Dakwahpos.com, Bandung- Khatib Jumat di Masjid Al-Munawwarah Gedebage menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya berbakti kepada orang tua saat menyampaikan khotbah, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ibadah mingguan tersebut diikuti oleh jamaah setempat dengan penuh khidmat.
Dalam pemaparannya, khatib menegaskan bahwa tujuan utama penciptaan jin dan manusia di dunia semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Beliau mengimbau jamaah agar senantiasa menjaga kewajiban sholat dan menjauhi perbuatan musyrik.
Khatib menjelaskan bahwa kebaikan ibadah ritual dan sedekah seseorang tidak akan diterima oleh Allah SWT apabila ia pernah menyakiti hati kedua orang tuanya. Ridha Allah SWT sangat bergantung pada ridha orang tua, begitu pula dengan murka-Nya.
Penceramah tersebut mengutip pernyataan bahwa Allah tidak akan menerima amal ibadah seorang anak yang telah membuat orang tuanya meneteskan air mata karena rasa sakit hati. Beliau menegaskan bahwa penderitaan batin orang tua akibat perkataan atau perbuatan anak menjadi penghalang utama diterimanya kebaikan.
"Pek pemule indung rama urang nu aya keneh, bungahkeun sakamampuan urang," ujar khatib dalam bahasa Sunda saat mengajak jamaah untuk membahagiakan orang tua yang masih hidup. Beliau menambahkan, "Urang pantesan saukur sedih, ayana bungah ngabungahkeun kanu janten indung rama, palih urang angkat ka kuburan ningali tutunggulna."
Khatib turut mengingatkan bahwa kehidupan di alam dunya hanyalah bersifat sementara jika dibandingkan dengan kehidupan akhirat yang kekal. Oleh karena itu, memuliakan orang tua menjadi kunci utama agar seluruh amal ibadah di dunia tidak menjadi sia-sia.
Mengakhiri khotbahnya, khatib mengajak seluruh jamaah untuk terus berharap kepada Allah SWT agar diberikan akhir kehidupan yang baik. Beliau memanjatkan doa agar setiap hamba diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
Repoter: Muhammad Zakky Al Khoeri, KPI/3C
