Ustazah Zizah Ajak Pelajari Nun Mati dan Tanwin

Klik untuk membaca artikel.

Dakwah Pos.com ,Bandung-Kajian rutin di Masjid Pondok Pesantren Salafi Araid ,Kampung Cisalatri, Jalan Gang Kujang, Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat,, kembali menghadirkan pembahasan seputar ilmu tajwid , dengan fokus materi hukum bacaan nun mati dan tanwin, khususnya hukum idzhar . Kajian yang di gelar Rabu ( 16/09/2026) ini bertujuan meningkatakan kualtias bacaan Al -Qur’an para jema’ah semakin sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. 

Dalam kajian  tersebut , Ustadzah Zizah menjelaskan bahwa memepelajari ilmu tajwid merupakan bagian penting dalam membaca Al-Qur’an, karena kesalahan pengucapan huruf dapat memengaruhi makna ayat yang dibaca .Ia mengingatkan bahwa hukum mempelajari tajwid termasuk fardu kifayah ,sedangkan mempraktikannya saat membaca Al -Qur’an hukumnya fardhu ain bagi setiap muslim.

“Idzhar artinya jelas atau terang . Apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan  salah satu  huruf halqi , yaitu hamzah , ha,kha,ain, gain ,dan ha, maka dibaca jelas tanpa dengung “ jelas Ustadzah Zizah di hadapan jema’ah .

Ia menambahkan , kesalahan dalam melafalkan hukum nun mati dan tanwin bisa mengubah kaidah bacaaan bila tidak di pahami dengan baik. Karena itu , jema’ah di ajak untuk terus berlatih membaca Al- Qura’n sesuai kaidah tajwid , bukan sekedar hafal teori semata. 

Kajian yang berlangsung interaktif ini di sambut antusias oleh jema’ah .sejumlah peserta tampak aktif bertanya dan mempraktikan langsung contoh bacaan yang di sampaikan pemateri , guna memastikanpemahaman mereka terhadap hukum idzhar semakin mantap. 

Kegiatan belajar tajwid semacan ini di harapakan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya Masjid Pondok Pesantren Salafi Araid dalam mencetak generasi generasi Qur’ani yang fasih dan benar dalam membaca kitab suci .

Reporter : Pii Alvina/KPI 3A

 

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos