Yuk, Hadapi Overthingking dengan Mendekatkan Diri kepada Allah

Klik untuk membaca artikel.

Dakwahpos.com, Bandung — One Ummah Movement menggelar kajian bersama Ustadz Dr. Edwin Senjaya, S.E., M.M., di Masjid Jaza pada Sabtu (10/10/2026). Kajian ini mengangkat tema “Overthinking? Hadapi dengan Senyuman” yang membahas cara seorang muslim menyikapi kegelisahan dan berbagai ujian dalam kehidupan.

Dalam ceramahnya, Kang Edwin menjelaskan bahwa ujian merupakan bagian dari kehidupan manusia yang dapat menjadi jalan untuk meningkatkan derajat di sisi Allah SWT. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Mulk ayat 1–2 tentang kehidupan dan kematian sebagai ujian untuk mengetahui siapa yang paling baik amalnya. “Karena manusia diberikan ujian demi ujian. Dan kalau kita mampu melalui ujian itu, walaupun mungkin berat, tapi kita mampu melaluinya, itu akan membuat derajat kita bertambah dan akan menjadi lebih mulia di sisi Allah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kang Edwin menyampaikan bahwa ujian dapat menimbulkan perasaan berat hingga membuat seseorang mengalami overthinking. Namun, ia mengingatkan bahwa ujian juga dapat menjadi tanda bahwa Allah masih memberikan perhatian kepada hamba-Nya. “Nah kita selama masih diuji oleh Allah bersyukur. Kenapa? Karena itu artinya Allah masih perhatian kepada diri kita,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Allah SWT tidak hanya memberikan ujian, tetapi turut memberikan petunjuk bagi manusia untuk menghadapi kegelisahan yang dirasakan. Menurutnya, petunjuk tersebut telah tersedia dan perlu dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, seorang muslim diharapkan tidak larut dalam kecemasan, tetapi berusaha menghadapi persoalan dengan memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui kajian ini, jamaah diajak untuk mengubah cara pandang terhadap ujian kehidupan dan tetap bersyukur ketika menghadapi berbagai kesulitan. Ujian bukan semata-mata beban, melainkan kesempatan untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Reporter: Nurul Husna, KPI 3/B

 

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos