Tampilkan postingan dengan label Al-Kautsar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Kautsar. Tampilkan semua postingan

Pemuda Al-Kautsar Adakan Program Jum'at Berbagi

Dakwahpos.com, Bandung- Sekumpulan remaja di masjid Al-Kautsar yang tergabung dalam pilar Al-Kautsar. Setiap hari Jumat mereka berinisiatif membagi-bagikan makanan gratis di Masjid Al-Kautsar kepada para jemaah.

Setelah selesai melaksanakan salat jumat, setiap jemaah yang akan pulang terlebih dulu bisa mampir ke stand pilar  makanan gratis yang telah disediakan. Setiap jumat, makanan dan minuman yang disajikan berbeda-beda, tergantung dari pemberian para donatur.

"Setiap hari Jum'at kami memberikan makanan gratis bagi para jemaah setelah salat jumat, dan ini program yang berkelanjutan," ujar Ariz
Ariz salah seorang anggota pemuda Al-Kautsar ditemui di depan Masjid Al-Kautsar Jumat (17/10/2023).

Kegiatan ini menjadi program setiap pekan, tidak hanya donatur bahkan ada beberapa warga yang ingin ikut berbagi dari rumah masing-masing untuk dibagi-bagikan kepada sesama di masjid Al-Kautsar dengan langkah kebaikan yang dilakukan bersama.

Semangat kebersamaan dan solidaritas ini mengingatkan kita akan pentingnya berbagi, melalui Program sederhana ini, pemuda Al-Kautsar dan Masyarakat membuktikan bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti berbagi makanan setelah Salat Jumat.
 

Reporter : Hibban Abdul Hadi KPI 3B

DKM Al-Kautsar Sumbawa Ajak Para Jemaah Kirim Doa untuk Warga Palestina

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Kautsar yang bertempat di Jalan Sumbawa No. 9, Kota Bandung menegaskan kepada khatib Jumat untuk mengkhutbahkan situasi di Palestina saat salat Jumat. Seruan tersebut disampaikan melalui isi khutbah bertemakan "Doa untuk Palestina" yang disampaikan oleh ustaz Kristiono pada hari Jumat (20/10/23).

Dalam Khutbahnya, ustaz Kristiono menyampaikan "Seperti yang kita ketahui saat ini, zionis Israel terus menyerang dan membombardir bangunan di Gaza, Palestina. Mereka tak segan membunuh warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan. Maka dari itu, kita sebagai umat muslim hendaknya memberikan doa untuk saudara kita disana termasuk para syuhada yang telah gugur. Sebagaimana hadis Nabi Saw yang artinya 'Tidaklah seorang muslim mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya itu kecuali malaikat berkata, 'Dan untuk kamu juga seperti itu.' (HR Muslim)".

Momen seperti ini dimanfaatkan oleh DKM Al-Kautsar untuk menggerakkan hati para jemaah melalui Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) terutama pada ibadah salat Jumat. Mengingat kaum muslimin di Palestina membutuhkan bantuan, DKM Al-Kautsar juga mengadakan penggalan dana bagi warga Palestina.

"Karena saat ini kita tidak bisa ke sana membantu mereka melawan para musuh-musuh Allah, Namun bukan berarti kita hanya terdiam merenung. Kita memiliki alternatif lain yang bisa kita lakukan, diantaranya yang paling utama adalah doa. Tidak hanya itu, kita membuka penggalangan dana bagi para jemaah yang akan memberikan bantuan berupa materi bagi warga Palestina," ujar Ketua DKM.

Reporter: Hibban Abdul Hadi // KPI 3B

Kepala RA Al-Kautsar: Penilaian Kinerja Kepala RA Tahun 2023

Dakwahpos.com, Bandung- Penilaian Kinerja Kepala RA Al- Kautsar tahun ini dilaksanakan pada hari Senin (16/10/2023) berlangsung dengan aman dan lancar yang dihadiri oleh Ibu Siti Subadriah sebagai Kepala RA Al-Kautsar, Tim pengawas dan Ibu guru RA Al-Kautsar.
 
Ibu Siti Subadriah selaku Kepala RA Al-Kautsar dalam sesi acara pembukaan, sambutannya menyampaikan, ucapan selamat datang dan terimakasih banyak kepada tim penilai RA atas kedatangannya di RA Al-Kautsar yang bertepatan di masjid Al-Kautsar subawa. Kami berharap nantinya dalam proses penilaian masih ditemukan kekurangan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan kami berharap ada saran dan masukan untuk perkembangan RA kedepannya. Serta mohon do'a restu semoga nilai sesuai yang kita harapkan.

"Dalam upaya terus meningkatkan mutu penelitian dan pengembangan kami, kami dengan senang hati memberikan hasil kinerja Kepala RA Al-Kautsar untuk tahun 2023. Penilaian ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga standar keunggulan dalam penelitian dan pengembangan di RA Al-Kautsar." Ujar Ibu Siti Subadriah

Kepala RA kami, Ibu Siti Subadriah, telah dinilai berdasarkan sejumlah kriteria yang mencakup kontribusi terhadap penelitian, kemampuan kepemimpinan, kreativitas, kerja sama tim, dan keterampilan teknis. Hasil penilaian menunjukkan bahwa Ibu Siti Subadriah terus menunjukkan dedikasi dan keunggulan dalam perannya sebagai pemimpin tim penelitian.

Tim pengawas percaya bahwa dedikasi Ibu Siti Subadriah dapat memberikan kontribusinya yang luar biasa akan terus menginspirasi dan memotivasi Ibu guru yang lainnya, serta membantu mencapai tujuan-tujuan besar dalam penelitian dan pengembangan. Tim Pengawas berkomitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan Ibu Siti Subadriah agar terus berkembang dan meraih kesuksesan dalam kariernya.

Reporter: Hibban Abdul Hadi KPI 3B

Kepala RA AL-Kautsar: 3 Harapan Terkait Pendidikan Anak-anak

Dakwahpos.com, Bandung – Siti Subadriah memberikan arahan kepada guru-guru dengan 3 konsep pembelajaran untuk anak usia dini di RA Al-Kautsar pada Senin, 09 Oktober 2023. Pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menjadi fasilitator bagi pertumbuhan dan pengembangan aspek-aspek perkembangan anak secara menyeluruh.

Dari banyaknya anak-anak yang ikut kegiatan RA AL- Kautsar hanya ada beberapa anak yang memiliki jiwa kedisipilinan yang baik, untuk memberikan suri tauladan kepada teman-temannya sehingga dapat belajar dengan efektif.
Kepala sekolah RA Al-Kautsar Kota Bandung Siti Subadriah menyebutkan, ada tiga hal yang menjadi harapan pada anak-anak usia dini agar bisa belajar dengan disiplin sehingga dapat mencerna juga memahami pembelajaran dengan baik.

"Pertama, selama pembelajaran di kelas anak-anak tidak diperbolehkan untuk memegang handphone, apalagi anak-anak usia dini saat ini sudah diberikan izin oleh orang tuanya untuk bermain handphone. Kedua, anak-anak harus diberikan ketegasan dalam pelajaran-pelajaran yang sedang dikaji dan membiarkan bermain setelah memahaminya supaya anak-anak memiliki target/ rasa ingin memiliki untuk memahami pelajaran yang dikaji. Lalu ketiga, guru-guru selalu memberikan pengajaran kepada anak-anak dalam segi menulis yang baik dan membaca dengan tepat dan lancar", Ujar Kepala RA AL-Kautsar Siti Subadriah.

Ketiga harapan tersebut harus dibangun sedikit demi sedikit agar peka terhadap lingkungan pembelajaran, artinya kesempatan bagi kami ketika anak-anak memiliki kemauan untuk belajar maka dibentuk untuk memiliki kemampuan sehingga menjadi anak yang berkompeten.

Maka dari itu, Kepala RA Al-Kautsar memberikan konsep belajar dengan tahapan-tahapan tersebut, agar anak-anak memiliki kenyamanan juga berhasil menyampaikan pembelajaran dengan baik.

Reporter: Hibban Abdul Hadi KPI 3B

DKM Jami’e Al-Kautsar Gelar Pengajian Dengan Tema Hukum Dalam Salat



Dakwahpos.com. Bandung – Rabu (11/10/23). DKM Jami'e Al-Kautsar menggelar pengajian dengan tema Hukum Dalam Salat yang diisi oleh Ustaz Muhammad Chandra.

"Salat adalah panggilan Allah SWT. oleh karena itu, sebagai umat muslim wajib hukumnya melaksanakan salat, karena sebagai salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan manusia dengan Allah SWT., sebagai bentuk ketakwaan umat, dan sebagai tolak ukur kualitas amal seseorang," ujar Ustaz Muhammad Chandra.

Adapun hukum yang menyertai ibadah salat ini, diantaranya:

1. Fardu (Wajib) adalah salat yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim dewasa dan berakal. Ini termasuk salat lima waktu (Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya), serta salat Jumat, salat Idul Fitri, salat Idul Adha.
2. Sunnah Mu'akkadah adalah salat yang sangat dianjurkan dan diberi perhatian. Ini termasuk salah sunnah sebelum atau sesudah salat wajib tertentu.
3. Sunnah Ghairu Mu'akkadah adalah salat yang dianjurkan tetapi tidak wajib. Contohnya adalah salat Duha, Tahjjud, dan salat sunnah sehari-hari.
4. Mubah adalah salat yang bisa dilakukan atau ditinggalkan. Contohnya salat rawatib (sebelum dan sesudah salat).
5. Makruh adalah salat yang dianjurkan untuk ditinggalkan. Contohnya adalah ketika seseorang melaksanakan salat wajib tapi dia mengingat dunia dalam pikirannya, maka salat wajibnya telah menjadi makruh tanpa ia sadari.
6. Haram adalah salat yang wajib ditinggalkan apabila dia salat di atas tanah hasil rampasan/diperoleh dengan cara yang tidak halal.

Sebelum pengajian ditutup, Ustaz Muhammad Chandra mengingatkan kepada para jemaah bahwa sudah seharusnya seorang muslim kita harus menaruh perhatian yang sangat besar dalam menjalankan salat dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, dan bukan sekedar rutinitas atau penggugur kewajiban.
Reporter: Muhammad Kamal Rijki, KPI/3C

Pengajian DKM Jami’e Al-Kautsar Bahas Tema Iman, Islam dan Ihsan


 
Dakwahpos.com. Bandung – Rabu (04/10/23). DKM Jami'e Al-Kautsar menggelar pengajian dengan tema Iman, Islam dan Ihsan yang diisi oleh Ustaz Ayi Wawan Muhidin.

"Iman, Islam dan Ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Iman adalah keyakinan yang menjadi dasar akidah. Keyakinan tersebut kemudian diwujudkan melalui pelaksanaan kelima rukun Islam. Sedangkan pelaksanaan rukun Islam dilakukan dengan cara Ihsan, sebagai upaya pendekatan diri kepada Allah SWT. dan barang siapa yang melaksanakannya dengan sungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan kemaslahatan di dunia maupun di akhirat," ujar Ustaz Ayi Wawan Muhidin.

Iman ialah mengikrarkan (dengan lidah) dan membenarkan (dengan hati) dan mengerjakan dengan anggota tubuh. Adapun Islam berarti tunduk dan taat kepada Allah dan kepada larangannya. Sedangkan Ihsan ialah ikhlas dalam beribadah dan selalu merasa diawasi oleh Allah sehingga penuh dengan khusyuk.

Selain itu Iman, Islam dan Ihsan sering juga diibaratkan hubungan segitiga sama sisi, yang setiap sisi lainnya saling berkaitan erat. Segitiga tersebut tidak akan terbentuk kalau ketiga sisinya tidak saling mengait. Jadi manusia yang bertaqwa harus bisa meraih dan menyeimbangkan antara Iman, Islam, dan Ihsan.

Sebelum pengajian ditutup, Ustaz Ayi Wawan Muhidin mengingatkan kepada para jemaah agar selalu memegang teguh keimanan, menjaga ibadah kepada Allah, dan selalu merasa dirinya diawasi agar ikhlas dan khusyuk dalam beribadah.
Reporter: Muhammad Kamal Rijki, KPI/3C

DKM Jami’e Al-Kautsar Adakan Kegiatan Haul Tahunan dengan Doa dan Zikir


 
 
Dakwahpos.com, Bandung – DKM Jami'e Al-Kautsar mengadakan kegiatan Haul tahunan pada (27/09/2023). Pada kegiatan Haul kali ini diisi oleh Ustaz Muhammad Chandra.

"Haul adalah peringatan khusus yang diadakan untuk mengenang, menghormati dan mengucapkan rasa berterima kasih kepada orang-orang yang berjasa bagi kita. Nabi Muhammad SAW. merupakan mahkluk paling mulia yang telah mengantarkan kejayaan Islam hingga saat ini. Maka, kita wajib untuk mengenang, menghormati dan mengucapkan rasa berterima kasih kepada Beliau melalui selawat-selawat," ujar Ustaz Muhammad Chandra selaku pengisi kegiatan Haul.

Ada tiga muatan penting dalam peringatan Haul, diantaranya:

1. Tahlilan yang dirangkai doa kepada seseorang yang telah meninggal.
2. Pengajian umum yang dirangkai dengan dibacakan sejarah singkat orang yang dihauli, mencakup nasab, tanggal lahir/wafat, jasa-jasa serta keistimewaan yang patut diteladani.
3. Sedekah kepada orang yang hadir dalam kegiatan Haul atau diantar langsung ke rumah-rumah.

Sebelum kegiatan Haul ditutup, Ustaz Muhammad Chandra mengingatkan kepada para jemaah agar selalu mengingat kepada kematian, mempersiapkan diri dengan amalan-amalan yang terbaik dan berdoa agar diberikan husnul khatimah.

Muhammad Kamal Rijki, Mahasiswa Jurusan KPI UIN SGD Bandung

DKM Jami’e Al-Kautsar Gelar Pengajian Rutin Dengan Tema “Hakikat Kalam Allah”


 
Dakwahpos.com, Bandung – DKM Jami'e Al-Kautsar menggelar pengajian rutin pada (20/09/2023). Pada pengajian rutin kali ini diisi oleh Ustadz Ayi Wawan Muhidin, dengan tema "Hakikat Kalam Allah".

"Hakikat Kalam Allah adalah realitas kata Allah atau hakikat firman Allah. Hakikat ini merujuk kepada konsep bahwa Al-Qur'an, yang diyakini oleh umat Islam sebagai kitab suci yang diwahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW, adalah kata-kata yang memiliki kekuatan dan makna mendalam. Bagi umat Islam, Al-Qur'an bukanlah sekedar tulisan manusia, tetapi ungkapan dari kehendak dan kebijaksanaan Allah sendiri", ujar Ustadz Ayi Wawan Muhidin selaku pengisi pengajian.

Ustadz Ayi Wawan Muhidin mengingatkan kepada para jamaah untuk memperkokoh keyakinan terhadap Kalam Allah, diantaranya:

1. Membaca dan memahami Al-Qur'an, yaitu penting untuk memahami makna dan pesan yang terkandung dalam setiap ayat.
2. Mengikuti pengajaran Agama, yaitu mengikuti pengajian atau kelas yang diselenggarakan oleh ulama atau ustadz yang berpengetahuan dalam terhadap Kalam Allah.
3. Berdo'a, yaitu berdo'a kepada Allah untuk membimbing dan memperkuat keyakinannya.
4. Mengamalkan Ajaran Al-Qur'an, yaitu mengamalkan ajaran dan nilai-nilai yang terdapat dalam Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum pengajian ditutup, Ustadz Ayi Wawan Muhidin mengingatkan kepada para jamaah agar selalu memantapkan, meningkatkan dan mengokohkan terus ketakwaannya kepada Allah SWT.

Muhammad Kamal Rijki, Mahasiswa Jurusan KPI UIN SGD Bandung
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos