Dakwahpos.com, Kuningan- Kegiatan Salat Jumat berlangsung dengan penyampaian khutbah yang mengajak jamaah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Khutbah tersebut menjelaskan bahwa takwa tidak hanya berkaitan dengan rasa takut kepada Allah SWT, tetapi juga dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Perintah Allah SWT dinilai mengandung kemaslahatan dan manfaat bagi kehidupan manusia.
Khutbah tersebut menjelaskan bahwa takwa tidak hanya berkaitan dengan rasa takut kepada Allah SWT, tetapi juga dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Perintah Allah SWT dinilai mengandung kemaslahatan dan manfaat bagi kehidupan manusia.
Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan bahwa takwa dapat menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan jamaah agar mempersiapkan diri untuk kehidupan di akhirat setelah kehidupan di dunia.
“Takwa adalah takut kepada Allah SWT yang Maha Agung, kemudian mengamalkan apa yang diperintahkan Allah SWT, serta rida atas apa yang diberikan Allah SWT,” ujar khatib dalam khutbah Jumat (18/09/2026).
Khatib juga menjelaskan makna takwa melalui beberapa sikap, yaitu tawaduk, qanaah, meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat, serta yakin kepada Allah SWT. Sikap tersebut diharapkan dapat diterapkan jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut khatib, tawaduk berarti rendah hati dan bukan rendah diri, sedangkan qanaah berarti menerima serta meridai pemberian Allah SWT. Selain itu, meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat dan menghindari sikap berlebih-lebihan menjadi bagian dari upaya menjaga ketakwaan.
Khatib menutup khutbah dengan mengajak jamaah untuk menjalankan agama dengan baik dan benar melalui keyakinan serta kesabaran kepada Allah SWT. Dengan ketakwaan tersebut, umat Islam diharapkan memperoleh rida Allah SWT.
Reporter: Aditya Putraa, KPI/3C

Tidak ada komentar
Posting Komentar