Tampilkan postingan dengan label Al-Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Hikmah. Tampilkan semua postingan

DKM Al-Hikmah Cileutik Ajak Jamaah Tetap Istiqamah di Tengah Fitnah Zaman

Dakwahpos.com, Bandung – Pengajian jamaah ibu-ibu dan bapak-bapak Cileutik kembali digelar di Masjid Al-Hikmah, Cileutik, Kecamatan Banjaran Wetan, Kabupaten Bandung, Ahad (19/10/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Jamaah Persatuan Islam (PJ Persis) Cileutik ini menghadirkan Ustaz Dindin Ahmad Tohidin sebagai pemateri dengan tema "Fitnah dan Istiqamah dalam Hidup."

Dalam ceramahnya, Ustaz Dindin menjelaskan bahwa menurut ulama besar Ibnu Rajab al-Hanbali, fitnah terbagi menjadi dua jenis, yaitu fitnah syubhat dan fitnah syahwat. Ia menuturkan bahwa fitnah syubhat adalah ujian yang membuat seseorang ragu terhadap kebenaran agamanya, sedangkan fitnah syahwat merupakan godaan hawa nafsu yang mendorong manusia melakukan kemaksiatan.

Menurutnya, kedua jenis fitnah tersebut sangat berbahaya jika tidak dihadapi dengan keimanan dan keteguhan hati, terlebih di zaman modern yang sarat dengan pengaruh negatif dari media dan lingkungan sosial.

Ustaz Dindin juga berpesan agar umat Islam senantiasa istiqamah dalam menghadapi berbagai bentuk fitnah kehidupan. Ia menegaskan bahwa orang yang istiqamah akan selalu mendapatkan penjagaan dari Allah Swt.

"Fitnah bakal salawasna aya, tapi jalma anu istiqamah bakal salawasna dijaga ku Allah," tuturnya.

Melalui pengajian ini, diharapkan jamaah semakin kuat dalam keimanan, teguh dalam prinsip Islam, serta berhati-hati terhadap berbagai godaan yang dapat melemahkan akidah dan ibadah.

Reporter: Hasna Shofia Dzihni Alfadhila, KPI 3/C

Pengajian Anak-Anak Masjid Al-Hikmah Membentuk Generasi Qurani Sejak Dini




Dakwahpos.com, bandung– Belasan anak dengan semangat ceria memadati Masjid Al-Hikmah pada sore hari ini untuk mengikuti pengajian rutin yang diadakan setiap minggu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman dan membangun kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.


Pengajian dimulai pukul 16.00 WIB dengan lantunan surat-surat pendek yang dibacakan secara berjamaah. Anak-anak dengan antusias mengikuti bimbingan dari para pengajar, sambil belajar memperbaiki tajwid dan pelafalan. Usai pembacaan Al-Qur'an, sesi dilanjutkan dengan ceramah singkat yang disampaikan oleh Ustaz Yuda dengan tema "Adab Anak Sholeh dalam Kehidupan Sehari-hari".


"Anak-anak menjadi anak sholeh itu mudah. Mulailah dengan hal sederhana, seperti mengucapkan salam, menghormati orang tua, dan rajin salat. Allah akan selalu mencintai kita jika kita berbuat baik," ujar Ustazah Aulia dengan gaya yang ramah dan penuh kasih sayang, membuat anak-anak antusias mendengarkan.


Selain ceramah, pengajian juga diisi dengan permainan edukatif yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Salah satu kegiatan favorit adalah kuis Islami, di mana anak-anak berlomba menjawab pertanyaan seputar agama. Bagi yang berhasil menjawab dengan benar, panitia memberikan hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi.


Pengajian ditutup dengan doa bersama dan pembagian makanan ringan. Ketua Dkm, berharap kegiatan ini terus berlangsung. "Pengajian ini adalah langkah kecil yang kami lakukan untuk membentuk generasi muda yang cinta agama dan memiliki akhlak mulia. Semoga semakin banyak anak yang ikut di masa depan," ujarnya.


Dengan semangat belajar yang tinggi, pengajian anak-anak ini diharapkan mampu menanamkan fondasi keimanan yang kokoh dan membentuk generasi Qurani yang siap menghadapi masa depan. 


Reporter: Intan Mariana Kpi 3d

Pengajian Rutin Malam Jumat Masjid Al-Hikmah Kuatkan Iman dan Silaturahmi



Dakwahpos.com, Bandung– Pengajian rutin malam Jumat khusus bapak-bapak kembali digelar di Masjid Al-Hikmah dengan penuh khidmat. Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya ini diikuti oleh puluhan jamaah dari berbagai kalangan usia, menunjukkan semangat yang tinggi dalam menimba ilmu agama sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.


Acara dimulai dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah, dipimpin oleh Ustaz Aceng yang juga bertindak sebagai penceramah malam itu. Suasana masjid terasa penuh hikmah ketika jamaah dengan khusyuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an.


Dalam ceramahnya, Ustaz Aceng mengangkat tema "Menjadi Pemimpin yang Bertanggung Jawab di Keluarga dan Masyarakat". Beliau mengingatkan pentingnya peran seorang ayah sebagai pemimpin rumah tangga yang harus memberikan teladan baik dalam beribadah dan bermuamalah.


"Sebagai kepala keluarga, kita tidak hanya bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga wajib memastikan seluruh anggota keluarga memahami dan menjalankan ajaran agama. Sebab, keluarga yang religius adalah pondasi masyarakat yang kuat," tutur Ustaz Aceng.


Selain mendengarkan ceramah, para jamaah juga berkesempatan berdiskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kehidupan sehari-hari. Salah satu jamaah, Pak Asep, menanyakan cara terbaik untuk mendidik anak agar tetap patuh di tengah pengaruh perkembangan teknologi.


Pengajian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Aceng, memohon keberkahan dan keselamatan bagi jamaah serta seluruh masyarakat. Sebelum pulang, jamaah juga menyempatkan diri berbincang santai untuk mempererat silaturahmi.


Ketua DKM Masjid Al-Hikmah, Bapak Yuda menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus berjalan dengan konsisten. "Pengajian malam Jumat ini bukan hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah bagi para bapak-bapak untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Semoga ke depan semakin banyak yang ikut serta," katanya.


Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam menuntut ilmu, pengajian rutin malam Jumat ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan iman sekaligus membentuk masyarakat yang lebih religius dan harmonis. 


Reporter: Intan Mariana Kpi3d

Laksanakan Keistimewaan Malam Jum'at, DKM Al-Hikmah selenggarakan Yasinan bersama jama'ah

Dakwahpos.com, Bandung - Dalam melaksanakan keutamaan malam jum'at, DKM Al-Hikmah mengadakan pengajian yasinan bersama para jama'ah yang dilaksanakan setelah sholat maghrib berjama'ah. Yasinan ini selalu dilakukan setiap minggunya dengan tujuan untuk mengirim pahala kepada para pendahulu yang sudah melewati kita.

Menurut keutamaan yang sudah banyak diketahui, pada malam jum'at terdapat berbagai keistimewaan didalamnya seperti malam yang penuh berkah, waktu yang mustajab untuk berdoa, malam penuh pengampunan, dan juga pahala berlipat untuk amalan ibadah.

Di masjid Al-Hikmah biasanya setelah maghrib akan segera di laksanakan yasinan berjama'ah, dimulai dengan tawassul kepada para arwah kemudian disusul dengan pembacaan surah yasin beserta tahlil dan do'anya. Setelah pembacaan tersebut selesai, jarak waktu ke sholat isya' sudah dekat sehingga tidak jarang setelah dikumandangkan adzan isya' langsung disambung dengan iqamah.

Dengan adanya pembacaan yasin di malam jum'at ini, diharapkan segala do'a dan pahala bisa tersampaikan kepada para arwah yang sudah diniatkan pada pembacaan tawassul diawal acara.

Reporter: Muhammad Ivan Kurniawan KPI3/B

Khutbah Jum'at Masjid Al-Hikmah: Tingkatkan Rasa Ikhlas dalam Beribadah

Dakwahpos.com, Bandung- DKM Al-Hikmah merupakan salah satu masjid yang menyelenggarakan sholat Jum'at berjamaah. Dalam rangkaian sholat Jum'at terdapat salah satu rukun yang merupakan khutbah Jum'at. Pada khutbah jum'at yang dilaksanakan pada Jum'at (04/09/2024) dibawakan oleh Ustadz Are Adriyanto dengan tema Keikhlasan dalam beribadah.

Seperti sholat Jum'at pada umumnya, khutbah jum'at dimulai setelah dua kali adzan dikumandangkan. Berdasarkan pada jadwal khutbah kali ini khatib membawakan ceramah yang singkat tetapi dinilai penting dalam kehidupan umat manusia.

Khatib membawakan khutbah dengan intonasi santai tetapi tegas, karena khatib membawakan materi yang harus disampaikan dengan baik kepada para jamaah sholat jum'at pada kesempatan siang itu.

Menurut khatib Ikhlas dalam beribadah menjadi salah satu faktor penting dalam beribadah karena ikhlas sendiri merupakan inti dari setiap amal ibadah yang dilakukan oleh seorang hamba kepada Allah SWT. Khatib pun mengatakan bahwa ikhlas juga menentukan diterimanya amal ibadah seseorang, "Ikhlas itu merupakan tolak ukur seseorang hamba melakukan sesuatu karena apa dan siapa, jika murni kepada Allah maka ibadahnya akan diterima, tetapi jika seseorang hamba melakukan sesuatu dengan niat selain Allah maka amal ibadahnya terhitung sia-sia dan dikhawatirnya kepada syirik kecil atau riya'." Jelas khotib.

Diakhir khutbah jum'at khatib berpesan kepada para jamaah untuk meningkatkan iman dan juga takwa kepada Allah SWT. Karena dengan meningkatkan iman dan takwa, kita dapat menumbuhkan rasa ikhlas kita dalam beribadah kepada Yang Maha Kuasa.

Kajian Rutin Irmas Al-Hikmah Bersama Ustadz Ceng Idris Dengan Tema Baper Sama Rosul

Dakwahpos.com- Bandung, 5 Oktober 2023 – Ikatan Remaja Masjid Al-Hikmah, kembali menggelar kajian rutin mereka dengan tema yang menarik, "Baper Sama Rosul." Acara yang diadakan pada tanggal 5 Oktober ini menjadi perbincangan hangat di kalangan jamaah masjid yang selalu setia mengikuti kajian ini setiap minggu.

Kajian yang dihadiri oleh puluhan jamaah ini mengundang Ustadz Ceng Idris sebagai pembicara utama. Dalam kajian ini, beliau memaparkan tema "Baper Sama Rosul," yang bertujuan untuk semakin mengenal serta semakin mendekatkan diri kepada Nabi Muhammad SAW dan merasakan kasih sayang serta cinta yang mendalam terhadap Rosulullah.

Dalam pembukaan kajian, Ketua Irmas Al-Hikmah, Moch Zaidan, menyambut para peserta dan menjelaskan tujuan di balik tema ini, "Melalui tema 'Baper Sama Rosul,' kami ingin memahamkan kepada jamaah betapa besar cinta dan kasih sayang kita terhadap Nabi Muhammad SAW. Rosulullah adalah teladan terbaik dalam kehidupan kita."

Ustadz Ceng Idris, dalam kajian ini, menyampaikan pesan penting, "Cinta kepada Rosulullah bukan sekadar kata-kata, tetapi harus tercermin dalam perbuatan kita sehari-hari. Bagaimana kita bisa merasakan cinta kepada Rosulullah jika kita tidak mengikuti jejaknya dengan mengamalkan ajaran dan teladan beliau?"

Kajian berlanjut dengan penjelasan tentang sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang patut dicontohi dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, kepedulian terhadap sesama, kesederhanaan dan cara beliau bergaul dengan  manusia serta interaksinya dengan Allah SWT. Ustadz Ceng Idris menekankan, "Rosulullah adalah teladan sempurna bagi umat Islam, dan kita harus berusaha untuk mengikuti jejaknya."

Para peserta kajian juga diajak untuk berbagi pengalaman pribadi mereka dalam merasakan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Salah seorang peserta, Aminah, berkata, "Melalui kajian ini, saya merasa lebih mendekatkan diri kepada Rosulullah. Cinta dan kasih sayang kepada beliau semakin mendalam."

Kajian ditutup dengan doa bersama untuk memperkuat iman dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Ketua Irmas Al-Hikmah menyimpulkan acara dengan mengatakan, "Kajian ini telah mengingatkan kita kembali pada esensi cinta dan pengabdian kepada Rosulullah. Semoga kita semua dapat menjadikan cinta kepada beliau sebagai motivasi dalam menjalani hidup kita sehari-hari."

Reporter: Dennis Yanuar S

Irmas Al-Hikmah Adakan Jum’at Pintar Dengan Ajak Anak-Anak Gemar Menulis

Dakwahpos.com- Bandung, 11 Oktober 2023 - Ikatan Remaja Masjid (Irmas) Al-Hikmah, kembali menggelar kegiatan edukatif yang dinamakan "Jum'at Pintar." Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong anak-anak dan remaja di masjid Al-Hikmah untuk gemar menulis. Dalam perayaan ini, Ketua Irmas, Moch Zaidan, dengan penuh semangat menyatakan, "Kami ingin menciptakan generasi muda yang memiliki kemampuan menulis yang baik dan kreatif."

Kegiatan "Jum'at Pintar" dihadiri oleh sejumlah anak-anak dan remaja yang rutin mengikuti kegiatan di masjid Al-Hikmah. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Irmas, Moch Zaidan, yang mengatakan, "Peningkatan keterampilan menulis merupakan bagian penting dari pendidikan Islam. Dengan menulis, kita dapat berbagi pemikiran, pengetahuan, dan pengalaman kita."

Dalam salah satu kesempatan, Moch Zaidan menambahkan, "Anak-anak adalah masa depan kita. Dengan membimbing mereka untuk gemar menulis, kita memberi mereka alat untuk berkembang dan berkontribusi dalam masyarakat."

Kegiatan "Jum'at Pintar" menghadirkan seorang Guru SD lokal, Sinta, sebagai pembicara tamu. Dalam ceramahnya, Sinta berbagi pengalaman pribadi dan memberikan tips menulis kepada para peserta. Dia mengatakan, "Menulis adalah cara yang indah untuk mengekspresikan diri, berbagi pengetahuan, dan menghabiskan waktu. Saya sangat senang bisa berbagi pengetahuan ini dengan generasi muda."

Setelah ceramah, para peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan ide-ide penulisan mereka. Mereka diberikan topik-topik menarik untuk ditulis dalam bentuk esai pendek. Para peserta sangat antusias dalam berdiskusi dan menulis.

Salah satu peserta, Rizky, menyampaikan, "Saya tidak pernah tahu menulis bisa begitu menyenangkan. Ceramah dari Ibu Sinta benar-benar menginspirasi saya untuk lebih sering menulis."

Kegiatan "Jum'at Pintar" ditutup dengan presentasi hasil karya penulisan dari masing-masing kelompok. Para peserta dengan bangga membagikan tulisan mereka, dan mendapatkan umpan balik positif dari pembicara tamu, Sinta.

Moch Zaidan mengakhiri acara dengan pesan positif, "Kami berharap kegiatan 'Jum'at Pintar' ini akan menjadi motivasi bagi anak-anak dan remaja di masjid Al-Hikmah untuk terus mengejar minat menulis mereka. Semoga mereka menjadi penulis-penulis hebat di masa depan yang dapat memberikan kontribusi positif dalam masyarakat dan agama kita."

Reporter: Dennis Yanuar S

Irmas Al-Hikmah Rayakan Hari Santri Dengan Bersholawat

Dakwahpos.com- Bandung, 22 Oktober 2023 – Irmas Al-Hikmah, Ikatan Remaja Masjid Al-Hikmah, kembali merayakan Hari Santri dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dalam perayaan yang diselenggarakan pada tanggal 22 Oktober 2023, para remaja masjid Al-Hikmah bergabung dalam satu suara untuk bersholawat dan memperingati peran penting para santri dalam Islam.

Acara yang dimulai di pagi hari ini menampilkan semangat yang membara di antara para remaja masjid. Mereka berkumpul di halaman masjid dengan pakaian islami, membawa buku-buku agama, dan terlihat sangat bersemangat untuk merayakan Hari Santri.

Salah satu peserta acara, Sarah, menyampaikan, "Hari Santri adalah waktu yang istimewa untuk kita semua mengenang para santri yang telah berjasa dalam penyebaran ilmu dan agama Islam. Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari perayaan ini."

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Irmas Al-Hikmah, Moch Zaidan, mengatakan, "Hari Santri adalah momen yang tepat untuk kita merenungkan peran para santri dalam melestarikan dan mengembangkan ajaran agama. Mari kita bersama-sama menghormati dedikasi mereka dengan bersholawat."

Acara berlanjut dengan membaca surah-surah Al-Qur'an dan sholawat Nabi yang merdu. Para remaja masjid melantunkan sholawat dengan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana yang begitu syahdu.

Seorang peserta, Aisha, berbagi pikirannya, "Bersholawat bersama dengan teman-teman di masjid ini adalah pengalaman yang begitu mengharukan. Saya merasa lebih dekat dengan ajaran Islam dan lebih dekat para santri yang telah berjuang untuk agama kita."

Selain kegiatan beribadah, Irmas Al-Hikmah juga menyelenggarakan ceramah singkat tentang pentingnya peran santri dalam sejarah Islam. Kutipan dari ceramah tersebut, "Para santri adalah pilar agama, mereka adalah penjaga ajaran Islam. Kita semua berhutang budi kepada mereka."

Dalam rangkaian acara ini, dilakukan juga pembagian makanan kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian Irmas Al-Hikmah kepada sesama. Kegiatan ini bertujuan untuk merayakan semangat kebersamaan dan kepedulian yang merupakan nilai-nilai yang diajarkan dalam ajaran Islam.

Malam harinya, acara ditutup dengan doa bersama untuk para santri di seluruh dunia, serta harapan agar semangat belajar dan berjuang dalam menegakkan agama terus terjaga. Ketua Irmas Al-Hikmah menutup acara dengan kata-kata, "Semoga semangat Hari Santri tetap membakar di hati kita, dan kita dapat mewarisi semangat para santri dalam menegakkan agama dan ilmu pengetahuan."

Reporter: Dennis Yanuar S

DKM Al-Hikmah Gelar Salat Jumat Dengan Tema Iman Kepada Allah

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Al-Hikamah di pangaritan pada hari jumat (24/11/2023). Khotbah tersebut di sampaikan oleh Ustaz Ayi.

Dalam khotbah ini ustaz Ayi Hasan menyampaikan kepada para jamaah bahwasanya iman dan taqwa kepada Allah Swt. Niscaya Allah Swt akan membuka pintu keberkahan di muka bumi dan di langit.

"Kulantaran kitu supados sarerea aya dina pertolongan Allah Swt urang sadayana aya anu janten jalmi anu iman ka Allah maka urang sadayana kedah ngalaksanakaeun naon rupi anu di parentahkeun ku Allah Swt". tutur Ustaz Ayi Hasan

Selagi kita beriman kepada Allah Swt kita tidak perlu khawatir akan kedepannya dan Allah Swt akan memastikan kehidupan kita di lindungi oleh Allah Swt, selanjutnya kita hanya perlu melakukan yang terbaik.

"Jalmi muslim sareng muslim teh wargi keneh, kuayana sakitu urang ajakan sasarengan anu masih kajongjonan janten langkun giat kana ngalaksanakeun parentah Allah Swt." ucap Ustaz Ayi Hasan

Reporter: M Jimmi Alimin Mursyid, KPI/3B

DKM Al-Hikmah Terapkan Ajaran-Ajaran Pesantren Kepada Anak Usia Dini


Dakwahpos.com Bandung - Setiap Muslim dapat menggunakan masjid sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT. Namun, masjid juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan. Contohnya Anak-anak di lingkungan panyileukan mengikuti pengajian, yang merupakan bagian dari upaya Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hikmah.

Kegiatan ini biasanya dimulai setelah sholat maghrib dan berlangsung sampai Isya. DKM Al-Hikmah juga mengacu pada kurikulum pesantren, dengan materi seperti Akidah Akhlak, Al-Qur'an, dan Hadits. Mereka digabungkan untuk menjaga kegiatan mengaji tetap berjalan namun seimbang dengan pengetahuan agama lainnya.

Pengurus DKM Al-Hikmah bertanggung jawab atas pengajar dalam pengajian rutin ini. Asep Nurjaman adalah salah satunya. Beliau menyatakan bahwa, berdasarkan keyakinan masyarakat, anak-anak masih dididik. "Alhamdulillah, jumlah anak-anak yang ikut dalam pengajian ini terus meningkat setiap tahun ke tahun," tuturnya.

Pengajian di Masjid Al-Hikmah berlangsung dari 2012 dan masih berlangsung hingga sekarang, dengan banyak santriwan dan santriwati. Sangat sulit untuk mempertahankan kegiatan pendidikan ini di era modern karena membuat orang tidak mau mengikutinya. Karena masyarakat sangat mempercayai DKM Al-Hikmah, mereka terus mendorong anak-anak mereka untuk mengikuti pengajian ini. Akibatnya, pengajian ini masih ada di Masjid Al-Hikmah hingga saat ini.

"Kami menekankan kepada anak-anak supaya tetap terus ikut mengaji, seperti jika tidak ikut mengaji tanpa sebeb maka diberikan sanksi." ucap Asep Nurjaman.

Anak-anak di sekitar panyileukan dapat mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, seperti pencak silat. Dalam upaya untuk meningkatkan kemakmuran Masjid Al-Hikmah, DKM selalu berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang dikombinasikan dengan kegiatan lain.



Meskipun Hujan Deras, Pengajian Madrasah Diniyah Masjid Al-Hikmah Tetap Berjalan

Dakwahpos.com, Bandung - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hikmah melakukan kegiatan mengaji anak-anak diniyah di pangaritan (22/11/2023). Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari senin sampai jumat.

Pengajian anak-anak ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman agama dan membentuk karakter yang baik sejak dini, bahkan meskipun disituasi saat hujan anak-anak ini tetap semangat datang untuk belajar mengaji.

"Kami sebagai guru ngaji ingin mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak ini, karena anak-anak zaman sekarang banyak yang kurang tahu tentang ilmu agama apalagi di kota-kota besar seperti di bandung". tutur Ustazah Iis

Pada madrasah diniyah ini, selain diajarkan membaca Al-Qur'an disini juga anak-anak belajar mengenai fiqih untuk mengetahui betapa pentingnya ilmu fiqih dalam kehidupan sehari hari, seperti tatacara berwudhu, sholat, dan lainnya.

"Alhamdulillah anak-anak disini sangat lancar dalam membaca Al-Qur'an, mudah mudahan kedepannya semakin banyak anak-anak yang ikut serta dalam pengajian ini dan menjadi anak-anak yang baik" ucap Ustazah Iis

Reporter: M Jimmi Alimin Mursyid, KPI/3B

Ketua DKM Baru Sukses Memakmurkan Masjid al- Hikmah Melalui Program Terbaru


Dakwahpos.com, Bandung- H. Endi ST. merupakan ketua DKM baru di Masjid Al- Hikmah tahun 2023. Sebelumnya Endi menjabat sebagai penasihat DKM Masjid Al- Hikmah di kepemimpinan Ustaz Herman selama tiga periode. Endi pun sebelumnya hanya pengurus biasa di bidang sosial lalu Endi diberikan amanah oleh masyarakat sekitar untuk menjadi ketua DKM Masjid Al-Hikmah.

"Saya ingin memakmurkan masjid ini, yang diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan para jamaah" ujar Endi.

Adapun beberapa program baru yang telah diadakan oleh Endi demi memajukan kemakmuran masjid salah satunya program maghrib mengaji yang telah mendapatkan bantuan mushaf al-qur'an dari pusdai sebanyak 50 ekslempar.

Selain itu, Endi sedang memproses pengadaan program wakaf ambulance yang telah ditahap penggalangan dana. Program tersebut digunakan untuk melayani para jamaah yang membutuhkan dan diberlakukan secara gratis. 

"Saya tetap melayani jamaah dengan semangat dan memanfatkan potensi yang ada seperti halnya mengadakan tabligh akbar yang dikemas dengan adanya bazar sekaligus untuk memberdayakan ekonomi masyarakat atau jamaah yang ada dilingkungan masjid ini" ujar Endi.

Dengan adanya program-program tersebut Endi berharap dapat memberikan manfaat serta menebar kebaikan kepada masyarakat dilingkungan sekitar dalam upaya memakmurkan Masjid Al- hikmah.

Reporter : Nabila Sophiana/KPI 3 C

Khutbah Jum'at DKM Al-Hikmah, Belajar Mengikhlaskan


Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Al-Hikmah melaksanakan kegiatan rutin solat jum'at pada (27/10/2023), solat jum'at tersebut berjalan dengan lancar dan khidmat. Khutbah kali ini dibawakan oleh ustaz Herman yang membahas mengenai belajar mengikhlaskan dalam ajaran agama islam.


Ustaz Herman menekankan bahwa belajar mengikhlaskan adalah salah satu ajaran penting dalam islam. Dan mengikhlaskan juga adalah mengikhlaskan sangat penting untuk menjaga keseimbangan emosional kita sebagai seorang muslim.


Selain itu ustaz Herman menekankan mengenai penyerahan diri kepada Allah SWT adalah kunci utama mengikhlaskan hati,saat kita menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita adalah kepada Allah SWT.


Tercantum dalam surat Al-Hujurat ayat 10, bahwa Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya orang yang terbaik diantara kamu ialah orang yang paling taqwa. Sesungguhnya Allah SWT Maha mengetahui lagi Maha mengenal." Maka sebagai seorang muslim, kita harus selalu mencari ridha Allah SWT dengan mengikuti ajaran-Nya.


Adapun penjabaran oleh ustaz Herman mengenai cara-cara untuk mengikhlaskan menurut ajaran islam yaitu mengingatkan diri sendiri tentang kehendak Allah SWT, mengingat sikap teladan nabi Muhammad SAW, dan membaca dan mengamalkan ayat-ayat al-qur'an.


Reporter : Nabila Sophiana/KPI 3 C

Remaja Masjid Al-Hikmah Gelar Bagi Sembako Kepada Warga Sekitar


 

Dakwahpos.com- Bandung, 23 September 2023 Dalam sebuah upaya untuk memperlihatkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap warga sekitar, para remaja aktif dari Masjid Al-Hikmah, Bandung, telah melaksanakan program bagi sembako. Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan, serta menjalankan nilai-nilai agama dalam praktik nyata.

Dengan bantuan dari beberapa donatur lokal, puluhan remaja masjid berkolaborasi untuk mengumpulkan dan mendistribusikan paket sembako yang berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, dan lainnya. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat.

Seorang peserta program, Mutia, mengungkapkan, "Kami merasa bahagia bisa berkontribusi positif untuk komunitas kami. Ini adalah salah satu cara kami sebagai remaja masjid untuk memberikan kembali kepada masyarakat dan menjalankan ajaran agama kami."

Kegiatan ini dimulai pada hari Sabtu yang cerah, para remaja-remaja masjid dengan semangat membantu dalam proses pengemasan sembako. Setelah selesai, mereka membawa sembako tersebut untuk didistribusikan ke rumah-rumah warga yang membutuhkan di sekitar masjid.

Selama proses distribusi, Ketua Remaja Masjid Al-Hikmah, M. Zaidan, menambahkan, "Kami berharap bahwa bantuan ini dapat memberikan bantuan yang nyata bagi warga sekitar dan menginspirasi komunitas lainnya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang serupa."

Kegiatan bagi sembako ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar, yang merasa terbantu oleh upaya yang dilakukan oleh remaja masjid. Selain itu, mereka juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh komunitas tersebut.

Aksi kebersamaan yang ditunjukkan oleh Remaja Masjid Al-Hikmah dalam program ini adalah bukti konkret tentang bagaimana nilai-nilai agama dan kepedulian terhadap sesama dapat bersinergi untuk memberikan dampak positif bagi komunitas.

Reporter: Dennis Yanuar S

Meriahkan Maulid Nabi Remaja Masjid Al-Hikmah Gelar Lomba Tahfidz Al-Quran



Dakwahpos.com- Bandung 28 September 2023 Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Remaja Masjid Al-Hikmah, Bandung, telah menggelar sebuah acara istimewa yang mempromosikan cinta terhadap Al-Quran serta menumbuhkan semangat tahfidz (menghafal) di kalangan anak-anak sekitar masjid. Acara lomba tahfidz Al-Quran ini berlangsung pada Kamis, 28 September 2023, di halaman masjid.

Lomba ini diikuti oleh anak-anak sekitar masjid yang telah berkomitmen untuk menghafal Al-Quran. Acara ini juga bertujuan untuk memotivasi lebih banyak generasi muda dalam lingkungan masjid untuk terlibat dalam penghafalan Al-Quran.

Salah seorang peserta, Aisha, yang telah menghafal sejumlah surat Al-Quran, berkata, "Lomba tahfidz ini sangat seru, karena bisa membantu anak anak seperti kami makin semangat menghafalkan Al-Quran. Harapan saya semoga makin banyak lagi anak anak yang tertarik menghafal Al-Quran supaya nanti bisa berkumpul dan bermain bersama tidak hanya di dunia tapi di akhirat juga bisa berkumpul lagi. Dan cita cita saya adalah bisa bertemu Rosulullah dengan membawa hafalan saya ini ."

Kegiatan ini menampilkan peserta-peserta yang menghafal surat-surat pilihan dari Al-Quran, dan mereka diberikan kesempatan untuk membacakan ayat-ayat tersebut di depan para juri dan pendukung yang hadir. Para juri yang kompeten memantau dengan cermat setiap peserta dan memberikan penilaian berdasarkan kefasihan dalam menghafal serta membaca Al-Quran.

Dalam sambutannya, Ketua Remaja Masjid Al-Hikmah, M. Zaidan, mengungkapkan, "Kami merasa bangga bisa menjadi tuan rumah acara ini dan melihat semangat anak-anak sekitar masjid dalam mempelajari dan menghafal Al-Quran. Ini adalah upaya kami untuk merayakan Maulid Nabi dengan cara yang penuh makna dan mendidik."

Selain lomba tahfidz, acara ini juga menyajikan ceramah agama dan kultum yang menginspirasi tentang kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW. Semua peserta dan hadirin berharap bahwa acara semacam ini akan terus menjadi tradisi yang memperkuat iman dan kecintaan terhadap Al-Quran di kalangan anak-anak sekitar masjid.

Kegiatan ini mengukuhkan peran penting masjid sebagai pusat komunitas yang mempromosikan pendidikan dan keagamaan. Semangat kebersamaan dan semangat untuk menjalankan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari menjadi inspirasi yang diambil dari acara tersebut.
Reporter: Dennis Yanuar 

DKM Masjid Al-Hikmah Adakan Pengajian Dengan Tema Penyebab Terhapusnya Amal Baik

Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Al-Hikmah mengadakan pengajian bersama ibu-ibu sekitaran perumahan permata biru pada (14/10/23). Kegiatan ini berlangsung setiap hari sabtu sore dan dilakukan secara rutin.

Pengajian di pimpin oleh Ustadzah Salma Rufaidan, S. Sos. Yang membawakan judul "Penyebab Terhapusnya Amal Baik". Ustazah Salma mengungkapkan bahwa Allah SWT dan nabi Muhammad SAW selalu menyerukan umat islam untuk berbuat baik dan menambah pahala. 

"Hidup itu harus berdampingan bersama orang-orang yang sholeh dan sholehah." Ucap Ustazah Salma

Maka dari itu pahala yang sudah kita kumpulkan ini adalah hal-hal yang mudah sekali didapat dan terhapusnya pun dengan mudah sekali hilang.

Adapun beberapa penyebab terhapusnya amal baik yang disampaikan oleh Ustazah Salma yaitu murtad, menyakiti perasaan seseorang, riya , dan niat yang tidak benar.

"Jika seseorang melakukan amal baik hanya untuk dipuji maka niatnya yang murni sudah tercemar maka amal tersebut mungkin tidak akan diterima oleh Allah SWT, dan niat yang tidak ikhlas dapat menyebabkan amal tersebut terhapus karna amal baik seharusnya dilakukan semata-mata untuk Allah SWT bukan untuk tujuan pribadi ataupun materi" Ucap Ustazah Salma.

Ustazah Salma berpesan, "Dalam islam, niat yang tulus dan ikhlas sangat penting, dan amal baik yang dilakukan dengan niat yang benar dan murni akan dihargai oleh Allah SWT."

Pengajian ini di rutinkan dalam setiap hari sabtu sore yang diisi oleh para ustazah yang berbeda-beda. Semoga kedepannya para jamaah bisa mengajak warga sekitar untuk dapat ikut serta dalam pengajian ini dan dapat memberikan manfaat serta keberkahan bagi semuanya.

Reporter : Nabila Sophiana KPI/3C

Pengajian DKM Al-Hikmah: Penyebab Terhapusnya Amal Baik

Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Al-Hikmah mengadakan pengajian bersama ibu-ibu sekitaran perumahan permata biru pada (14/10/23). Kegiatan ini berlangsung setiap hari sabtu sore dan dilakukan secara rutin.

Pengajian di pimpin oleh Ustadzah Salma Rufaidan, S. Sos. Yang membawakan judul "Penyebab Terhapusnya Amal Baik". Ustazah Salma mengungkapkan bahwa Allah SWT dan nabi Muhammad SAW selalu menyerukan umat islam untuk berbuat baik dan menambah pahala. 

"Hidup itu harus berdampingan bersama orang-orang yang sholeh dan sholehah." Ucap Ustazah Salma
Maka dari itu pahala yang sudah kita kumpulkan ini adalah hal-hal yang mudah sekali didapat dan terhapusnya pun dengan mudah sekali hilang.

Adapun beberapa penyebab terhapusnya amal baik yang disampaikan oleh Ustazah Salma yaitu murtad, menyakiti perasaan seseorang, riya , dan niat yang tidak benar.

"Jika seseorang melakukan amal baik hanya untuk dipuji maka niatnya yang murni sudah tercemar maka amal tersebut mungkin tidak akan diterima oleh Allah SWT, dan niat yang tidak ikhlas dapat menyebabkan amal tersebut terhapus karna amal baik seharusnya dilakukan semata-mata untuk Allah SWT bukan untuk tujuan pribadi ataupun materi" Ucap Ustazah Salma.

Ustazah Salma berpesan, "Dalam islam, niat yang tulus dan ikhlas sangat penting, dan amal baik yang dilakukan dengan niat yang benar dan murni akan dihargai oleh Allah SWT."

Pengajian ini di rutinkan dalam setiap hari sabtu sore yang diisi oleh para ustazah yang berbeda-beda. Semoga kedepannya para jamaah bisa mengajak warga sekitar untuk dapat ikut serta dalam pengajian ini dan dapat memberikan manfaat serta keberkahan bagi semuanya.

Reporter : Nabila Sophiana KPI/3C

Khotbah Jumat Masjid Al-Hikmah: Empat Dosa Besar yang Sering Diremehkan

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Al-Hikmah  laksanakan ibadah sholat Jumat pada  Jumat (06/10/2023). Khotbah Jumat tersebut menjelaskan tentang empat dosa besar yang sering diremehkan.

Ustaz Jaja selaku Khatib pada salat Jumat mendefinisikan bahwa dosa besar adalah setiap dosa yang diberi ancaman neraka, laknat dan murka Allah apabila melakukannya. Kemudian ustaz Jaja menyebutkan empat dosa besar yang terkadang di remehkan pertama adalah menyekutukan Allah atau syirik,kemudian yang kedua adalah bermuamalah dengan riba,lalu yang ketiga yaitu durhaka kepada orang tua dan yang terakhir adalah meninggalkan salat.

"Semoga Allah Ta'ala melindungi diri kita dari terjerumus ke dalam perbuatan dosa besar, baik yang kita sadari maupun tidak kita sadari, serta menjadikan diri kita salah satu hamba-Nya yang selalu takut akan pedihnya azab Allah Ta'ala", ucap ustaz Jaja.

Penulis, Ripqi Fadill Mutaqin KPI 3D
Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos