Dakwahpos.com,Bandung—Jumat, 26 September 2026 Umat Islam diimbau untuk tidak menunda-nunda kesempatan dalam beramal saleh dan berbuat kebaikan di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari. Kesempatan untuk berbuat baik merupakan karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang hendaknya segera dimanfaatkan sebelum datangnya berbagai rintangan atau perubahan keadaan yang dapat menghalangi seseorang dari kebaikan tersebut.
Dalam ajaran Islam, Allah Subhanahu Wa Ta'ala memuji orang-orang yang memiliki keinginan kuat terhadap amal kebajikan dengan tidak berlambat-lambat ketika melihat peluang kebaikan. Mereka senantiasa bersegera agar amalan tersebut tidak kehilangan momentum dan waktunya. Hal ini sejalan dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala di dalam Al-Qur'an serta penafsiran para ulama mengenai pentingnya memanfaatkan setiap waktu untuk beramal saleh.
Sikap bersegera dalam berbuat baik dapat diterapkan melalui kebiasaan-kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya meliputi membantu orang tua tanpa diminta, menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama yang mengalami kesusahan, menjenguk kerabat yang sakit, serta tidak ragu untuk segera meminta maaf apabila melakukan kesalahan.
Selain tindakan sosial, kebaikan juga mencakup kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban dan menjaga etika bermasyarakat. Di antaranya adalah menunaikan salat tepat pada waktunya, mengembalikan barang pinjaman, melunasi utang atau kewajiban tepat waktu, menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, serta senantiasa menutup aib orang lain.
Menunda kebaikan memiliki risiko besar karena keadaan seseorang dapat berubah sewaktu-waktu. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga mengingatkan umatnya agar senantiasa bersegera melakukan amal kebaikan sebelum datangnya ujian atau fitnah yang dapat mengoyak keimanan seseorang.
Tidak ada komentar
Posting Komentar