Tampilkan postingan dengan label Al-Aqso Kiaracondong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Aqso Kiaracondong. Tampilkan semua postingan

Ustaz Mukin, Tantangan Berdakwah Menghadapi Dinamika Masyarakat Perkotaan

Dakwahpos.com, Bandung - Ketua DKM Al-Aqso, Ustaz Mukin mengungkap adanya tantangan tersendiri ketika dihadapkan pada berbagai problematika pada era kontemporer ini yang tidak terlepas dari adanya perkembangan masyarakat yang semakin maju serta cenderung materialistik dan individualistik.

"Dakwah pada era sekarang bukan hanya bersifat rutinitas, temporal, dan instan, melainkan dakwah yang membutuhkan paradigma keilmuan," tukas Ustaz Mukin.

Menghadapi masyarakat yang semakin kritis dan tantangan dunia global yang semakin kompleks, maka diperlukan pendakwah yang dapat bersaing di bursa informasi yang semakin kompetitif, serta mengintegrasikan wawasan etika, estetika, logika, dan budaya dalam berbabagi perencanaan dakwah baik secara internal umat maupun secara eksternal.

Mengingat dakwah merupakan manifestasi dari kesadaran spiritual dalam bentuk ihtiar muslim untuk mewujudnyatakan ajaran-ajaran Islam, maka diperlukan pemahaman yang tuntas dan komprehensif mengenai dakwah itu sendiri sehingga efektifitas dakwah dapat diukur melalui tingkat keberhasilan dakwah dalam mencapai tingkat yang  sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, yaitu terbentuknya kondisi yang Islami.

Reporter: Aqiella Rahma Kamila KPI3A

DKM Al-Aqso Kiaracondong Menjadi Tempat Persinggahan Para Musafir

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid merupakan tempat penting bagi umat Islam yang berperan sebagai pusat Pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan peradaban Islam. Hal itu dapat terwujud dari tindakan kecil yang dilakukan oleh masyarakat sekitar Masjid Al-Aqso.

Masjid yang beralamat di Kecamatan Kiaracondong ini sudah berdiri cukup lama sebagai pusat berbagai aktivitas masyarakat sekitar, seperti pelaksanaan ibadah, pengajian, berbagai bentuk aktivitas muamalah, dan sebagainya. Masjid Al-Aqso ini juga sering dikunjungi oleh para musafir yang datang dari berbagai daerah.

"Jarak yang dekat antara stasiun kereta api dan masjidlah yang membuat Masjid Al-Aqso menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah dan beristirahat sejenak bagi para musafir sebelum melajutkan perjalanan," ungkap Ustaz Mukin.

Masyarakat sekitar yang melihat fenomena tersebut pun mengambil langkah dengan rutin menyiapkan makanan ringan dan air mineral didekat Masjid yang dapat diambil secara gratis. Para musafir pun merasa tersentuh dan kagum atas sifat ramah dan dermawan warga sekitar Masjid Al-Aqso.

Reporter: Aqiella Rahma Kamila KPI3A

Adakan Doa Bersama Untuk Palestina, Ustaz Dede: Banyak Keutamaan Dalam Doa

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Aqso mengadakan doa bersama untuk Palestina, yang di gelar pada hari Senin (30/10/2023) yang bertempat di kecamatan Kiaracondong. Yang mengikuti doa bersama yaitu 20 orang jemaah, dan dipimpin doa oleh Ustaz Dede.

Palestina merupakan negara yang terletak di bagian barat benua Asia. Wilayah ini membentuk bagian tenggara berdasarkan kesatuan geografis yang besar di bagian timur Arab yang dikenal dengan sebutan Negeri Syam. Sebanyak 93 persen warga Palestina memeluk agama Islam, mayoritas merupakan pengikut ajaran Islam Sunni, 15 persen menjadi Muslim nondenominasi, dan sebagian kecil mengikut ajaran Ahmadiyah.

"Kenapa kita harus membela Palestina? Disana terdapat Masjid Aqso yang menjadi kiblat pertama umat islam, negrinya para nabi dan rasul dan lain-lainnya. Kita harus mendoakan saudara-saudara kita yang sedang berjuang mempertahankan hartanya, dan kehormatan negerinya, walaupun kita tidak bisa membantunya dengan harta ataupun jiwa, tapi ada doa yang harus selalu di panjatkan,”ungkap Ustaz Dede.

Terakhir Ustaz Dede mengingatkan, walaupun di tengah serangan dari Israel ke Palestina, ratusan hingga ribuan warga setempat tewas karena bom. Untuk itu, sebagai sesama manusia, penting bagi kita untuk terus mendoakan mereka yang meninggal dan mereka yang masih bertahan hidup. jika kita diam-diam mendoakan kebaikan bagi saudara kita sesama muslim, maka malaikat akan mendoakan kebaikan yang sama untuk kita.

Reporter: Aqiella Rahma Kamila/KPI3A

Rugi! Tak Membaca Al-Qur'an, DKM Al-Aqso Kiaracondong Adakan Pengajian Rutinan

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Aqso mengadakan pengajian rutinan yaitu memperlancar bacaan Al-Qur'an dan mendengarkan ceramah tentang ruginya jika tak membaca Al-Qur'an pada hari Kamis, (19/10/2023). Adapun yang menjadi pemateri di pengajian masjid yang bertempat di Kecamatan Kiaracondong ini, yaitu Ustaz Dede. Kegiatan ini turut dihadiri jemaah sekitaran masjid, diperkirakan jemaah yang hadir kurang lebih 15 orang.

Al-Qur'an merupakan kitab suci bagi umat Islam yang berisi pedoman hidup dalam menjalankan kehidupan kaum muslim. Al-Qur'an juga mengatur mengenai hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan bumi. Al-Qur'an juga juga berisi perintah dan larangan dari Allah Swt. untuk umat Islam.

"Rugilah orang di dunia dan di akhirat, apabila dia tidak membaca Al-Qur'an. Karena Al-Qur'an ini akan datang kepadamu pada hari kiamat dan Allah akan memberikan syafaat bagi orang-orang yang membacanya," ungkap ustaz Dede.
 
Di penghujung ceramahnya, Ustaz Dede mengingatkan bahwa hukum membaca Al-Qur'an bagi seorang muslim adalah wajib, hal ini juga dijelaskan dalam beberapa surat di dalam Al-Qur'an yang mengatakan bahwa membaca Al-Qur'an adalah suatu kewajiban bagi seorang muslim.

Reporter: Aqiella Rahma Kamila KPI 3A

Wujudkan Kehidupan Optimis, DKM Al-Aqso Kiaracondong Adakan Pengajian Rutinan

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Aqso mengadakan pengajian rutinan yaitu tentang mewujudkan kehidupan yang optimis pada hari Selasa, (17/10/2023). Adapun yang menjadi pemateri di pengajian masjid yang bertempat di Kecamatan Kiaracondong ini yaitu Ustaz Acep. Kegiatan ini turut dihadiri jemaah sekitaran masjid, diperkirakan jemaah yang hadir kurang lebih 15 orang.

Di dalam dunia ini pasti ada kalanya kita sebagai manusia pernah mengalami masa yang dimana kita pernah merasa sedang jatuh atau sakit. Pada masa yang seperti itu mungkin kita sudah berusaha dan berdoa semaksimal mungkin tetapi Allah Swt. masih belum mengizinkan kita untuk bangkit. Dengan memiliki sikap optimis, maka dapat menjadikan perilaku yang sulit untuk mudah diatasi dengan harapan positif tentang kesuksesan dan yakin terhadap masa depan positif.

"Jadi, manusia jangan banyak pesimis, minta sama Allah yang optimis, insyaallah akan dikabulkan," ujar Ustaz Acep.

Ustaz Acep mengingatkan pula menjadi optimis terlihat seperti pilihan yang sulit dilakukan. Meskipun begitu, berperilaku optimis tetap harus dipertahankan, karena studi menemukan orang dengan optimisme hidup lebih lama dibandingkan dengan mereka yang pesimis.

Reporter: Aqiella Rahma Kamilla KPI 3A 

Ustaz Endang: Tajamnya Doa Orang yang Terzalimi

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Aqso mengadakan pengajian tentang tajamnya doa orang-orang yang terzalimi pada hari Selasa (11/10/2023) yang bertempat di kecamatan Kiaracondong, yang diceramahi oleh Ustazah Endang.

Jemaah ibu-ibu yang mengikuti pengajian ini sangat lah antusias, yaitu kurang lebih 15 orang. Karena mereka ingin mengkaji betapa dosa nya orang yang menzalimi makhluk Allah SWT.

Zalim ialah sebuah perkara yang ditempatkan pada tempat yang bukan semestinya. Kata ini biasa digunakan untuk melambangkan sifat kejam, bengis, dan tidak berperikemanusiaan. Doa orang yang terzalimi itu sangat lah tajam, walau seorang pendosa, dan jika dia dalam keadaan susah, dianiaya, maka doa dia tidak ada penghalang bagi Allah. Itulah istimewanya keadaan orang yang terzalimi.

"Jangan sampai orang menangis tengah malam mengadukan kita kepada Allah, karena jika di adukannya kita kepada Allah, kau tidak akan mendapatkan kenikmatan hidup", ungkap Ustazah Endang.

Ustazah Endang mengingatkan kepada jemaah ibu-ibu agar tidak mendzalimi diri sendiri ataupun kepada orang lain. Doa orang yang terzalimi akan diangkat oleh Allah SWT, dan dia akan mendapatkan keadilan pada akhirnya.

Aqiella Rahma /KPI 3A 

Jadikan Hati Jamaah Tenang Bersama Al-Qur'an, DKM Masjid Al-Aqso Kiaracondong Gelar Pengajian Ibu-ibu

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Masjid Al-Aqso Kiaracondong mengadakan pengajian Al-Qur'an pada hari Ahad (30/10/2023) yang bertempat di kecamatan Kiaracondong, pemandu pembacaan Al-Qur'an oleh ustazah Dede.

Jemaah ibu-ibu yang mengikuti pengajian ini sangat antusias, yaitu kurang lebih 25 orang. Karena mereka meyakini bahwa dalam pengajian ini selain untuk memenangkan hati, juga untuk memperlancar bacaan Al-Qur'an.

"Ketika kita membaca Al Qur'an, kita dapat merasakan ketenangan. Mengapa? karena pada saat yang bersamaan kita sedang membaca firman-firman Allah Swt, saat kita sadar bahwa kita sedang membaca firman Allah Swt kita juga akan merasa bahwa Allah Swt begitu dekat dengan kita dan hal tersebut berhasil membuat hati kita tenang," ungkap ustazah Dede.

Ustazah Dede mengingatkan kepada jemaah ibu-ibu agar selalu membaca Al-Qur'an, terutama sehabis salat. Karena itu seseorang yang membaca Al-Qur'an akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat dan kebaikan dari Allah Swt sebagai manusia yang saleh.

Reporter : Aqiella Rahma, KPI/3A

Belajar A-Qur'an Dibawah Naungan Masjid Al-Aqso Kiaracondong

Masjid Al-Aqso menggelar pengajian pada hari Rabu (20/9/2023). Kegiatan ini pun turut dihadiri oleh masyarakat sekitar masjid.

Kegiatan pengajian ini rutin diadakan setiap pekan setelah sholat Ashar yang dipimpin oleh ustad yang telah ditentukan sebelumnya.

Ketua DKM Al-Aqso, Drs.H. Mukin, menjelaskan bahwasanya pengajian kali ini berfokus pada perbaikan pembacaan Al-Qur'an yang baik dan benar.

"Banyak pembelajaran yang diterapkan salah satunya belajar hukum tajwid. Dengan belajar hukum tajwid ini diharapkan dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar,karena seperti kita ketahui membaca Al-Qur'an tidak boleh dilakukan dengan semena-mena karena bila salah pelafalan maka akan melenceng juga makna dan arti dari kata tersebut," ucap Siti, salah satu jama'ah Masjid Al-Aqso.

Setelah pembacaan Al-Qur'an selesai dilaksanakan, kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama.

Penulis: Aqiella Rahma KPI 3A
© Dakwahpos 2024