Terapkan Metode Belajar Klasikal, DKM Al-Ikhlas Panyileukan Hadirkan Pembelajaran yang Menyenangkan

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, Bandung - DKM Al-Ikhlas Panyileukan hadir dengan metode pembelajaran klasikal yang disesuaikan berdasarkan usia dan tingkat pendidikan anak – anak. Kegiatan pembelajaran berlangsung dari Senin hingga Jumat dengan adanya pengajian pagi dan sore. waktu tersebut memberi kesempatan bagi anak-anak untuk mengikuti pengajian agama tanpa mengganggu jadwal sekolah mereka. Kegiatan ini berlangsung Kamis, (17/09/2026).

Dalam pelaksanaan, proses belajar dirancang secara kreatif dan aktif untuk ciptakan suasana yang menyenangkan. anak-anak diajak aktif membaca, menghafal, serta mengikuti nyanyian dan gerakan dengan menggunakan bahasa arab dan inggris agar pembelajaran tidak terlihat membosankan.

Pada anak - anak usia Sekolah Dasar (SD), materi disampaikan secara lebih terstruktur melalui buku pelajaran seperti buku Fiqih. Setiap siswa juga mendapatkan kesempatan mengaji secara bergantian kepada Ibu Heti serta Guru pengajar lainya sebelum mengakhiri kegiatan.

"Anak-anak lebih mudah memahami materi ketika pembelajaran dibuat seperti bermain dan bernyanyi disesuaikan dengan usia mereka, dengan membuat suasana yang menyenangkan itu juga membuat mereka lebih aktif dan berani tampil," ungkap, Ibu Heti.

Sebelum pulang, anak - anak mengikuti kegiatan pembiasaan keagamaan dengan menghafal surat pendek dan bacaan doa secara bersama-sama. kegiatan ini bertujuan melatih hafalan sekaligus membangun keberanian dan kepercayaan diri anak.

Melalui pendekatan yang berpusat pada perkembangan anak - anak, DKM Al-Ikhlas Panyileukan berupaya menghadirkan pendidikan agama yang nyaman, menyenangkan dan mudah diterima anak-anak secara berkelanjutan.

Reporter: Zulfa Khoerunisa, KPI/3D

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos