Dakwahpos.com, Bandung- Khutbah Jumat mengajak jamaah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menggunakan hati, mata, dan telinga untuk memahami serta menjalankan perintah-Nya.
Khotib menyampaikan bahwa keimanan dan ketakwaan menjadi bekal keselamatan manusia, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Pesan tersebut disampaikan melalui renungan terhadap Surah Al-A'raf ayat 179.
Dalam khutbah, jamaah diingatkan bahwa manusia telah diberi hati untuk memahami perintah Allah SWT, mata untuk melihat tanda-tanda kebesaran-Nya, serta telinga untuk mendengar nasihat keagamaan.
“Allah parantos diparingan hate ka urang sadaya, tapi naha eta hate anu diparingan ku Allah SWT tara hayang ku urang dipakai ngemutan atanapi mikiran kana naon perkara anu diwajibkeun ku Allah SWT ka urang sadaya,” ujar khotib dalam khutbah Jumat, Jumat (25/09/2026).
Khotib juga mengingatkan jamaah agar tidak hanya mengutamakan kepentingan duniawi. Menurutnya, kesempatan, kesehatan, dan seluruh anggota tubuh yang diberikan Allah SWT akan dimintai pertanggungjawaban.
Pesan lain dalam khutbah tersebut berkaitan dengan penggunaan mata dan telinga. Jamaah diajak menggunakan penglihatan untuk membaca ayat-ayat Al-Qur'an serta menggunakan pendengaran untuk menyimak tausiyah dan nasihat para ulama.
Khotib kemudian mengutip lanjutan ayat yang menyebut manusia yang tidak menggunakan hati, mata, dan telinganya sebagai seperti binatang, bahkan lebih sesat. Karena itu, jamaah diimbau memanfaatkan seluruh potensi diri untuk tetap berada dalam ketaatan kepada Allah SWT.
Khutbah ditutup dengan doa agar jamaah selalu mendapat perlindungan, petunjuk, taufik, hidayah, dan keselamatan dari Allah SWT serta termasuk golongan manusia yang mengikuti perintah-Nya.
Reporter: M Azka Adipratama, KPI/3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar