Dakwahpos.com, Bandung — DTA At-Thoyyibah Cipadung tidak hanya memberikan pendidikan keagamaan kepada para santri, tetapi juga mengenalkan berbagai ilmu umum dalam kegiatan pembelajarannya. Hal tersebut disampaikan Sena, Kepala Sekolah DTA At-Thoyyibah Cipadung, dalam wawancara pada (03/10/2026) mengenai kegiatan pendidikan di lembaga tersebut.
Sena menjelaskan bahwa kegiatan utama DTA At-Thoyyibah Cipadung adalah memberikan pendidikan kepada santri, baik secara teoritis maupun aplikatif. Menurutnya, ilmu dalam Islam tidak hanya terbatas pada ilmu agama, tetapi juga mencakup berbagai bidang yang dapat diterapkan dalam kehidupan.
“Karena secara hakikat jika kita bersumber kepada sumber ilmu Islam yaitu Al-Qur'an, Al-Qur'an itu sebenarnya sumber segala ilmu di dunia ini. Meliputi bisa jadi ilmiah, sains, agama pasti, politik, masyarakat, sosial, budaya,” jelas Sena. Ia menilai pembelajaran seperti matematika juga memiliki keterkaitan dengan perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Sena mencontohkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga pernah menjadi seorang pedagang sehingga terdapat ilmu hitung dalam kehidupan beliau. Selain itu, ia menyebut seni sebagai salah satu contoh ilmu yang dapat dikenalkan kepada anak-anak di DTA At-Thoyyibah Cipadung melalui kegiatan pembelajaran.
“Jadi fisika, kimia, biologi harusnya kita sudah tidak memandangnya itu bukan ilmu Islam, tapi itu ilmu bagian dari Islam,” ujarnya. Pandangan tersebut menjadi salah satu dasar DTA At-Thoyyibah Cipadung dalam mengenalkan berbagai bidang ilmu kepada para santri.
Selain ilmu pengetahuan, penanaman akhlak, adab, dan akidah juga menjadi perhatian dalam pendidikan anak-anak. Sena mengatakan, “Kita pengin mempersiapkan bagaimana anak-anak ketika akan menghadapi usia balig mereka sudah tertanam akhlak-akhlak Islam.” Menurutnya, pembentukan akhlak menjadi hal yang penting sebelum anak-anak memahami lebih jauh berbagai ilmu tentang hukum dan syariat Islam.
Melalui pendidikan sejak usia dini, DTA At-Thoyyibah Cipadung berupaya membentuk anak-anak agar memiliki adab, akhlak, dan akidah yang baik. Pendidikan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk mengenal Allah, memahami dirinya sebagai hamba, serta menjalani kehidupan dengan nilai-nilai Islam.
Reporter: Sultan Mauludin, KPI/3B

Tidak ada komentar
Posting Komentar