Tampilkan postingan dengan label Baiturrahmah Cinunuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baiturrahmah Cinunuk. Tampilkan semua postingan

Adab di Atas Ilmu: Pengajian Rutin Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk Padati Jemaah



Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk kembali menggelar pengajian rutin pada tanggal 27 November 2024 hari minggu. Dengan mengusung tema "Adab di Atas Ilmu", pengajian kali ini berhasil menarik minat puluhan jamaah.

Ustadz Masdudi dalam ceramahnya, menekankan pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyampaikan bahwa ilmu tanpa diimbangi dengan adab yang baik tidak akan membawa manfaat yang maksimal. "Ilmu tanpa adab bagaikan pedang di tangan orang gila," tegas Ustadz Masdudi.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam pengajian adalah tentang pentingnya adab terhadap orang tua, guru, dan sesama manusia. Ustadz masdudi juga menjelaskan bagaimana cara menerapkan adab dalam berbagai situasi, seperti saat berbicara, bergaul, dan berinteraksi dengan orang lain.

Ibu-ibu Masjid Jami baiturrahmah sangat semangat dalam mengikuti pengajian ini. "Saya berterima kasih kepada ustad yang telah memberikan pengetahuan baru, sehingga saya lebih sadar akan pentingnya memperbaiki akhlak."Ujar ibu yuni

Kegiatan ini berlangsung dengan hikmat dimulai dengan membaca doa bersama dan diakhiri dengan doa majelis. Para peserta mengikuti acara dari awal hingga akhir kegiatan dengan semangat baru. Tidak hanya itu informasi yang disampaikan ustad pun relevan dengan kebutuhan zaman sekarang.

Dengan adanya kegiatan ini semoga apa yang telah disampaikan dari penceramah bisa diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari. Dan semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi masjid-masjid lainnya.

Reporter: Shane Nabila Slavynovic KPI 3D




Masjid Jami Baiturrahmah Ajak Kaum Muda Mengaji Subuh, Makin Dekat dengan Al-Quran

 
 
Dakwahpos.com, Bandung masjid Jami baiturrahmah salah satu masjid tertua di daerah Cinunuk. Pada tanggal 27 Oktober 2024 masjid Jami baiturrahmah adakan program pengajian subuh khusus untuk kalangan remaja program ini bertujuan untuk mendekatkan generasi muda dengan Alquran serta meningkatkan kualitas ibadah.

Ketua DKM masjid Jami baiturrahmah mengungkapkan bahwa perbuatan ini terinspirasi dari keinginan untuk membangkitkan minat generasi muda terhadap Alquran."remaja adalah aset bangsa, dengan mengaji Alquran sejak dini diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkat mulia dan berilmu". Ujar masdudi

Pengajian subuh ini dilaksanakan setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 WIB . Materi yang disampaikan mulai dari tajwid tafsir hingga kisah-kisah inspirasi dari para sahabat nabi selain itu para remaja diajak untuk menghafal surat pendek.

"Saya merasa lebih dekat dengan Allah setelah mengikuti pengajian subuh selain itu ilmu yang saya dapatkan sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari". Ujar Zahra

Pengajian subuh di masjid Jami Baiturrahmah semakin meningkat dari waktu ke waktu, hal ini menunjukkan bahwa program ini sangat dibutuhkan oleh generasi muda. Pihak masjid berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin banyak remaja yang berpartisipasi.

Keberhasilan program ini semoga dapat menjadi contoh bagi masjid-masjid lain. Dengan demikian generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang Qur'ani dan berakhlak mulia.

Reporter : Shane Nabila Slavynovic KPI 3D




Jum'at Berkah, Masjid Baiturrahmah Cinunuk Sajikan Nasi Kotak Gratis Setelah Shalat Jum'at



Dakwahpos.com,Bandung  – Setelah melaksanakan salat Jumat pada tanggal 6 Desember 2024, Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk menggelar program "Jum'at Berkah" dengan membagikan nasi kotak gratis kepada jemaah dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi rezeki, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi di antara warga. 

Kegiatan pembagian nasi kotak gratis ini dimulai tepat setelah salat Jumat di mana jemaah yang hadir di masjid terlihat antusias menunggu pembagian. Melalui program Jumat berkah masjid ini secara rutin membagikan nasi kotak setiap minggunya. 

Ketua panitia Jumat berkah menjelaskan bahwa program ini bukan hanya sekedar pembagian makanan namun lebih dari itu ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial yang ingin kami tanamkan di tengah-tengah umat serta bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama jamaah. 

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari jemaah salah satu jemaah seorang mahasiswa mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini."saya sangat betulin pasti kepada pengurus masjid yang telah menyediakan nasi kotak gratis ini sangat membantu bagi saya untuk menghemat kebutuhan sehari-hari sebagai anak kos".Ujar Rizki

Kegiatan ini tidak hanya menarik perhatian jemaah masjid, tetapi juga masyarakat umum yang melintas di sekitar lokasi. Banyak dari mereka yang datang dengan harapan dapat menerima nasi kotak sebagai bentuk bantuan. Panitia pun memastikan bahwa semua orang yang hadir mendapatkan kesempatan untuk menikmati hidangan tersebut. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di antara para penerima nasi kotak.

Program Jumat berkah di masjid baiturrahmah di harapkan dapat menjadi contoh bagi masjid masjid lain untuk melakukan kegiatan serupa dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial,diharapkan juga masyarakat dapat lebih bersatu dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap Jumat sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih peduli satu sama lain.


Reporter: Shane Nabila Slavynovic KPI 3D


Masjid Jami Baiturrahmah Gelar Pengajian Rutin Ibu-Ibu Bahas 3 Keutamaan Agama Islam

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk mengadakan pengajian rutinan yang dihadiri ibu-ibu sekitar, Ustadzah umi menyampaikan hadits tentang 3 keutamaan agama islam, yang menekankan pentingnya iman, Islam dan ihsan sebagai pondasi kehidupan seorang muslim. Pengajian ini dilaksanakan setiap minggu tanggal (16-10-2024).

"Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu persaksian bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan" (HR Al-Bukhari dan Muslim). Beliau juga menjelaskan tentang Ihsan yaitu beribadah kepada Allah seolah-olah kita melihatnya karena meskipun kita tidak melihatnya namun Allah melihat kita,"Ujar Ustadzah umi.

Ustadzah juga menjelaskan bahwa iman adalah keyakinan yang kuat terhadap Allah SWT, para malaikat-Nya kitab-kitab-Nya rasul-rasul-Nya, hari akhir dan qada dan qadar. Islam adalah penyerahan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sedangkan Ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam beribadah, yaitu melakukan segala amal kebaikan dengan ikhlas semata-mata karena Allah. 

"Ketiga pilar ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Iman merupakan pondasi, Islam adalah jalan dan ihsan adalah tujuan akhir. Dalam mengamalkan ketiga pilar ini seorang muslim diharapkan dapat meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat."Ujar Ustadzah umi.

Para jemaah Masjid Jami Baiturrahmah dengan khidmat mendengarkan ceramah tersebut dan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Banyak dari jemaah yang mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang pentingnya menekankan iman, islam, dan ihsan sebagai pondasi kehidupan.

Melalui pengajian ini, diharapkan para jemaah dapat lebih meningkatkan kualitas iman dan memperbaiki diri dari sifat-sifat yang tercela, seperti kemunafikan. Pengajian diakhiri dengan membaca istighfar, asmaul husna, dan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah Swt dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Reporter: Shane Nabila Slavynovic KPI/3D 

Masjid Jami Baiturrahmah Gelar Pengajian Rutin Ibu-Ibu : 3 keutamaan agama Islam

DakwaHpos.com, Bandung - Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk mengadakan pengajian rutinan yang dihadiri ibu-ibu sekitar, Ustadzah umi menyampaikan hadits tentang 3 keutamaan agama islam, yang menekankan pentingnya iman, Islam dan ihsan sebagai pondasi kehidupan seorang muslim. Pengajian ini dilaksanakan setiap minggu tanggal (16-10-2024).
"Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu persaksian bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan" (HR Al-Bukhari dan Muslim). Beliau juga menjelaskan tentang Ihsan yaitu beribadah kepada Allah seolah-olah kita melihatnya karena meskipun kita tidak melihatnya namun Allah melihat kita,"Ujar Ustadzah umi.
 
Ustadzah juga menjelaskan bahwa iman adalah keyakinan yang kuat terhadap Allah SWT, para malaikat-Nya kitab-kitab-Nya rasul-rasul-Nya, hari akhir dan qada dan qadar. Islam adalah penyerahan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sedangkan Ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam beribadah, yaitu melakukan segala amal kebaikan dengan ikhlas semata-mata karena Allah. 
 
"Ketiga pilar ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Iman merupakan pondasi, Islam adalah jalan dan ihsan adalah tujuan akhir. Dalam mengamalkan ketiga pilar ini seorang muslim diharapkan dapat meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat."Ujar Ustadzah umi.
 
Para jemaah Masjid Jami Baiturrahmah dengan khidmat mendengarkan ceramah tersebut dan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Banyak dari jemaah yang mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang pentingnya menekankan iman, islam, dan ihsan sebagai pondasi kehidupan.
Melalui pengajian ini, diharapkan para jemaah dapat lebih meningkatkan kualitas iman dan memperbaiki diri dari sifat-sifat yang tercela, seperti kemunafikan. Pengajian diakhiri dengan membaca istighfar, asmaul husna, dan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah Swt dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
 
Reporter: Shane Nabila Slavynovic KPI/3D

Pengajian Baiturrahmah: Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah, Cinunuk, Bandung menggelar pengajian ibu-ibu yang dilaksanakan setiap minggunya, pada Minggu ( 06-10-2024 ) pengajian ini diisi oleh ustadzah Hj.Enong dengan mengambil tema "Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat"

Di Masjid Jami Baiturrahmah ini pengajian ini dihadiri sekitar 40 orang ibu-ibu dari warga sekitar. Narasumber pada pengajian ini adalah ustadzah Hj. Enong  yang dikenal dengan pembawaannya yang lugas dan mudah dipahami.

Dalam ceramahnya ustadzah menjelaskan bahwa kebahagiaan sejatinya bukanlah sesuatu yang instan atau bersifat sementara, melainkan sebuah kondisi batin yang berasal dari kedekatan dengan Allah SWT. Beberapa kunci kebahagiaan dunia akhirat diantaranya :
• memperkuat hubungan dengan Allah 
•menjaga silaturahmi 
•bersyukur atas nikmat Allah 
• beramal sholeh

Ustadzah juga mengajak para ibu-ibu untuk senantiasa memperkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah, doa, dzikir karena dengan itu dapat merasakan ketenangan batin, tidak hanya itu ustadzah juga mengajak ibu-ibu untuk menjaga silaturahmi dengan sesama manusia, bersyukur atas nikmat Allah yang diberikan, serta beramal saleh dengan melakukan kebaikan kepada sesama.

Saya sangat senang bisa menghadiri pengajian ini. Karna saya menjadi lebih paham tentang kunci kebahagiaan dunia dan akhirat. Insya Allah, saya akan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari dan juga mengajak anak cucu saya untuk melakukannya," ujar Ibu Maisuri.

Pengajian rutinan yang diadakan di Baiturrahmah ini sangat memberikan dampak positif bagi para jemaah. Dan tema yang dibawakan relevan dengan kebutuhan zaman. Saya berharap semoga ilmu yang didapat dari pengajian ini dapat bermanfaat bagi para jemaah.

Reporter: Shane Nabila Slavynovic KPI 3D

Pengajian Rutin Ibu-Ibu Di Masjid Jami Baiturrahmah: Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah, Cinunuk, Bandung menggelar pengajian ibu-ibu yang dilaksanakan setiap minggunya, pada Minggu ( 06-10-2024 ) pengajian ini diisi oleh ustadzah Hj.Enong dengan mengambil tema "Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat"Di Masjid Jami Baiturrahmah ini pengajian ini dihadiri sekitar 40 orang ibu-ibu dari warga sekitar. Narasumber pada pengajian ini adalah ustadzah Hj. Enong  yang dikenal dengan pembawaannya yang lugas dan mudah dipahami.
 
Dalam ceramahnya ustadzah menjelaskan bahwa kebahagiaan sejatinya bukanlah sesuatu yang instan atau bersifat sementara, melainkan sebuah kondisi batin yang berasal dari kedekatan dengan Allah SWT. Beberapa kunci kebahagiaan dunia akhirat diantaranya :memperkuat hubungan dengan Allah, menjaga silaturahmi, bersyukur atas nikmat Allah, dan beramal sholeh.
 
Ustadzah juga mengajak para ibu-ibu untuk senantiasa memperkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah, doa, dzikir karena dengan itu dapat merasakan ketenangan batin, tidak hanya itu ustadzah juga mengajak ibu-ibu untuk menjaga silaturahmi dengan sesama manusia, bersyukur atas nikmat Allah yang diberikan, serta beramal saleh dengan melakukan kebaikan kepada sesama.
 
Saya sangat senang bisa menghadiri pengajian ini. Karna saya menjadi lebih paham tentang kunci kebahagiaan dunia dan akhirat. Insya Allah, saya akan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari dan juga mengajak anak cucu saya untuk melakukannya," ujar Ibu Maisuri.
 
Pengajian rutinan yang diadakan di Baiturrahmah ini sangat memberikan dampak positif bagi para jemaah. Dan tema yang dibawakan relevan dengan kebutuhan zaman. Saya berharap semoga ilmu yang didapat dari pengajian ini dapat bermanfaat bagi para jemaah.
 
Reporter: Shane Nabila Slavynovic KPI 3D

Ibu-ibu Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk Gelar Rapat Bahas Menu Makanan dalam Peringatan Maulid Nabi

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, ibu-ibu jamaah Masjid Jami Baiturrahmah mengadakan rapat koordinasi. Pertemuan yang berlangsung pada Minggu (22-09-2024) ini bertujuan untuk membahas menu makanan yang akan disajikan dalam acara peringatan Maulid Nabi.

Dalam rapat tersebut, berbagai menu makanan diusulkan dan didiskusikan. Ibu-ibu pengurus sangat antusias dalam memberikan ide-ide kreatif untuk menyajikan hidangan yang lezat dan bernilai gizi. Selain itu, mereka juga membahas mengenai tata cara penyajian makanan.

"Kami ingin perayaan Maulid Nabi tahun ini terasa lebih istimewa. Selain melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, kami juga ingin menyuguhkan hidangan yang lezat dan beraneka ragam untuk seluruh jamaah," ujar Ibu Yuni.

Selain membahas menu utama, para ibu juga menyusun daftar bahan-bahan yang dibutuhkan, membagi tugas, serta menentukan jadwal memasak. Mereka berkomitmen untuk bekerja sama dengan baik agar acara Maulid Nabi dapat berjalan lancar dan sukses.

"Kami berharap dengan persiapan yang matang, acara Maulid Nabi tahun ini dapat menjadi moment yang berkesan bagi seluruh jamaah Masjid Baiturrahmah. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari peringatan Maulid Nabi dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW," ujar Ibu Maisuri.

Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, para ibu-ibu jamaah Masjid Baiturrahmah telah menunjukkan kepeduliannya terhadap peringatan Maulid Nabi. Semoga segala upaya yang mereka lakukan mendapatkan ridho Allah SWT.

Reporter : Shane Nabila Slavynovic KPI / 3D

Pengajian Rutin Masjid Jami Baiturrahmah: Menabunglah Untuk Berangkat Haji

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah yang berada di Kampung Cijambe Kecamatan Cinunuk mengadakan pengajian rutin yang dihadiri oleh ibu-ibu. Pengajian rutin ini dilakukan pada pukul 14:30 siang WIB hari Minggu (26/11/23). Setiap minggunya pihak Masjid Jami Baiturrahmah akan menghadirkan ustadz yang berasal dari luar kampung untuk memimpin pengajian rutin tersebut.

 

Agenda pengajian di  Hari Minggu mendengarkan tausiyah,membaca Qur'an Surat Yasin bersama-sama,serta melakukan tawassul untuk para kaum muslimin dan muslimat yang telah meninggal.Meski tidak banyak jamaah,namun pengajian berlanjalan lancar seperti biasanya. Pengajian diikuti oleh semua kalangan.bahkan,ibu-ibu yang telah lanjut usia tetap semangat dalam menimba ilmu,keterbatasan tidak menjadikan para ibu-ibu ini berdiam diri dalam menuntut ilmu.

 

"Pengajian ini,memberikan dampak positif,selain memberikan ilmu,juga untuk mempererat kedekatan antar jamaah ibu-ibu,mempererat hubungan antar tetangga" tutur Ibu Neni Kusbianingsih, salah satu warga yang mengikuti pengajian tersebut.

 

Dalam pengajian rutin ini juga terdapat ceramah yang akan disampaikan setelah kegiatan mengaji selesai, dan juga terdapat sesi tanya jawab. Hal ini membuat warga yang menghadiri pengajian rutin tersebut mendapat wawasan yang lebih luas mengenai agama islam. Banyak dari sebagian warga yang sangat terbantu oleh pengajian ini karna menurut DKM Jami Baiturrahmah, kurangnya wawasan tentang ke agamaan para penduduk asli di Desa Cinunuk ini.

 

Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A

Masjid Jami Baiturrahmah, Terbangun Berawal Dari Infaq Para Pendatang

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah yang beralamat di Kp Cijambe Rt 02/07 Kecamatan Cinunuk sudah di dirikan pada tahun 87 dengan berukuran sekitar 10x8 m. Masjid ini adalah wakaf dari seseorang, yang semua itu berawal dari seseorang yang mewakafkan tanah sekitar luasnya 30 tumbak.

 

Bapak Masdudi selaku Ketua DKM Jami Baiturrahmah saat ini mengatakan, bahwasanya pembangunan masjid ini dilakukan dari infaq masyarakat sekitar tetapi yang mengawali ialah dari para pendatang di karnakan para penduduk sekitar sangat susah sekali untuk berimfaq. Selain infaq dari masyarakat sekitar, pembangunan masjid ini juga dilakukan dengan meminta sumbangan dijalan dan mendapatkan hasil sekitar jutaan kemudian dikondisikan dengan keadaan keuangan dan juga menyusun planning pembuatan.

 

"Semua dana itu pure dari masyarakat, di awal hamper menghabiskan 600 jutaan kemudian peralihan dkm punya gerakan baru dan diperluas keatas dan saat Bapak Masdudi menjadi Ketua Dkm, masjid pun di keramik dan juga membuat wc dan sampai sekarang, jadi intinya masjid itu di buat dari masyarakat, dan untuk kemakmuran masyarakat" ujar Bapak Masdudi.

 

Mengapa dinamakan Masjid Jami ialah karna masjid ini masjid terbesar yang ada di desa cinunuk. Masjid ini telah di pake khutbah oleh 6 RT yang ada di desa Cinunuk sampai sekarang. Dan juga mempunyai Imam besar yang bernama Dr. Hj. Samsudin,.

 

Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A

 

Bapak Masdudi, Seorang Pendatang Yang Sangat Aktif Terhadap Mayarakat Desa Cinunuk

Dakwahpos.com, Bandung – Bapak Masdudi ialah DKM Jami Baiturrahmah yang ke-4 sesuai yang beliau katakan. Bapak Masdudi lahir di Kuningan pada tanggal 26 Februari 1971, dan sekarang menetap di Kp Cijambe Rt 02/07 Kecamatan Cinunuk. Iaseorang ASN dan juga menjadi dosen di IAIN Cirebon dan kebetulan semester depan akan pindah ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Fakultas Dakwah dan Komunikasi di karnakan sudah lama berada di Cirebon dari tahun 97 sampai saat ini. Ia menempuh pendidikan S1 di IAIN (dahulu) Sunan Gunung Djati Bandung di Jurusan Pendidikan Agama Islam.


"saya ngekos di dekat daerah cinunuk ini, selama ngekos kan aktif di masjid jadi ketika imam masjid  itu tidak ada bapak penggantinya, kemudian mengisi ceramah ibu-ibu, mengisi khutbah, dan kemudian lama-lama berkecimbung di dkm dan setelah menikah menjadi orang sini. Sebetulnya sebelum menikah sudah masuk ke kepengurusan dan setelah menikah menjadi sekretaris dkm dan 5 tahun kebelakang baru menjadi dkm" jelas Bapak Masdudi.


Uniknya Pergantian kepengerusan di masjid ini ialah tergantung selera masyarakat dan belum masuk ke peraturan yang ada di kua maupun Kemenag, ketua DKM pertama ialah Alm Bapak Muhataram (dosen uin) yang kedua Bapak Samsudin (dosen uin) yg ketiga Bapak Hj Didi , dan sekrang Bapak Masdudi.


Bapak Masdudi ialah seorang yang aktif, saat menjadi sekretaris dkm hanya beliau yang paling aktif saat itu, dari semua jadwal dan semua kepentingan yang bersangkutan dengan masyarakat maupun desa Ia yang mengatur. Dan dari situlah terpilihnya Bapak Masdudi menjadi Ketua DKM Jami Baiturrahmah karna keaktifannya dengan masyarakat sekitar. Faktanya semua ketua DKM yang pernah menjabat itu ialah seorang pendatang, bukan berasal dari kalangan masyarakat desa Cinunuk sendiri. Maka dari itu masyarakat desa Cinunuk bisa banyak memahami tentang agama oleh para pendatang.


"Figure untuk DKM itu sulit, dan disini berhadapan dengan bagaimana meluruskan aqidah, karna masi banyak keyakinan-keyakinan terhadap sesuatu yang ghaib yang harus diluruskan. Tetapi Alhamdulillah secara bertahap hal-hal seperti itu bias dikondisikan."ujarnya.


Dan yang namanya menjadi perhatian di masyrakat itu ialah tantangannya, Bapak Masdudi selalu menghadapi tantangan itu dengan hati-hati. Karna seperti itulah kehidupan di masyarakat itu, semakin banyak tantangan justru semakin tertantang untuk mendewasakan. Bapak Masdudi menjadi dosen dan mengajar mata kuliah Bimbingan Konseling, Psikologi, Studi al qur'an, Ia memberikan kata Inspiratif "Jadikanlah hidup itu sbg latihan di dalam memahami kedewasaan, semakin banyak masalah maka akan semakin dewasa dalam menyelesaikannya." Jelasnya.

Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A

 

 

Jaga Imunitas : Warga Desa Cinunuk Lakukan Senam Pagi di Halaman Masjid Baiturrahmah

Dakwahpos.com, Bandung – Ibu-ibu di Rt 05 Rw 010 Kecamatan Cinunuk, Kabupaten Bandung ini tengah asik bersenam ria pada pagi hari, Minggu (22/10/2023).

Kegiatan senam pagi ini rutin diselenggarakan setiap Minggu pagi dari pukul 08.00 - 09.00 WIB yang berlokasikan di halaman Masjid Jami Baiturrahmah.

Kegiatan senam ini sebenarnya merupakan program rutin yang dilakukan oleh ibu-ibu jamaat Masjid Jami Baiturrahmah "Kegiatan senam ini sempat vakum lantaran pandemi covid-19 dan baru diselenggarakan secara rutin kembali sejak dua bulan yang lalu," ujar ibu Marni.

"Teknis dalam pelaksanaan senam ini seperti senam pada umumnya yaitu berkumpul dan membuat barisan, menjaga jarak, berdoa, pemanasan, inti dan pendingin," tambahnya..

Tujuan dari kegiatan senam ini adalah menyehatkan warga sekitar dan kedepannya akan diadakan arahan keagamaan.

 "Saya senang setiap seminggu sekali bisa melemaskan otot-otot yang tegang, dan semoga senam pagi ini terus diadakan disini," ujar ibu Marsinah.
 


Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A

Mengisi Kekosongan Waktu, DKM Jami Baiturrahmah Adakan Tahsin Al Quran

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah, yang terletak di Kecamatan Cinunuk, menggelar program tahsin Al-Quran dengan tujuan utama meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran dan juga mengisi kekosongan waktu di kalangan bapak-bapak. Acara ini diselenggarakan pada Senin, (23/10/2023).

Program tahsin Al-Quran adalah langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Ini menjadi pondasi yang kokoh untuk memahami dengan lebih mendalam pesan-pesan Allah SWT. Selain itu, tadabbur, atau merenungkan ayat-ayat Al-Quran, membantu kita dalam memahami makna dan pesan yang tersembunyi di balik setiap kata yang tertera dalam Al-Quran.

DKM Jami Baiturrahmah, yang menjadi fasilitator dan pengajar dalam program Tahsin ini, menjelaskan, "Program tahsin Al-Quran ini bertujuan untuk membantu bapak-bapak meningkatkan kualitas membaca Al-Quran mereka dan juga memperdalam pemahaman mereka tentang pesan-pesan agama yang terkandung dalam Al-Quran."

Dalam program ini, bapak-bapak mendapatkan bimbingan dalam membaca dan memahami Al-Quran dengan benar. Materi pembelajaran meliputi tajwid (pengucapan yang benar), pemahaman makna ayat-ayat, serta penerapan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga memberikan kesempatan kepada bapak-bapak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam membahas ayat-ayat Al-Quran.

Semoga program tahsin Al-Quran ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperkuat ikatan bapak-bapak dengan Al-Quran. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang Al-Quran, diharapkan ibu-ibu dapat mengambil manfaat spiritual yang lebih besar dan menjadikannya pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A

Masjid Jami Baiturrahmah Gelar Kajian Agama Untuk Bapak-Bapak

Dakwahpos.com, Bandung – Mengikuti kajian itu perlu dan sangat penting untuk menjadikan sebuah gaya hidup masyarakat saat ini. Hal ini menjadi acuan bagi DKM Jami Baiturrahmah untuk selalu rutin mengadakan kajian agama seperti pada Senin ( 02/10 ) malam hari.

 

Salah satu warga yang mengikuti kajian menceritakan, kajian agama untuk bapak-bapak ini sudah di adakan sejak awal tahun 2022. Selain untuk mengaktifkan aktivitas masjid juga untuk menyambung silaturrahmi antar warga dan juga menambah wawasan keagamaan.

 

"alasan awal mengembangkan kajian ini, kebanyakan warga sekitar sini dari luar kota ataupun luar pulau, karena masih daerah wilayah kampus, jadi ingin menjaga nama kampung dan mengembangkan warga kampung juga. Juga menjadi salah satu wadah untuk saling mengenal dan menjalin silaturahmi hingga nantinya banyak hal positif yang dapat dilakukan" ujarnya.

 

Harapan untuk kedepannya, jamaah masjid meingkat jumlahnya dan juga sebagai panggung terhadap mahasiswa untuk mengabdi kepada warga. "seelumnya yang pertama itu dari segi jamaah, saya berharap jamaahnya meningkat jumlahnya. Kemudian, saya juga berharap ini bias menjadi panggung buat para mahasiswa untuk mengabdi di lingkungan, juga kedepannya mungkin untuk yang mengisi bukan hanya ustadz saja tetapi buat para mahasiswa yang mau kedepan untuk mengisi kajiannya, dengan sharing giu bentuknya." Ucapnya.


Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A

 

Masjid Jami Baiturrahmah Adakan Pengajian Ibu-Ibu Bahas Tajwid

Dakwahpos.com, Bandung –  Masjid Jami Baiturrahmah yang berada di Cinunuk mengadakan pembahasan tajwid rutin yang dihadiri oleh ibu-ibu. Kegiatan rutin ini dilakukan pada pukul 09:00 pagi WIB hari Senin (25/09/23).

Tujuan dari dilakukannya kegiatan rutin ini untuk memperdalam ilmu agama dan menjalin silaturahmi sesama warga.

"Pembahasan tajwid ini sangat bermanfaat sekali untuk warga terutama ibu-ibu seperti saya, dan saya pribadi sebelumnya tidak lancar membaca Al-Qur'an, juga tidak terlalu paham tajwid, tapi dengan mengikuti kegiatan ini sedikit demi sedikit saya sudah mulai lancar membaca Al-Qur'an dengan benar bahkan sesuai tajwid" tutur Ibu Fitri, salah satu warga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan rutin ini terdapat seseorang yang ditunjuk untuk memimpin jalannya kegiatan tersebut, ialah orang yang diakui mahir dalam Al-Qur'an, dan juga terdapat sesi tanya jawab. Hal ini membuat warga yang menghadiri pengajian rutin tersebut mendapat wawasan yang lebih luas mengenai agama islam.

"Sistem kegiatan disini itu setiap orang akan membacakan 10 ayat Al-Qur'an secara bergantian, dan apabila ada yang salah akan diperbaiki oleh ustadzahnya baik dari bacaannya, tajwidnya, dan lain-lain, setelah itu kita akan membacanya bersama-sama." ujarnya.

Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A

Meski Banyak Kesibukan, DKM Jami Baiturrahmah Cinunuk Sempatkan Pimpin Sholat Berjamaah

Dakwahpos.com, Bandung – Shalat berjamaah dipimpin oleh ketua DKM Jami Baiturrahmah Sabtu (23/09/2023).
Ketua DKM Jami Baiturrahmah, Bapak Masdudi. Sekaligus dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menyempatkan diri untuk shalat lima waktu di masjid Jami Baiturrahmah.

 Meskipun sibuk dengan profesi sebagai dosen, ia tetap melaksanakan ibadah shalat lima waktu di masjid ini." Shalat adalah panggilan Allah, olehnya kita sebagai umat muslim wajib hukumnya melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta'ala, maka dari itu sesibuk apapun saya, saya akan menyempatkan sholat berjamaah di Masjid Jami Baiturrahmah ini". Jelasnya saat diwawancarai dakwahpos.com. Sabtu (23/09/2023).

"Pak Masdudi rutin melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Jami Baiturrahmah, bahkan beliau pun sering memimpin untuk menjadi imam shalat berjamaah". Papar salah seorang jamaah masjid.

Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos