Tampilkan postingan dengan label Al-Marbi Cibiru Wetan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Marbi Cibiru Wetan. Tampilkan semua postingan

Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan Tawarkan Kajian dengan Fasilitas Lengkap

 
Dakwahpos.com, Bandung- Nikmati pengalaman kajian yang berbeda di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan. Dengan fasilitas lengkap seperti air minum, permen, buletin Kaffah, dan daftar hadir, kajian disini dijamin membuat jemaah betah dan mendapatkan banyak manfaat. Selain itu, materi kajian yang disampaikan oleh ustazah-ustazah yang kompeten akan menambah wawasan dan pengetahuan jemaah, selasa 03/12/2024.
Setiap hari Selasa setelah salat Zuhur, Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan, menjadi pusat kajian bagi masyarakat sekitar. Dengan tema yang beragam dan disampaikan oleh ustazah-ustazah yang kompeten di bidangnya, kajian ini selalu dinantikan. Untuk menambah kenyamanan jemaah, panitia menyediakan fasilitas seperti air minum, permen, dan buletin Kaffah yang berisi artikel-artikel islami. Selain itu, daftar hadir juga disediakan untuk memudahkan pendataan jemaah.
Menurut Ketua Majelis Taklim Al-Marbi Cibiru Wetan, berbagai fasilitas yang disediakan dalam kajian rutin masjid ini memiliki peran yang sangat penting. Beliau mengungkapkan bahwa air minum dan permen bertujuan untuk menjaga stamina jemaah selama mengikuti kajian, sedangkan buletin Kaffah berfungsi untuk menambah wawasan dan pengetahuan di luar materi yang disampaikan dalam ceramah. Lebih jauh, beliau menjelaskan bahwa daftar hadir yang disediakan memiliki tujuan untuk mendata jemaah dan mempermudah komunikasi terkait kegiatan-kegiatan masjid di masa mendatang.
Ketua Majelis Taklim Al-Marbi Cibiru Wetan mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam kajian rutin. Beliau menyampaikan ``mari kita bersama-sama memperkaya ilmu agama dan mempererat ukhuwah islamiyah. Dengan kajian yang berkualitas dan fasilitas yang lengkap, kami yakin kajian di Masjid Al-Marbi akan menjadi pengalaman yang berharga bagi kita semua``, ujar ketua Majelis Taklim Al-Marbi Cibiru Wetan.
Keberhasilan kajian rutin di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan tidak lepas dari peran aktif panitia dan seluruh jemaah. Panitia bekerja keras dalam mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan, mulai dari pemilihan tema, undangan pemateri, hingga penyediaan fasilitas. Sementara itu, jemaah berperan aktif dengan datang tepat waktu, mengikuti kajian dengan khusyuk, dan menjaga kebersihan lingkungan masjid. Kolaborasi yang baik antara panitia dan jemaah inilah yang membuat kajian ini semakin berkualitas dan bermanfaat. Secara keseluruhan, fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar dan beribadah, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Islam.
Reporter Shakira Putri Anisa, KPI 3/A

Pengajian Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan: Ibu Cerdas Jauhkan Generasi dari Miras



Dakwahpos.com, Bandung-Ajaran agama kembali ditekankan dalam upaya mencegah penyalah gunaan miras. Pengajian di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan mengingatkan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak sejak dini yang diselenggarakan pada Selasa (19/11/2024).

Ustazah Irma Faryanti, seorang tokoh agama setempat, menjadi pembicara utama dalam pengajian yang digelar di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan dengan tema "Ibu Cerdas Jauhkan Generasi dari Miras", jemaah mengikuti acara ini dengan antusias. Ustazah Irma Faryanti menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai agama sejak dini sebagai benteng pertahanan anak dari pengaruh buruk minuman keras. Selain ceramah, jemaah juga mengikuti diskusi untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama. 

Motivasi ustazah ini dalam memilih tema tersebut mengatakan "Berawal dari keprihatinan saya terhadap generasi saat ini bahwasannya mereka itu tidak sedikit yang terpengaruh atau menjadi korban dari peredaran minuman keras karena memang mereka boleh dikatakan sebagai objek ini yang pembuatan produksinya tidak berhenti walaupun banyak kasus yang tertangkap tapi tidak pernah berkurang karena memang dari sisi penyelesaian pun boleh dikatakan setengah hati tidak ada keseriusan disana sementara seorang ibu berharap dari anaknya itu mereka akan menjadi generasi yang bermanfaat di masa depan kalau misal anaknya terpengaruh oleh hal-hal kemaksiatan seperti itu termasuk minuman keras, pergaulan bebas, atau narkoba mau menjadi seperti apa generasi jadi, saya ingin mengingatkan saudara-saudara saya melalui materi ini bahwasannya mereka sebagai ibu mulai mendekap buah hatinya dan tidak ada yang bisa dilakukan selain  mengawasi anak-anak kita supaya tidak terpengaruh kepada perbuatan yang tidak baik berarti dari kita sebagai posisi orang tua harus punya bekal untuk itu," ujar Ustazah Irma Faryanti. 

Ustazah Irma berpesan kepada para ibu alangkah lebih baiknya fokus terhadap anak-anak karena anak itu adalah titipan dan amanah dari Allah Swt yang harus dijaga baik-baik yang tidak cukup dipenuhi  berupa materi saja atau uang sementara pergaulannya tidak diawasi, tidak dibekali juga dengan ilmu-ilmu Islamnya jauh dari agamanya nanti itu yang bisa menjerumuskan mereka jadi, sebagai orang tua harus melakukan pencegahan terhadap anak dalam kemaksiatan karena menurutnya ketika orang tua sudah diberi amanah untuk menjaga hingga mendidik seorang anak nanti akan dipertanggung jawabkan di akhirat.

Acara ini tidak hanya menyajikan materi tentang bahaya miras, tetapi juga memberikan bekal keterampilan parenting yang praktis. Dengan pendekatan yang santai dan interaktif, para jemaah merasa lebih termotivasi untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter Shakira Putri Anisa, KPI 3/A

Perempuan Haid Kini Bisa Ikut Pengajian dengan Nyaman di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan



Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Marbi Cibiru Wetan menyediakan fasilitas khusus bagi perempuan haid. Di teras Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan telah disiapkan ruang khusus yang nyaman bagi para jemaah yang sedang haid untuk mengikuti pengajian yang berada di luar ruang. Dilengkapi dengan karpet dan sirkulasi udara yang baik, sehingga para jemaah dapat merasa tenang dan fokus dalam mengikuti kajian.

Selama ini, banyak jemaah yang merasa kesulitan untuk mengikuti pengajian saat sedang haid karena adanya batasan-batasan tertentu. Namun, Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan memberikan solusi atas permasalahan tersebut dengan menyediakan ruang khusus yang bersih dan nyaman. Langkah ini diharapkan dapat menghapus stigma negatif dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua umat untuk belajar agama.
 
Ketua majelis putri mengatakan bahwa wanita haid itu harus tetap mendapatkan ilmu meskipun mereka sedang berhalangan dan Rosul juga pernah berkata bahwa asal tidak melewati batas suci. Kalau diluar masjid ini kan masih umum jadi, in Syaa Allah meski mereka sedang berhalangan mereka tetap mendapatkan ilmu yang mereka dapatkan.
 
"Alasannya berawal dari keresahan justru itu ya teh, karena kan sebagai perempuan perlu mencari ilmu dan untuk mencari ilmu agama biasanya masjid menjadi tempat tujuan sayangnya mungkin untuk beberapa pendapat ada yang mengharamkan untuk masuk ke masjid yang sedang haid dan sedangkan yang haid tidak bisa ditunda untuk seorang perempuan jadi, memfasilitasi para jemaah kita yang sedang haid atau bawa anak kecil biar tetap dapat ilmu meski sedang halangan", ujar salah satu jemaah.

Pandangan dari jemaah mengenai hal ini yaitu dari awal mereka datang ke majelis taklim dibuka mempunyai respon yang positif dan mereka pun selalu memotivasi untuk selalu mengajak yang sedang haid itu tidak bermasalah untuk ikut pengajian ini karena sudah disediakan secara khusus bahkan ini menjadi sebuah  pemicu untuk para jemaah  bisa datang ke kajian ini.

Dengan adanya fasilitas khusus ini, diharapkan semakin banyak perempuan tetap aktif dalam kegiatan keagamaan meski sedang haid. Langkah inovatif Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para jemaah,  tetapi juga menjadi contoh baik bagi masjid-masjid lainnya untuk lebih inklusif dan mengakomodasi kebutuhan umat.

Reporter: Shakira Putri Anisa, KPI/3A

Pengajian Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan: Dapatkan Rido Allah dalam Sebutir Kurma



Dakwahpos.com, Bandung - Siapa sangka, sebutir kurma menyimpan rahasia besar untuk meraih rido Allah? Dalam sebuah pengajian yang digelar di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan, para jemaah dibuat takjub dengan penjelasan mendalam mengenai keutamaan buah yang kerap dianggap sederhana ini. Ustazah Atikah mengungkap rahasia di balik kurma yang mampu membawa seseorang lebih dekat kepada Sang Pencipta, yang diselenggarakan setiap hari selasa setelah salat Zuhur pada tanggal 05/11/2024.

Dalam acara tersebut, Ustazah Atikah tidak hanya menyampaikan hadis-hadis tentang keutamaan kurma, tetapi juga menghubungkannya dengan pengalaman pribadi dan kisah inspiratif. Siapa sangka, buah yang sering kita konsumsi saat berbuka puasa menyimpan rahasia besar untuk meraih rido Allah. Penjelasan beliau yang lugas dan mudah dipahami membuat para jemaah terkesima. Ini menunjukkan bahwa setiap nikmat yang Allah berikan memiliki makna spiritual yang mendalam. Dengan memahami keutamaan kurma, kita diajak untuk lebih bersyukur dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Alasan mengapa beliau memilih tema ini adalah 'karena keterkaitan dengan aktifitas kehidupan.

"Kita di dalam suatu perbuatan yang hendaknya seorang muslim ketika kita berbuat itu disandarkan kepada hukum-hukum Islam. Nah inilah yang memotivasi saya. Selain itu juga, agar jemaah juga memahami bahwasannya apa yang diperbuatnya itu harus sesuai hukum Islam kalau mereka belum paham terhadap hukum Islam berarti jemaah harus mencarinya dengan cara tholabul ilmi (mencari ilmu)'', ujar Ustazah Atikah.

Ceramah yang disampaikan oleh Ustazah Atikah di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan telah menggugah hati para jemaah. Beliau berhasil menyampaikan pesan bahwa dalam setiap nikmat Allah, termasuk sebutir kurma, terdapat hikmah yang luar biasa. Para jemaah merasa terinspirasi untuk lebih memperhatikan kualitas makanan yang mereka konsumsi dan berusaha untuk selalu bersyukur.

Dalam ceramahnya, Ustazah Atikah berharap dalam pengajian ini semoga apa yang sudah didapatkan oleh  jemaah yang sifatnya bisa diaplikasikan oleh diri sendiri berarti segera aplikasikan sendiri dalam kehidupannya karena hukum Islam ada yang diterapkannya untuk sendiri ada juga yang jemaah, terlebih ada yang harusnya oleh negara juga. Misalnya, salat lima waktu yang harusnya dilakukan karena itu bersifat individu atau menghindari perbuatan-perbuatan yang Allah larang seperti berzina, mencuri dan lain sebagainya. 

Dengan demikian, pengajian yang digelar di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan telah memberikan pencerahan bagi kita semua tentang keutamaan buah kurma. Mari kita jadikan ilmu ini sebagai motivasi untuk lebih bersyukur atas nikmat Allah dan senantiasa berusaha untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Reporter: Shakira Putri Anisa, KPI 3/A

Tak Tergoyahkan oleh Waktu, Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan Konsisten Bertawasul Kepada Nabi Muhammad SAW



Dakwahpos.com, Bandung- Tak Tergoyahkan oleh Waktu, Masjid Al-Marbi  Cibiru Wetan terus menjadi saksi bisu keteguhan umat dalam menjaga tradisi bertawasul kepada nabi Muhammad Saw. Meski zaman terus berubah, masjid ini konsisten menjadi pusat kegiatan keagamaan yang khas. 

Setiap malam Jumat, lantunan salawat menggema, mengajak jemaah larut dalam khusyuknya doa dan harapan, meneguhkan hubungan spiritual dengan Sang Rasul. Tradisi yang tak lekang oleh modernitas ini menggambarkan komitmen masyarakat setempat dalam melestarikan warisan agama dan budaya yang diselenggarakan setiap setelah salat Isya pada malam Jumat tanggal 17/10/2024.

Di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan, jemaah secara rutin melaksanakan praktik bertawasul sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini melibatkan pembacaan salawat, doa, dan zikir, dengan harapan dapat mendekatkan diri kepada nabi Muhammad Saw.

DKM Al-Marbi Cibiru Wetan mengatakan jemaah masjid Al-Marbi begitu gigih dalam menjaga tradisi bertawasul karena mereka percaya bahwa dengan meneladani akhlak nabi Muhammad Saw, hidup akan menjadi lebih berkah. Sejak masjid ini didirikan, kegiatan bertawasul telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan jemaah. Meskipun pernah menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan zaman dan mobilitas penduduk, semangat mereka tidak pernah luntur. 

''Keistiqomahan Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan dalam bertawasul kepada nabi Muhammad Saw adalah bukti nyata bahwa agama dapat menjadi sumber kekuatan dan inspirasi. Lantas, apa yang dapat kita lakukan? Mari kita belajar dari semangat mereka dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah, kita dapat menjadi generasi yang lebih baik. Mari kita dukung terus kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh masjid ini'', ujar DKM Al-Marbi.

Reporter Shakira Putri Anisa, KPI 3/A

DKM Al-Marbi Cibiru Wetan Adakan Kajian Keputrian



Dakwahpos.com, Bandung-Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan kembali mengadakan kajian rutin khusus untuk perempuan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para muslimah  untuk memperdalam ilmu agama, berbagi pengalaman, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Tema kajian yang beragam dan menarik selalu dinantikan para jemaah yang diselenggarakan pada tanggal 15/10/2024.

Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan secara rutin mengadakan kajian khusus untuk perempuan setiap hari selasa setelah salat Zuhur. ''Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para jemaah dengan ilmu agama yang mendalam, meningkatkan pemahaman tentang peran perempuan dalam Islam, serta membentuk karakter yang kuat'', ujar seorang ustazah.

Kegiatan kajian yang berlangsung setiap hari selasa setelah salat Zuhur  ini menghadirkan berbagai topik menarik yang relevan dengan kehidupan perempuan. Mulai dari pemahaman mendalam tentang keputrian, akhlak mulia, rumah tangga, hingga isu-isu kontemporer yang dihadapi generasi muda. Para jemaah diajak untuk berdiskusi, bertukar pikiran, serta memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran Islam.

Ketua majelis putri mengatakan bahwa tak hanya warga sekitar yang mengikutinya melainkan terbuka untuk umum bagi siapa saja yang ingin mengikuti kajian keputrian di masjid Al-Marbi tersebut. ''Kajian ini dijadikan rutinitas karena sebagimana salat wajib dilakukan begitupun pada kajian keputrian ini'', ujar seorang ustazah.

Informasi mengenai kajian keputrian di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan dapat diperoleh melalui saluran media sosial grup WhatsApp untuk menyebarkan informasi. Selain itu, para jemaah juga dapat memperoleh informasi melalui jaringan komunitas yang mereka ikuti atau dengan mengunjungi langsung masjid. 

Meskipun telah berhasil diselenggarakan, kajian keputrian di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan masih menghadapi beberapa tantangan, seperti tantangan yang dihadapi oleh ketua majelis putri ini khawatir makin mengurang jemaah dikarenakan waktu pada siang hari. Untuk itu, dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kajian ini dapat menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
 
Reporter: Shakira Putri Anisa, KPI 3/A



Loading views...

Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan Fasilitasi Masyarakat Belajar Baca Al-Quran



Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan kembali berinovasi dengan menghadirkan program pelatihan baca Al-Quran gratis bagi masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi umat Islam di sekitar untuk lebih memperlancar dan memperbaiki bacaan yang kurang baik dalam  kitab suci Al-Quran. Dengan metode pengajaran yang menarik dan suasana belajar yang kondusif, diharapkan program ini dapat meningkatkan minat baca  Al-Qur`an yang diselenggarakan pada tanggal 05/10/2024.

Sebagai pusat kegiatan keagamaan, masjid Al-Marbi Cibiru Wetan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran. Melalui program pelatihan baca Al-Quran ini, masjid berperan aktif dalam meningkatkan kualitas iman dan takwa masyarakat. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembelajaran tatap muka, dan latihan membaca Al-Quran secara berjamaah.

DKM Al-Marbi mengajak kepada seluruh jemaah yang ingin ikut belajar bersama dalam pembelajaran Al-Qur`an yang biasa disebut dengan tahsin. Dengan demikian, pembelajaran ini terbuka umum untuk siapa saja yang ingin belajar baik anak-anak maupun lansia.  

Tak hanya itu, masjid Al-Marbi Cibiru Wetan menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran program pelatihan baca Al-Quran, seperti membuat halaqoh atau lingkaran yang media pembelajaran secara interaktif. Metode pembelajaran yang digunakan pun  metode tradisional seperti talaqqi langsung dengan guru.

Dengan menggunakan metode pengajaran kelompok kecil, para peserta dibimbing oleh  pengajar yang berpengalaman. Pembelajaran dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga kepada tajwid tingkat lanjut. Materi yang diajarkan pun beragam, mencakup hukum-hukum tajwid, makhraj huruf, serta bacaan tartil. Dengan demikian, setiap peserta dapat mengembangkan kemampuan membacanya sesuai dengan potensinya masing-masing.

''Dengan keberhasilan program belajar membaca Al-Quran ini, Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembelajaran Al-Quran yang lebih luas. Ke depannya, masjid dapat mempertimbangkan untuk membuka kelas-kelas lanjutan, seperti tafsir Al-Quran, hadits, atau ilmu tajwid. Selain itu, menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan agama lainnya juga dapat memperkaya program yang ada'', ujar DKM Al-Marbi.

Reporter Shakira Putri Anisa, KPI 3/A

DKM Al-Marbi Cibiru Wetan Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

 
 
Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Marbi Cibiru Wetan tak hanya adakan pengajian rutinitas di malam jumat tetapi berbeda dengan malam ini yang dipenuhi dengan suasana khusyuk semakin terasa istimewa dengan diselenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 26/09/2024.

Malam Jumat yang berkah semakin semarak dengan lantunan sholawat dan zikir di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan. ''Semua pengurus DKM Al-Marbi dan masyarakat sekitar masjid Al-Marbi tersebut berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan tujuan napak tilas kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW, menciptakan suasana haru dan khidmat yang tak terlupakan'', ujar DKM Al-Marbi.

DKM Al-Marbi berkomitmen untuk melibatkan seluruh anggota jemaah. Beliau mengajak anak-anak, hingga lansia untuk aktif berpartisipasi. Dengan demikian, acara Maulid Nabi ini menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan diantara seluruh anggota masyarakat masjid tersebut.
Acara yang berlangsung khidmat ini dimulai pada pukul 19.30 WIB dan berakhir pada pukul 21.00 WIB. Malam Jumat yang hening berubah menjadi malam yang penuh berkah dengan diselenggarakannya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Marbi Cibiru Wetan. Seusai sholat Isya, jemaah berkumpul untuk mengikuti rangkaian acara yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. 
Sholawat Badar dan shalawat Nabi dilantunkan bersama-sama, menciptakan suasana khusyuk dan haru. Tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Hasbulah selaku DKM Al-Marbi ini semakin menambah semangat jemaah untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Selama beberapa jam, para jemaah diajak untuk merenungi kembali perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah acara selesai DKM Al-Marbi mengatakan bahwa untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan di masjid ingin jemaah terus menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya serta para sabatnya. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menjaga shalat lima waktu, berbuat baik kepada sesama, dan terus belajar ilmu agama.

Supaya semangat keislaman akan terus tertanam dalam diri setiap individu.
Tak hanya itu beliau pun berharap dapat mengadakan kegiatan bersama lagi, seperti pengajian umum, bakti sosial, dan kegiatan keagamaan lainnya. Dengan demikian, semangat keislaman dapat semakin meluas dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas.
Reporter Shakira Putri Anisa, KPI 3/A

DKM Al-Marbi Cibiru Wetan Gelar Rutinitas Amalan Sunnah di Malam Jumat

 
 
Dakwahpos.com, Bandung-DKM Al-Marbi gelar rutinitas amalan sunnah pada hari kamis malam jumat, 19/09/2024. Mengajak seluruh jamaah untuk berkumpul dalam suasana penuh berkah, dengan berbagai kegiatan ibadah yang menambah keimanan dan mempererat tali silaturahmi.

Kegiatan amalan sunnah yang diselenggarakan oleh DKM Al-Marbi ini diikuti oleh berbagai kalangan jamaah khusus laki-laki, mulai dari remaja hingga orang tua bahkan anak-anak juga boleh berpartisipasi. Mereka rutin hadir setiap malam Jumat untuk bersama-sama melaksanakan amalan sunnah.

Pelaksanaan rutinitas amalan sunnah di DKM Al-Marbi berjalan secara tertib dan teratur. Setelah salat Isya, jamaah berkumpul di dalam masjid dan memulai kegiatan dengan pembacaan tawashul yang diniatkan untuk Nabi Muhammad SAW selain membaca tawashul kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca tawashul juga diniatkan untuk mendoakan keluarga, serta jamaah mulimin-muslimat yang dilanjutkan dengan surat Yasin dipimpin oleh imam atau pengurus masjid. Selanjutnya, pembacaan shalawat Al-Barjanji dan doa bersama, di mana seluruh jamaah turut serta dengan khusyuk.

 Suasana yang penuh kekhidmatan tercipta karena adanya kebersamaan dan semangat dalam beribadah. Acara biasanya ditutup dengan ceramah singkat dari DKM Al-Marbi yang memberikan pencerahan mengenai keutamaan amalan sunnah dan pentingnya menjaga silaturahmi antar sesama umat sekaligus ada beberapa hidangan makanan ringan untuk disaji bersama-sama.

Rutinitas amalan sunnah malam Jumat ini dilaksanakan di Masjid Al-Marbi, yang berlokasi di tengah lingkungan pemukiman warga sehingga mudah dijangkau oleh jamaah sekitar. Masjid ini dipilih sebagai pusat kegiatan karena menjadi tempat ibadah dan berkumpulnya masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. "Alasan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menghidupkan sunnah Rasulullah dan menjaga tradisi amalan baik di kalangan umat Islam, untuk memakmurkan masjid, membiasakan sholat berjamaah dan memuliakan hari Jumat", ujar DKM Al-Marbi. 

DKM Al-Marbi Berencana untuk memperluas kegiatan keagamaan dengan menambahkan program kajian rutin setelah amalan sunnah malam Jumat. Selain itu, mereka juga ingin melibatkan lebih banyak kalangan muda melalui kegiatan keislaman yang relevan. "Ke depannya, kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dan dapat dilakukan oleh jamaah setiap hari baik secara pribadi maupun berjamaah, kami pun berharap ada ustadz yang luas ilmu agamanya mau bergabung lagi di kegiatan ini untuk mengisi ceramah agar jamaah bisa menambah ilmu agamanya sehingga keimanannya terus bertambah", ujar DKM Al-Marbi.

Reporter Shakira Putri Anisa, KPI/3A
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos