Dakwahpos.com, Ngamprah- Mengupas tuntas batasan perhiasan dunia dan akhirat, Ustaz Iqbal mengajak jemaah Masjid Al-Huda, Komplek Permata Cimahi, Ngamprah, untuk memprioritaskan keimanan melalui mimbar khotbah Jumat pada Jumat (11/9/2026).
Dalam khotbah tersebut, Ustaz Iqbal mengingatkan kembali fitrah kecenderungan manusia terhadap perhiasan dunia. Meskipun manusia secara alamiah menyukai harta yang menumpuk sebagaimana termaktub dalam Surah Ali Imran, seorang muslim berpotensi meraih keselamatan yang jauh lebih pasti jika menyadari bahwa iman adalah satu-satunya perhiasan yang paling berharga.
"Iman merupakan perhiasan terindah dan terbaik yang menghiasi kehidupan seorang mukmin. Iman inilah yang kelak akan menyelamatkan kita semua dari azab api neraka. Jikalau kita istikamah menjaga iman selama hidup di dunia sampai meninggal, maka ia akan masuk surga," ujar Ustaz Iqbal dalam penyampaian materi khotbahnya.
Lebih lanjut, Ustaz Iqbal menjelaskan bahwa orang yang menjaga keimanannya hingga akhir hayat akan terjamin keselamatannya. Sebaliknya, beliau memberikan peringatan keras kepada orang-orang yang murtad atau tergoda perhiasan dunia hingga keluar dari Islam, karena seluruh amal baiknya akan terhapus dan terancam kekal di neraka.
Menurutnya, kekayaan sejati seorang muslim adalah stabilitas imannya. Mengutip pandangan Imam Asy-Syafi'i, ia mengingatkan bahwa iman itu fluktuatif, bisa bertambah dengan ketaatan dan melemah dengan kemaksiatan. Lemahnya iman inilah yang dinilai menjadi akar penyebab maraknya tindak kejahatan di era sekarang tanpa disertai rasa takut.
Materi khotbah tersebut disusun secara terstruktur dengan merujuk pada ayat suci Al-Qur'an serta pandangan ulama yang dikontekstualisasikan dengan realita kehidupan masa kini. Gaya penyampaian Ustaz Iqbal yang tegas namun menyejukkan membuat jemaah antusias dan khusyuk menyimak dengan saksama hingga rangkaian salat usai.
Selain agenda ibadah wajib salat Jumat, Masjid Al-Huda Ngamprah juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pembinaan umat lainnya, mulai dari majelis taklim pengajian rutin bapak-bapak hingga kegiatan sosial Jumat Berkah.
Reporter: Muhammad Darrel Atharafi, KPI/3C

Tidak ada komentar
Posting Komentar