Masjid Al-Fath Panyilekan Ajak Jemaah Pahami Keutamaan Ilmu dan Ketetapan Rezeki

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, Bandung — Ustazah Fika Sakinah menyampaikan kajian mengenai keutamaan ilmu, proses penciptaan manusia, serta ketetapan rezeki dalam perspektif Islam di Masjid Al-Fath Panyileukan, Bandung, pada Selasa, 22/09/2026. Kajian tersebut diikuti oleh jemaah yang membahas keberkahan ilmu, ketetapan rezeki, serta pentingnya berusaha dalam mencari nafkah.

‎Dalam kajiannya, Ustazah Fika Sakinah menjelaskan bahwa majelis ilmu menjadi tempat untuk memperoleh ilmu dan keberkahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan dilakukan dengan menguraikan hadis mengenai proses penciptaan manusia serta ketetapan Allah Swt. terhadap rezeki manusia sejak berada di dalam kandungan. Ia juga menjelaskan pentingnya memahami ketetapan rezeki agar manusia tidak berlebihan dalam mengkhawatirkannya, tetapi tetap berusaha untuk mendapatkannya.

‎Dalam menjelaskan proses penciptaan manusia, Ustazah Fika Sakinah menyampaikan bahwa berbagai tahapan penciptaan manusia telah ditetapkan oleh Allah Swt. sejak berada di dalam kandungan. “Setiap manusia telah ditetapkan rezekinya oleh Allah Swt. sejak berada di dalam kandungan,” ujar Ustazah Fika Sakinah.

‎Lebih lanjut, Ustazah Fika Sakinah menjelaskan bahwa rezeki setiap manusia telah ditetapkan oleh Allah Swt., termasuk rezeki yang diberikan kepada seorang anak sebelum mampu mencari nafkah sendiri. Ia juga menerangkan bahwa orang tua yang memberikan makanan dan memenuhi kebutuhan anak dengan ikhlas dapat memperoleh pahala karena hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus amal kebaikan.

‎Selain membahas rezeki dalam keluarga, Ustazah Fika Sakinah juga menjelaskan keutamaan memperoleh rezeki melalui hasil usaha sendiri. “Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik daripada makanan yang diperoleh dari hasil kerja tangannya sendiri,” jelas Ustazah Fika Sakinah.

‎Pada akhir pembahasan, Ustazah Fika Sakinah mengingatkan jemaah untuk tetap bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah Swt. serta tidak berhenti berusaha dalam mencari nafkah. Ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas merupakan bagian dari usaha manusia dalam memperoleh rezeki yang baik.

Reporter: Assyfa Nur Aulia/KPI 3B

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos