Tampilkan postingan dengan label Al-Furqon Cipadung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Furqon Cipadung. Tampilkan semua postingan

Masjid Al-Furqon, Berawal Dari Dibangunnya Mushola Sekarang Menjadi Masjid Megah

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Al-Furqon merupakan salah satu masjid yang terletak di Komplek Vijaya Kusuma, tepatnya berada di Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kab. Bandung.

Tendi Kusnawan, merupakan ketua DKM Al-Furqon Cipadung saat ini, beliau mengatakan bahwa awal mula pembangunan masjid ini berawal dari sebuah mushola kecil yang dipakai untuk pengajian ibu-ibu dan juga anak-anak, yang kemudian mushola ini terus bertahap dan berkembang hingga sekarang dan menjadi masjid yang megah

"Seiring dengan perkembangan penduduk, pada tahun 1996 mulai ada pengajian dari rumah kerumah karena tidak ada mushola dan tidak ada masjid disekitar wilayah komplek ini, adapun masjid namun sangat jauh dari daerah sekitar, pada tahun 1997 sudah ada gagasan pembuatan mushola dengan catatan membeli rumah yang ada disekitar komplek, mulailah disitu pengumpulan dana untuk dijadikannya mushola untuk tempat beribadah masyarakat sekitar".

"Dan pada tahun 1999 mushola ini dibangun, kurang lebih memakan waktu setahun akhirnya selesai pada tahun 2000 dan langsung diresmikan pada saat pembangunan mushola selesai dirapihkan, dengan ukuran 11x12 meter, seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan penduduk, bangunan mushola ini mulai di renovasi dan diperbaiki, dan hingga saat ini menjadi masjid yang megah dan nyaman untuk dipakai beribadah".

 

Seiring berjalannya waktu, pada tahun sebelumnya yang mengelola masjid ini hanya DKM, dan saat ini sudah ada Yayasan Al-Furqon Vijaya Kusuma yang dibentuk oleh masyarakat sekitar untuk membantu mengelola kegiatan Masjid Al-Furqon Cipadung ini seperti Majlis Talim ibu-ibu, Madrasah DTA, Paud, dan kegiatan lainnya yang dilaksanakan secara terjadwal.

 

Reporter: Fikrie Azka Maulana, Mahasiswa KPI/3B

 

Sent from Mail for Windows

 

DKM Al-Furqon Cipadung adakan Tahsin Al-Qur'an untuk Semua Kalangan

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Al-Furqon yang bertempat di Komplek Vijaya Kusuma yang berada di Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kab. Bandung menggelar program tahsin Al-Quran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran yang baik dan benar dan juga mengisi waktu luang setelah salat maghrib selesai sampai menjelang azan isya. Tahsin ini dilaksanakan pada rabu (13/12/2023).

Al-Quran adalah kitab suci yang merupakan sumber utama dan pertama ajaran Islam. Ia menjadi petunjuk kehidupan umat manusia yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad saw. Al-Qur'an adalah salah satu rahmat  yang tak ada taranya bagi alam semesta. Di dalamnya terkumpul wahyu Ilahi yang menjadi petunjuk, pedoman dan pelajaran bagi siapa yang mempercayai serta mengamalkannya.

 

"Oleh karena itu, diadakannya tahsin Al-Quran ini bertujuan untuk mempelajari ilmu tajwid dengan baik dan benar serta menjaga lidah dari kesalahan ketika membaca Al-Quran, Setiap mukmin yang mempercayai Al-Quran, mempunyai kewajiban dan tanggung jawab terhadap kitab sucinya. Di antara kewajiban dan tanggung jawab itu ialah mempelajarinya serta mengajarkannya". Ucap Ustad Tendi.

 

Ilmu tajwid juga bertujuan untuk mendapatkan pengucapan yang tepat bagi Al-Quran sehingga kalamullah yang terkandung di dalamnya tetap terpelihara dari segala cacat, baik segi lafaz maupun maknanya. Pertumbuhan dan perkembangan ilmu tajwid juga tidak dapat dipisahkan dari sejarah turunnya Al-Quran sebagai bukti kerasulan dan mukjizat Nabi Muhammad Saw, yang diturunkannya dengan menggunakan bahasa Arab yang fasih.

 

Semoga program tahsin Al-Quran ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperbaiki bacaan Al-Quran. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang Al-Quran, diharapkan bagi masyarakat yang mengikuti tahsin ini dapat mengambil manfaat yang sangat besar untuk lebih baik lagi dalam membaca Al-Quran.

 

Reporter : Fikrie Azka Maulana, Mahasiswa KPI/3B

 

Sent from Mail for Windows

 

Kajian Subuh Masjid Al-Furqon: Tata Cara Rasulullah Beribadah

Dakwahpos.com, Bandung – Pada hari Sabtu (02/12/23) Masjid Al-Furqon yang bertempat di Komplek Vijaya Kusuma yang berada di Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kab Bandung melaksanakan Kajian Subuh yang di isi oleh Ustaz Husnan. Kajian Subuh telah menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menjalin kedekatan dan menambah wawasan bagi masyarakat sekitarnya. Kehadiran bersama dalam kajian ini menciptakan ikatan spiritual yang kuat di antara mereka, mempererat hubungan mereka melalui nilai-nilai agama yang di anut bersama.

 

 

Kajian Subuh memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi secara sosial. Mereka bisa saling berbicara, berbagi pengalaman, dan memperkenalkan diri satu sama lain sebagaimana dalam Surah Al-Hujurat ayat 13: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."

 

 

"Kegiatan kajian subuh ini rutin dijalankan setiap seminggu sekali dengan tema yang berbeda-beda oleh DKM Al-Furqon dengan tujuan agar menjalin tali silaturahmi masyarakat sekitar dan juga untuk memperkuat ilmu tentang keagamaan. Adapun tema untuk kajian subuh kali ini ialah tata cara Rasulullah SAW beribadah". Ungkap Ustaz Tendi selaku ketua DKM Al-Furqon Cipadung.

 

 

"Ibadah di dalam Islam tidak hanya wajib, tapi juga ada ibadah sunnah. Ibadah sunnah jumlahnya lebih banyak ketimbang yang wajib. Ibadah sunnah juga banyak macamnya. Ada salat sunnah, puasa, zikir, dan seterusnya. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang paling rajin mengerjakan kedua ibadah itu. Tidak ada yang bisa menandingi ibadah beliau, baik dari sisi kuantitas ataupun kualitas. Sebab itu, beliau diangkat sebagai manusia terbaik". Ungkap Ustaz Husnan selaku pengisi kultum.

 

 

Beribadahlah semampunya. Jangan berlebihan. Apalagi sampai merusak diri sendiri. Rasul melarang umatnya berlebihan dalam beribadah. Bahkan, ibadah yang sedikit, apabila dilakukan secara istiqamah, itu lebih baik ketimbang ibadah yang langsung banyak, tapi jarang dilakukan.

 

Mungkin dengan adanya kegiatan kultum subuh ini, masyarakat berharap, kegiatan ini terus berlanjut demi kebaikan para jamaah untuk menambah wawasan bagi warga setempat serta sebagai sarana untuk tetap menghidupkan suasana masjid tersebut.

 

Reporter : Fikrie Azka Maulana,  Mahasiswa KPI/3B

 

Sent from Mail for Windows

 

Khotbah Jumat Masjid Al-Furqon Cipadung: Teladani Akhlak Rasulullah Saw

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Al-Furqon Cipadung yang bertempat di Komplek vijaya kusuma yang berada di Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung gelar salat jumat bertema meneladani akhlak Rasulullah Saw Pada jumat (13/10/2023), Hari jumat yang insya Allah diberkahi dan dipenuhi rahmat oleh Allah Swt.

Pada kesempatan jumat ini khotib menyampaikan khutbah tentang meneladani akhlak Rasulullah Saw. Beliau mengatakan, Sebagai rujukan utama dalam akhlak, meneladani Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan adalah bukanlah suatu hal yang mustahil, karena Rasul bukan malaikat. Beliau manusia biasa yang di dalam dirinya ada mutiara akhlak yang agung. Beliau senantiasa menangis jika datang firman Allah yang menyebut umat Rasulullah atau umatnya banyak di neraka, lantas  beliau memohon kepada Allah agar umatnya dimasukkan ke dalam surga.

"Rasulullah seorang yang rendah hati, seorang penghulu segala Rasul, dipuji oleh Allah Swt, tapi berjalan dimuka bumi tanpa meninggikan kepala. bahkan ketika Fathul Makkah, beliau menundukkan kepalanya sebagai tanda penghormatan kepada kota Makkah. Rasulullah tidak pernah menyimpan dendam kepada penduduk atau masyarakat Makkah yang telah mengusirnya, tidak ada terlintas amarah kepada penduduk Ta'if yang dulu melempari dirinya tanpa ampun sampai berdarah lututnya. Beliau memaafkan semuanya, dan maaf dalam islam yang paling hebat itu adalah dengan "fa'fu wasfahu" yakni maafkan dan lupakan semua kesalahan." ungkap khotib dalam khutbahnya.

Khatib juga mengingatkan bahwa Kita diingatkan bahwa akhlak merupakan warisan agama islam untuk kehidupan dimasa yang akan datang. Rasulullah menjadi acuan utama dalam segala aspek kehidupan. Rasul sebagai ayah, suami, masyarakat, panglima perang, pedagang, dan lain sebagainya. Semua teladan itu adalah Rasulullah Saw, semoga kita terus mencoba meneladani akhlak dan sifat Rasulullah Saw.

Pada akhir Khutbah, Beliau mengajak para jamaah untuk selalu beriman kepada Allah Swt dan selalu mengikuti sunnah-sunnah Nabi Muhammad Saw. segala aturan ataupun hukum dalam Islam sebenarnya hanya untuk mengajak manusia agar bisa lebih baik lagi didalam kehidupan kita.

Reporter : Fikrie Azka Maulana / KPI 3B

 

Khotbah Jumat Masjid Al-Furqon Cipadung: Kita sebagai Umat Islam Meyakini Kebenaran Agama Kita

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Al-Furqon yang bertempat di Komplek vijaya kusuma yang berada di Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung gelar salat jumat bertema kebenaran islam. Pada jumat (06/10/2023), Hari jumat yang insya Allah diberkahi dan dipenuhi rahmat oleh Allah Swt.

Pada kesempatan kali ini khotib menyampaikan khutbah tentang kebenaran islam. Beliau mengatakan, Kita sebagai umat Islam meyakini kebenaran agama kita. Dan menjadi hak kita untuk mempunyai keyakinan tersebut. Kebenaran agama ini bisa dibuktikan dalam tiga aspek, yaitu: aspek keimanan (tata keyakinan), aspek ibadah (tata peribadatan) dan aspek aturan (norma hukum). Argumentasi dalam tiga aspek tersebut bukanlah dogma, melainkan aksioma, yaitu kenyataan konkrit yang mudah diterima oleh nalar sehat manusia.

"Islam mengajarkan pada manusia agar beriman dan menyembah hanya kepada Allah Swt dan berpedoman kepada kitab suci Al-Qur'an. Islam juga mengajarkan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang terakhir kepada umat manusia, sebagai contoh teladan dalam mengamalkan syariat - syariat Islam." ungkap khotib dalam khutbahnya.

Khatib juga mengingatkan bahwa kitab suci Al-Qur'an yang menjadi pedoman hidup dan petunjuk bagi umat Islam sampai saat ini. Sejak awal suratnya, kitab suci ini sudah menegaskan bahwa isi kandungannya tidak ada yang meragukan dan merupakan kebenaran - kebenaran yang terjadi dalam hidup kita.

Pada akhir Khutbah, Beliau mengajak para jamaah untuk selalu beriman kepada Allah Swt dan selalu menebar kebaikan dimanapun berada. segala aturan ataupun hukum dalam Islam sebenarnya hanya untuk mengajak manusia agar bisa meraih kebahagiaan hidup hakiki lahir-batin. Itulah Islam rahmatan lil 'alamin.

Reporter : Fikrie Azka Maulana / KPI 3B

 

DKM Al-Furqon Cipadung Gelar Pengajian Rutin Bertema "SIRAH NABI"

Dakwahpos.com, Bandung- Dkm Al Furqon Komplek Vijaya Kusuma yang berada di Kel. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung Gelar Pengajian Rutin Bertemakan "SIRAH NABI", Selasa (19/9/2023) yang dipimpin Oleh ustad Tendi Kusmawan ini dihadiri oleh sejumlah jama'ah yang didominasi oleh kalangan bapak bapak dan anak muda.

Kegiatan yang diadakan setiap pekan yang biasanya dipimpin oleh Ustad yang sudah ditentukan jadwalnya, diawali dengan rangkaian seperti pembacaan ayat suci Al-qur'an Bersama, pembacaan do'a, lalu ditutup dengan ceramah oleh tokoh setempat.

"dengan adanya kegiatan pengajian rutin ini saya sangat senang karena bisa lebih mendalami ilmu agama islam dan bisa berkumpul dengan bapak bapak sekitar komplek", ujar syarif salah satu jama'ah masjid Al – Furqon".

"Allah SWT memilih Nabi Muhammad Saw menjadi Nabi dan Rasul terakhir bukan tanpa alasan, Sejak kecil hingga remaja Nabi Muhammad Saw memiliki sifat-sifat yang mulia diantaranya yaitu Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan), Fathonah (Cerdas), dan Tawadhu (rendah hati)".

Maka dari itu kita harus mencerminkan sifat-sifat Nabi Muhammad Saw, "Karena semua perbuatan Nabi itu adalah inspirasi".

acara pengajian rutin ini berlangsung hingga tengah malam, setelah kajian selesai, para jama'ah dapat menikmati hidangan yang telah disajikan oleh Dkm Masjid Al-Furqon, semoga acara pengajian rutin ini dapat memberi kita ilmu yang bermanfaat serta bisa menambah wawasan tentang keagamaan terutama kisah-kisah para Nabi dan para Sahabat-Nya.

Reporter : Fikrie Azka Maulana. KPI/3B

 

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos