpencil dan memiliki bentuk yang mungil namun memiliki bentuk bangunan yang indah dengan desain dan perpaduan warna yang mempunyai gaya tersendiri dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai,lengkap dan modern didalamnya.

Meskipun bangunan masjid tidak besar namun fasilitas yang ada didalamnya sudah setara dengan masjid-masjid besar pada umumnya. Pihak DKM dan pengurus masjid ini mengupayakan yang terbaik untuk kesejahteraan masjid dan kenyamanan sejak masjid ini dibangun. Fasilitas yang mereka sediakan berupa sound system dengan kualitas suara yang baik, tersedianya Al-Quran, buku agama,lampu-lampu yang lengkap,pendingin ruangan,kipas angin,air bersih yang melimpah serta peralatan solat lainnya. Masjid Jami At-Taqwa juga mempunyai lantai dua yaitu ruangan yuang bisa digunakan untuk aktivitas jamaah.

Pengurus DKM At-Taqwa ini dikatakan sukses menciptakan suasana masjid yang nyaman. "Setiap pengurus DKM pasti memberikan kenyamanan bagi jamaahnya terutama dengan fasilitas yang ada ini mulai dengan karpet, kemudian pengharum ruangan, itu dibuat senyaman mungkin untuk jamaah melaksanakan solat disini", ujar Zainal Mustofa selaku imam di masjid Jami At-Taqwa.

Masjid ini juga mempunyai penunjang kenyamanan lainnya peserta bentuk bangunan yang estetik dengan cat perpaduan warna hijau dan krem beserta keramik yang menempel disebagian temboknya membuat masjid minimalis ini terasa lapang, sejuk, dan segar.

Suasana masjid memang harus dirancang sedemikian rupa karena tempat ibadah merupakan tempat dimana seseorang membutuhkan kenyamanan dan ketenangan. Fasilitas yang cukup ini sudah mendapati simpati dan acungan jempol dari jama'ah dan masyarakat sekitar. Namun, DKM dan pengurus masjid ini tak puas hanya sampai disitu saja. Mereka akan terus mengupayakan yang terbaik untuk kesejahteraan masjid  At-Taqwa Pasir Biru.

Reporter : Mochamad Labieb Abieza, KPI/3B

Perjalanan Penuh Berkah : Ustaz dengan Ekonomi Pas-pasan yang Menggapai Impian Memiliki Masjid

Dakwahpos.com, Bandung – Humaedi Ediansyah, S.Pd., M.Pd atau akrab dipanggil ustaz Humaedi (39) merupakan warga asli Sukabumi yang sekarang tinggal menetap di Pasir Biru Cibiru merupakan Imam masjid At-Taqwa dengan berlatar belakang pekerjaan sebagai ustaz dan pengajar dengan penghasilan pas-pasan hingga menjadi Sarjana dan ASN dan menggapai impianya untuk memiliki masjid dekat dengan rumahnya terwujud.

Ustaz Humaedi Ediansyah merupakan lulus sarjana Manajemen Kependidikan Agama Islam tahun 2012 di Universitas Islam Nusantara. Berawal dari berangkatnya dan menetap di bandung beliau mulai mengeluti kegiatan berdakwah dan menjadi pengajar sekaligus ustaz sebagai perkejaannya dan beliau banyak memenangkan perlombaan dengan mengikuti berbagai kegiatan islami nasional. Dengan pekerjaan seperti itu penghasilan ekonomi yang dihasilkan masih dibilang belum bisa mencukupi kehidupan sehari-harinya.

Namun siapa sangka dengan penghasilan yang pas-pasan Ustaz Humaedi memiliki tekad yang kuat untuk bisa membangun masjidnya sendiri di dekat rumahnya dengan menabung dari hasil jerih payahnya bekerja untuk bisa menghidupi keluarga dan membangun masjid.

"saya memilih pekerjaan dakwah sekaligus Ustaz bukan karena apa-apa dan memang saya menyukai bidang ini, karena saya yakin pekerjaan yang melibatkan allah didalamnya insyaallah tidak usah khawatir dalam menjalani hidup karena dengan ikhtiar dan keyakinan maka pertolongan allah pasti akan datang dengan sendirinya". Ungkap Ustaz Humaedi  saat diwawancarai pada Kamis (9/10/23).

Perjalan yang penuh berkah Ustaz Humaedi selama 39 tahun sangatlah menjadi inspirasi karena beliau memiliki impian yang sangat mulia yaitu ingin mendirikan masjid dekat dengan rumahnya dengan usaha beliau sendiri.

Ustaz Humaedi bahkan sempat merasa ragu dan bertanya kepada dirinya sendiri "Apakah saya bisa membangun masjid dengan usaha saya sendiri?". Tapi berkat dorongan dan motivasi dari istri beliau keinginan untuk membangun masjid semakin besar.

"Istri saya bilang kepada saya, pa jangan ragu tujuan bapa itu mulia saya yakin bapa bisa mewujudkan impian bapa. Apapun yang diperlukan pasti saya bantu pa,". Ujar beliau

Dan pada saat itu juga beliau mulai mengumpulkan dana dan pundi-pundi rupiah untuk membangun masjid di tanah kosong dekat rumahnya sehingga beliau mampu membangun masjid yang beliau impikan.

Adapun niatnya untuk mendirikan masjid itu karena untuk bisa membuka majlis ta'lim, kajian secara rutin dan pembelajaran kepada anak-anak sekitar lingkungan rumahnya agar bisa memotivasi anak-anak dalam belajar agama semakin komprehensif dan beliau juga ingin Masyarakat yang ada di sekitar lingkungan masjid dapat merasakan keberkahan dan manfaat dari dibangunya masjid itu.

"Dan Alhamdulillah aa impian saya dari awal menikah dengan istri untuk bisa membangun masjid bisa terwujud dengan biaya yang bisa dikatakan pas-pasan tapi karena keyakinan yang sangat kuat akhirnya sedikit demi sedikit saya bisa mengmpulkan dana untuk membangun masjid ini,". Ujar beliau

Masjid yang masih dalam proses pembangunan sepenuhnya itu sampai saat ini masih dalam proses mengumpulkan dana untuk bisa menyelesaikan secara total Pembangunan masjid yang dibangunya dengan mengandalkan pekerjaan sebagai ASN dan berdakwah keliling kota.


Reporter : Mochamad Labieb Abieza, KPI/3B

Kenalkan Kesenenian Islami DKM At-Taqwa Pasir Biru Adakan Salawat Nabi dengan Diiringi Musik Hadroh

Dakwahpos.com, Bandung – DKM At-Taqwa Pasir Biru mengadakan salawat nabi dalam rangka menumbuhkan rasa cinta kepada nabi Muhammad Saw dan mengenalkan kepada masyarakat sekitar Pasir Biru kesenian Islami yaitu alat musik hadroh yang dibawakan oleh Hari Guswantoro dan santri dari pesantren Darul Ulum pada Kamis (28/09/23).

Acara pengajian dan salawat nabi ini dihadiri oleh masyarakat sekitar Pasir Biru diawali dengan pengajian tahlil dan disusul dengan salawat nabi dengan diiringi musik hadroh yang merupakan kesenian Islami yang sudah dikenal sejak zaman dahulu.

Hadrah berasal dari Hadramaut Semenanjung Arab, Yaman Selatan lalu berkembang ke seluruh penjuru dunia dan dipopulerkan di Indonesia.

"Sudah menjadi tradisi ketika salawat nabi ini diiringi dengan alat musik hadroh yang bertujuan mengiringi salawat dan hadroh juga merupakan media dakwah untuk menyebarkan syair-syair salawat kepada khalayak agar mudah didengar dan dilantukan diadakanya agenda kegiatan salawat nabi bersama ini juga ditujukan untuk memperkenalkan kesenian islami yaitu hadroh kepada masyarakat awam selain memuji kanjeng nabi Muhammad Saw sudah jelas itu tujuan utamanya". Ungkap Hari Guswantoro
 
Dengan diadakanya kegiatan ini DKM At-Taqwa Pasir Biru berharap agar seluruh masyarakat mengenal tradisi dan alat musik hadroh yang sudah kental dalam sejarah islam selain itu juga diharapkan seluruh elemen masyarakat terbiasa dengan lantunan salawat nabi Muhammad Saw agar kita semua mendapatkan syafa'at dari nabi Muhammad Saw.

Reporter : Mochamad Labieb Abieza, KPI/3B

Masjid At-Taqwa Pasir Biru Adakan Tabligh Akbar Memperingati Maulid Nabi Saw Bersama K.H Asep Sudarman,M Ag.

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Taqwa Pasir Biru mengadakan tabligh akbar dalam rangka memperingati maulid nabi Saw dan menumbuhkan rasa cinta kepada nabi Muhammad Saw dengan tema "Meneladani Akhlak Mulia Nabi Muhammad Saw Untuk Menumbuhkan Karakter Generasi Muda Islami" yang diisi oleh K.H Asep Sudarman,. M.Ag  atau lebih dikenal dengan sebutan "Ustaz Asep Anom" yang dikenal menjadi salah satu Dai di Damai Indonesia Ku TV One pada Sabtu (14/10/23).

Tabligh Akbar ini dihadiri oleh seluruh Kalangan Masyarakat sekitar lingkungan Masjid At-Taqwa Pasir Biru yang dibuka oleh sambutan dari Ketua DKM At-Taqwa Ustaz Lukman Hakim dan dilanjutkan dengan membaca salawat diiringi Hadroh dari pondok pesantren Nurul Ulum.

Acara ini juga dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh Qori Nasional K.H Anang (Imam Masjid Raya Bandung) dengan membacakan surat Al-Isra 78-84.

"Dalam Acara tabligh akbar ini saya diberitahu untuk memberikan tausiyah mengenai meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad Saw untuk menumbuhkan karakter generasi muda Islami dan bertepatan sebentar lagi menjelang hari santri nasional saya ucapakan selamat hari santri nasional, dalam hal ini kita harus mengetahui akhlak yang baik dalam diri kita dan mengaplikasikanya kedalam kehidupan sehari-hari",. Ujar K.H Asep Sudarman M.Ag.

Diselenggarakannya kegiatan tabligh akbar ini diharapkan agar warga sekitar lingkungan Pasir Biru dapat lebih peduli terhadap kegiatan keagamaan dan dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad Saw agar terciptanya rasa cinta dan selalu ingat terhadap meneladani akhlak Rasulullah Saw.

Reporter : Mochamad Labieb Abieza, KPI/3B

Lestarikan Pengetahuan Sejarah Nabi DKM At-Taqwa Pasir Biru Gelar Pengajian Sirah Nabawi dan Ilmu Fiqih Bagi Anak-Anak

Dakwahpos.com, Bandung – DKM At-Taqwa Pasir Biru selenggarakan pengajian rutinan mengenai pentingnya mengetahui ilmu mengenai sirah nabawi dan menyampaikan beberapa ilmu fiqih bagi anak-anak lingkungan sekitar Pasir Biru Pada Kamis (12/10/23).

Dalam pengajian yang dihadiri anak-anak sekitar lingkungan Mekarjati-Pasir Biru ini Ustazah Siti Sopiah selaku guru dan pembimbing pengajian sirah nabawi mengawali dengan membaca surat Al-Mulk bersama-sama, kemudian setelah selesai beliau melanjutkan dengan membuka pengajian dengan membaca Basmallah dan dilanjutkan dengan bercerita mengenai sejarah para nabi.

"Perlu kita ketahui nabi Muhammad Saw adalah teladan yang baik. Dia selalu jujur, rendah hati, dan penyayang kepada semua orang dan Ketika nabi Muhammad Saw menghadapi cobaan dan kesulitan , dia selalu bersabar  dan tawakal kepada Allah, maka dari itu kita sebagai generasi muda ya harus mengikuti teladan nabi kita tercinta Muhammad Saw dan salah satu kisah menarik dalam sirah nabawi adalah Ketika nabi Muhammad Saw membangun Masjid Nabawi tempat suci bagi seluruh umat islam". Ujar Ustazah Siti Sopiah.

Selain itu, beliau menyisipkan pengetahuan kepada anak-anak mengenai pentingnya mempelajari  ilmu fiqih untuk tuntunan pemahaman anak-anak mengenai tata cara dan kaidah beribadah.

"Anak-anak harus bisa menghormati waktu dan tempat ibadah dimanapun kalian berada dengan menjaga adab yang sudah diajarkan ibu minggu lalu kali ini ibu akan mengajarkan keutamaan berwudu dengan kita memahami dan mengamalkan tata cara berwudhu dengan benar maka kitab bisa mempersiapkan diri untuk melakukan ibadah salat dengan khusyuk dan taat kepada allah Swt." Ungkap Ustazah Siti Sopiah.

Pengajian ini menekankan pentingnya mengetahui sejarah para nabi terutama sejarah nabi Muhammad Saw, dan menekankan bagaimana pentingnya memahami setiap gerakan salat, bacaan dalam beribadah dan memahami adab yang harus dijunjung tinggi saat beribadah, dan anak-anak diberikan pemahaman doa-doa yang mereka ucapkan sehingga mereka dapat merasakan kehadiran Allah Swt.

Semua ini bertujuan untuk membentuk landasan kuat praktek keagamaan mereka,sehingga mereka dapat tumbuh berkembang sebagai individu yang bertaqwa dan taat kepada Allah Swt sejak saat dini.

Reporter : Mochamad Labieb Abieza, KPI/3B

Lestarikan Generasi Fasih Membaca Al-Qur’an, DKM At-Taqwa Pasir Biru Rutinkan Pengajian Tahsin Al-Qur’an Bagi Anak-Anak

Dakwahpos.com, Bandung – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taqwa mengadakan pengajian rutinan tahsin dan hafalan Al-Qur'an bagi remaja dan anak-anak, bertujuan untuk melestarikan generasi muda agar lebih mencintai Al-Qur'an, mengamalkan Al-Qur'an dan fasih membaca Al-Qur'an. Rabu (27/9/2023), pengajian ini dilaksanakan di Masjid At-Taqwa  Jl. Babakan Desa No.10, Pasir Biru, Kec. Cibiru, Kota Bandung.

Pengajan ini sudah berjalan rutin setiap harinya, selain belajar tahsin dan hafalan Al-Qur'an pengajian ini juga diselingi oleh kajian Fiqih bagi anak-anak yang dipimpin secara langsung oleh Ustaz  Yudi Guntara.

Kegiatan ini diawali dengan membaca doa dan surat al-fatihah bersama-sama dan dilanjutkan pembagian pengajian dengan mengelompokan Ikhwan dan Akhwat. Dilanjutkan dengan membaca dan mengajarkan tahsin Al-Qur'an secara bergiliran.

"Pengajian tahsin Al-Qur'an ini sangatlah penting diajarkan dan ditekankan pada anak-anak dikarenakan tidak ingin terjadinya bila anak-anak tidak bisa membaca  Al-Qur'an dengan fasih Ketika sudah dewasa nanti, karena kelak anak-anak ini akan menjadi imam dan pemimpin di masjid ini yang akan menjadi generasi penerus untuk pengajian ini, maka dari itu teori saja tidak cukup tetapi harus dilakukan praktek secara berkala."  Ungkap Ustaz Yudi Guntara.

Materi yang disampaikan pada pengajian tahsin Al-Qur'an di Masjid At-Taqwa Pasir Biru ini  mengajarkan bagaimana tata cara membaca Al-Qur'an dengan tartil dan sesuai kaidah, mengajarkan hukum tajwid  dan mempraktekan makharijul huruf.

Kegiatan pengajian ini bertujuan untuk melaksanakan dan mewujudkan program DKM At-Taqwa dengan harapan agar anak-anak sekitar Masjid Pasir Biru dapat fasih dalam membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid dan bisa menanamkan rasa cinta terhadap Al-Qur'an dan mengimplementasikan nilai-nilai dalam Al-Qur'an kepada kehidupan sehari-hari.


Repoter : Mochamad Labieb Abieza, KPI/3B 
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos