Ustaz Nana Ajak Warga Cihonje Bersihkan Hati dari Penyakit Dengki demi Kelancaran Rezeki

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, Bandung — Pengajian rutin yang diselenggarakan di halaman Masjid Al-Huda, RT 05 RW 02, Kampung Cihonje, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, berlangsung khidmat dan penuh kehangatan pada Minggu (20/09/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Nana Gerhana hadir memberikan tausiah mendalam mengenai pentingnya menyucikan wadah hati agar siap menerima ilmu serta memperoleh ketenangan hidup yang sejati.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Bapak Agus Komarna, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DKM Masjid Al-Huda, Bapak Empin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi serta rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan jihad (pengajian) ini berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat, khususnya Ibu-ibu Pengaosan Cihonje yang dipimpin oleh Ma Dodoh, tim logistik, serta dukungan dari warga RW 02.

Dalam ceramahnya, Ustaz Nana Gerhana menekankan bahwa keberkahan ilmu dan ketenangan hidup tidak ditentukan oleh kemegahan lahiriah, melainkan kebersihan batin. Beliau mengingatkan bahwa hakikat ilmu hanya akan dianugerahkan oleh Allah SWT kepada hamba yang mampu mengikis rasa sombong dan merasa paling serba-bisa.

"Hakikat ilmu ku Allah bakal dibikeun ka jelema anu geus bisa micheun sifat rasa. Lamun pinter asa pinter, daék asa daék, eta geus ngalibatkeun kasombongan. Moal murni ilmu dialap ku hate nu kotor," ujar Ustaz Nana di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, penceramah juga menguraikan dampak buruk dari penyakit hati seperti iri, dengki, dan merasa panas (panasan) atas keberhasilan orang lain. Sifat-sifat tersebut dinilai hanya akan membawa kegelisahan dan merusak kesehatan jiwa serta fisik seseorang tanpa mengubah takdir orang lain.

"Nalika hate kacocokan ku panyakit sirik, pidik, jail, kaniaya, moal bisa lalajo alusna batur. Nu aya gé ngagremet hate. Sirik ka batur moal matak ragrag ekonomi batur, nu aya panyakit keur awak urang sorangan," tegasnya.

Di akhir tausiahnya, Ustaz Nana mengajak seluruh jamaah untuk tidak terlalu menyibukkan diri dengan penilaian manusia atau sekadar penampilan luar, melainkan fokus menata kebersihan hati agar senantiasa siap menerima petunjuk Allah SWT.

Reporter: Raihanum KPI 3B

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos