Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk kembali menggelar pengajian rutin pada tanggal 27 November 2024 hari minggu. Dengan mengusung tema "Adab di Atas Ilmu", pengajian kali ini berhasil menarik minat puluhan jamaah.
Adab di Atas Ilmu: Pengajian Rutin Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk Padati Jemaah
Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk kembali menggelar pengajian rutin pada tanggal 27 November 2024 hari minggu. Dengan mengusung tema "Adab di Atas Ilmu", pengajian kali ini berhasil menarik minat puluhan jamaah.
Masjid Jami Baiturrahmah Ajak Kaum Muda Mengaji Subuh, Makin Dekat dengan Al-Quran
Jum'at Berkah, Masjid Baiturrahmah Cinunuk Sajikan Nasi Kotak Gratis Setelah Shalat Jum'at
Dakwahpos.com,Bandung – Setelah melaksanakan salat Jumat pada tanggal 6 Desember 2024, Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk menggelar program "Jum'at Berkah" dengan membagikan nasi kotak gratis kepada jemaah dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi rezeki, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi di antara warga.
Masjid Jami Baiturrahmah Gelar Pengajian Rutin Ibu-Ibu Bahas 3 Keutamaan Agama Islam
Masjid Jami Baiturrahmah Gelar Pengajian Rutin Ibu-Ibu : 3 keutamaan agama Islam
Pengajian Baiturrahmah: Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat
Pengajian Rutin Ibu-Ibu Di Masjid Jami Baiturrahmah: Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat
Ibu-ibu Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk Gelar Rapat Bahas Menu Makanan dalam Peringatan Maulid Nabi
Pengajian Rutin Masjid Jami Baiturrahmah: Menabunglah Untuk Berangkat Haji
Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah yang berada di Kampung Cijambe Kecamatan Cinunuk mengadakan pengajian rutin yang dihadiri oleh ibu-ibu. Pengajian rutin ini dilakukan pada pukul 14:30 siang WIB hari Minggu (26/11/23). Setiap minggunya pihak Masjid Jami Baiturrahmah akan menghadirkan ustadz yang berasal dari luar kampung untuk memimpin pengajian rutin tersebut.
Agenda pengajian di Hari Minggu mendengarkan tausiyah,membaca Qur'an Surat Yasin bersama-sama,serta melakukan tawassul untuk para kaum muslimin dan muslimat yang telah meninggal.Meski tidak banyak jamaah,namun pengajian berlanjalan lancar seperti biasanya. Pengajian diikuti oleh semua kalangan.bahkan,ibu-ibu yang telah lanjut usia tetap semangat dalam menimba ilmu,keterbatasan tidak menjadikan para ibu-ibu ini berdiam diri dalam menuntut ilmu.
"Pengajian ini,memberikan dampak positif,selain memberikan ilmu,juga untuk mempererat kedekatan antar jamaah ibu-ibu,mempererat hubungan antar tetangga" tutur Ibu Neni Kusbianingsih, salah satu warga yang mengikuti pengajian tersebut.
Dalam pengajian rutin ini juga terdapat ceramah yang akan disampaikan setelah kegiatan mengaji selesai, dan juga terdapat sesi tanya jawab. Hal ini membuat warga yang menghadiri pengajian rutin tersebut mendapat wawasan yang lebih luas mengenai agama islam. Banyak dari sebagian warga yang sangat terbantu oleh pengajian ini karna menurut DKM Jami Baiturrahmah, kurangnya wawasan tentang ke agamaan para penduduk asli di Desa Cinunuk ini.
Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Masjid Jami Baiturrahmah, Terbangun Berawal Dari Infaq Para Pendatang
Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Baiturrahmah yang beralamat di Kp Cijambe Rt 02/07 Kecamatan Cinunuk sudah di dirikan pada tahun 87 dengan berukuran sekitar 10x8 m. Masjid ini adalah wakaf dari seseorang, yang semua itu berawal dari seseorang yang mewakafkan tanah sekitar luasnya 30 tumbak.
Bapak Masdudi selaku Ketua DKM Jami Baiturrahmah saat ini mengatakan, bahwasanya pembangunan masjid ini dilakukan dari infaq masyarakat sekitar tetapi yang mengawali ialah dari para pendatang di karnakan para penduduk sekitar sangat susah sekali untuk berimfaq. Selain infaq dari masyarakat sekitar, pembangunan masjid ini juga dilakukan dengan meminta sumbangan dijalan dan mendapatkan hasil sekitar jutaan kemudian dikondisikan dengan keadaan keuangan dan juga menyusun planning pembuatan.
"Semua dana itu pure dari masyarakat, di awal hamper menghabiskan 600 jutaan kemudian peralihan dkm punya gerakan baru dan diperluas keatas dan saat Bapak Masdudi menjadi Ketua Dkm, masjid pun di keramik dan juga membuat wc dan sampai sekarang, jadi intinya masjid itu di buat dari masyarakat, dan untuk kemakmuran masyarakat" ujar Bapak Masdudi.
Mengapa dinamakan Masjid Jami ialah karna masjid ini masjid terbesar yang ada di desa cinunuk. Masjid ini telah di pake khutbah oleh 6 RT yang ada di desa Cinunuk sampai sekarang. Dan juga mempunyai Imam besar yang bernama Dr. Hj. Samsudin,.
Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Bapak Masdudi, Seorang Pendatang Yang Sangat Aktif Terhadap Mayarakat Desa Cinunuk
Dakwahpos.com, Bandung – Bapak Masdudi ialah DKM Jami Baiturrahmah yang ke-4 sesuai yang beliau katakan. Bapak Masdudi lahir di Kuningan pada tanggal 26 Februari 1971, dan sekarang menetap di Kp Cijambe Rt 02/07 Kecamatan Cinunuk. Iaseorang ASN dan juga menjadi dosen di IAIN Cirebon dan kebetulan semester depan akan pindah ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Fakultas Dakwah dan Komunikasi di karnakan sudah lama berada di Cirebon dari tahun 97 sampai saat ini. Ia menempuh pendidikan S1 di IAIN (dahulu) Sunan Gunung Djati Bandung di Jurusan Pendidikan Agama Islam.
"saya ngekos di dekat daerah cinunuk ini, selama ngekos kan aktif di masjid jadi ketika imam masjid itu tidak ada bapak penggantinya, kemudian mengisi ceramah ibu-ibu, mengisi khutbah, dan kemudian lama-lama berkecimbung di dkm dan setelah menikah menjadi orang sini. Sebetulnya sebelum menikah sudah masuk ke kepengurusan dan setelah menikah menjadi sekretaris dkm dan 5 tahun kebelakang baru menjadi dkm" jelas Bapak Masdudi.
Uniknya Pergantian kepengerusan di masjid ini ialah tergantung selera masyarakat dan belum masuk ke peraturan yang ada di kua maupun Kemenag, ketua DKM pertama ialah Alm Bapak Muhataram (dosen uin) yang kedua Bapak Samsudin (dosen uin) yg ketiga Bapak Hj Didi , dan sekrang Bapak Masdudi.
Bapak Masdudi ialah seorang yang aktif, saat menjadi sekretaris dkm hanya beliau yang paling aktif saat itu, dari semua jadwal dan semua kepentingan yang bersangkutan dengan masyarakat maupun desa Ia yang mengatur. Dan dari situlah terpilihnya Bapak Masdudi menjadi Ketua DKM Jami Baiturrahmah karna keaktifannya dengan masyarakat sekitar. Faktanya semua ketua DKM yang pernah menjabat itu ialah seorang pendatang, bukan berasal dari kalangan masyarakat desa Cinunuk sendiri. Maka dari itu masyarakat desa Cinunuk bisa banyak memahami tentang agama oleh para pendatang.
"Figure untuk DKM itu sulit, dan disini berhadapan dengan bagaimana meluruskan aqidah, karna masi banyak keyakinan-keyakinan terhadap sesuatu yang ghaib yang harus diluruskan. Tetapi Alhamdulillah secara bertahap hal-hal seperti itu bias dikondisikan."ujarnya.
Dan yang namanya menjadi perhatian di masyrakat itu ialah tantangannya, Bapak Masdudi selalu menghadapi tantangan itu dengan hati-hati. Karna seperti itulah kehidupan di masyarakat itu, semakin banyak tantangan justru semakin tertantang untuk mendewasakan. Bapak Masdudi menjadi dosen dan mengajar mata kuliah Bimbingan Konseling, Psikologi, Studi al qur'an, Ia memberikan kata Inspiratif "Jadikanlah hidup itu sbg latihan di dalam memahami kedewasaan, semakin banyak masalah maka akan semakin dewasa dalam menyelesaikannya." Jelasnya.
Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Jaga Imunitas : Warga Desa Cinunuk Lakukan Senam Pagi di Halaman Masjid Baiturrahmah
Kegiatan senam pagi ini rutin diselenggarakan setiap Minggu pagi dari pukul 08.00 - 09.00 WIB yang berlokasikan di halaman Masjid Jami Baiturrahmah.
Kegiatan senam ini sebenarnya merupakan program rutin yang dilakukan oleh ibu-ibu jamaat Masjid Jami Baiturrahmah "Kegiatan senam ini sempat vakum lantaran pandemi covid-19 dan baru diselenggarakan secara rutin kembali sejak dua bulan yang lalu," ujar ibu Marni.
"Teknis dalam pelaksanaan senam ini seperti senam pada umumnya yaitu berkumpul dan membuat barisan, menjaga jarak, berdoa, pemanasan, inti dan pendingin," tambahnya..
Tujuan dari kegiatan senam ini adalah menyehatkan warga sekitar dan kedepannya akan diadakan arahan keagamaan.
"Saya senang setiap seminggu sekali bisa melemaskan otot-otot yang tegang, dan semoga senam pagi ini terus diadakan disini," ujar ibu Marsinah.
Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Mengisi Kekosongan Waktu, DKM Jami Baiturrahmah Adakan Tahsin Al Quran
Program tahsin Al-Quran adalah langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Ini menjadi pondasi yang kokoh untuk memahami dengan lebih mendalam pesan-pesan Allah SWT. Selain itu, tadabbur, atau merenungkan ayat-ayat Al-Quran, membantu kita dalam memahami makna dan pesan yang tersembunyi di balik setiap kata yang tertera dalam Al-Quran.
DKM Jami Baiturrahmah, yang menjadi fasilitator dan pengajar dalam program Tahsin ini, menjelaskan, "Program tahsin Al-Quran ini bertujuan untuk membantu bapak-bapak meningkatkan kualitas membaca Al-Quran mereka dan juga memperdalam pemahaman mereka tentang pesan-pesan agama yang terkandung dalam Al-Quran."
Dalam program ini, bapak-bapak mendapatkan bimbingan dalam membaca dan memahami Al-Quran dengan benar. Materi pembelajaran meliputi tajwid (pengucapan yang benar), pemahaman makna ayat-ayat, serta penerapan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga memberikan kesempatan kepada bapak-bapak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam membahas ayat-ayat Al-Quran.
Semoga program tahsin Al-Quran ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperkuat ikatan bapak-bapak dengan Al-Quran. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang Al-Quran, diharapkan ibu-ibu dapat mengambil manfaat spiritual yang lebih besar dan menjadikannya pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Masjid Jami Baiturrahmah Gelar Kajian Agama Untuk Bapak-Bapak
Dakwahpos.com, Bandung – Mengikuti kajian itu perlu dan sangat penting untuk menjadikan sebuah gaya hidup masyarakat saat ini. Hal ini menjadi acuan bagi DKM Jami Baiturrahmah untuk selalu rutin mengadakan kajian agama seperti pada Senin ( 02/10 ) malam hari.
Salah satu warga yang mengikuti kajian menceritakan, kajian agama untuk bapak-bapak ini sudah di adakan sejak awal tahun 2022. Selain untuk mengaktifkan aktivitas masjid juga untuk menyambung silaturrahmi antar warga dan juga menambah wawasan keagamaan.
"alasan awal mengembangkan kajian ini, kebanyakan warga sekitar sini dari luar kota ataupun luar pulau, karena masih daerah wilayah kampus, jadi ingin menjaga nama kampung dan mengembangkan warga kampung juga. Juga menjadi salah satu wadah untuk saling mengenal dan menjalin silaturahmi hingga nantinya banyak hal positif yang dapat dilakukan" ujarnya.
Harapan untuk kedepannya, jamaah masjid meingkat jumlahnya dan juga sebagai panggung terhadap mahasiswa untuk mengabdi kepada warga. "seelumnya yang pertama itu dari segi jamaah, saya berharap jamaahnya meningkat jumlahnya. Kemudian, saya juga berharap ini bias menjadi panggung buat para mahasiswa untuk mengabdi di lingkungan, juga kedepannya mungkin untuk yang mengisi bukan hanya ustadz saja tetapi buat para mahasiswa yang mau kedepan untuk mengisi kajiannya, dengan sharing giu bentuknya." Ucapnya.
Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Masjid Jami Baiturrahmah Adakan Pengajian Ibu-Ibu Bahas Tajwid
Tujuan dari dilakukannya kegiatan rutin ini untuk memperdalam ilmu agama dan menjalin silaturahmi sesama warga.
"Pembahasan tajwid ini sangat bermanfaat sekali untuk warga terutama ibu-ibu seperti saya, dan saya pribadi sebelumnya tidak lancar membaca Al-Qur'an, juga tidak terlalu paham tajwid, tapi dengan mengikuti kegiatan ini sedikit demi sedikit saya sudah mulai lancar membaca Al-Qur'an dengan benar bahkan sesuai tajwid" tutur Ibu Fitri, salah satu warga yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan rutin ini terdapat seseorang yang ditunjuk untuk memimpin jalannya kegiatan tersebut, ialah orang yang diakui mahir dalam Al-Qur'an, dan juga terdapat sesi tanya jawab. Hal ini membuat warga yang menghadiri pengajian rutin tersebut mendapat wawasan yang lebih luas mengenai agama islam.
"Sistem kegiatan disini itu setiap orang akan membacakan 10 ayat Al-Qur'an secara bergantian, dan apabila ada yang salah akan diperbaiki oleh ustadzahnya baik dari bacaannya, tajwidnya, dan lain-lain, setelah itu kita akan membacanya bersama-sama." ujarnya.
Reporter : Aini Rizki Fajriyah KPI 3A
Meski Banyak Kesibukan, DKM Jami Baiturrahmah Cinunuk Sempatkan Pimpin Sholat Berjamaah
Ketua DKM Jami Baiturrahmah, Bapak Masdudi. Sekaligus dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menyempatkan diri untuk shalat lima waktu di masjid Jami Baiturrahmah.
Meskipun sibuk dengan profesi sebagai dosen, ia tetap melaksanakan ibadah shalat lima waktu di masjid ini." Shalat adalah panggilan Allah, olehnya kita sebagai umat muslim wajib hukumnya melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta'ala, maka dari itu sesibuk apapun saya, saya akan menyempatkan sholat berjamaah di Masjid Jami Baiturrahmah ini". Jelasnya saat diwawancarai dakwahpos.com. Sabtu (23/09/2023).
"Pak Masdudi rutin melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Jami Baiturrahmah, bahkan beliau pun sering memimpin untuk menjadi imam shalat berjamaah". Papar salah seorang jamaah masjid.
Reporter: Aini Rizki Fajriyah KPI 3A