Dakwahpos.com, Bandung – Jama’ah Masjid As-Sa’adah kembali menjalankan kegiatan rutin keagamaan rangka menjaga eksistensi dan kemakmuran masjid tersebut. Kegiatan keagamaan yang baru dilaksanakan oleh Jama’ah As-sa’adah ialah pengajian rutin yang dilaksanakan pada hari selasa (22/09/26) dengan dibawakannya tema “karomah atau kejadian luar biasa” oleh Ustadz Kiki Hamzah.
Dalam ceramahnya, Ustadz Kiki Hamzah membuka kajian dengan membahas salah satu contoh karomah yang terjadi pada Abu bakar As-Siddiq, disebutkan bahwasanya Abu Bakar As-siddiq mendapatkan makanan yang lebih banyak setelah ia memberikan makanan yang ia miliki kepada orang lain, bukan malah terus berkurang. Namun disisi lain ia pun tidak menyadari akan kejadian yang terjadi padanya, sampai istrinya memberitahukannya. “hal ini menunjukkan biasanya orang-orang yang mempunyai karamah, dia itu tidak tahu kalau miliknya mempunyai karamah.” Ujar Ustadz Kiki.
Dilanjut dengan contoh pembahasan karomah lainnya yang terjadi pada Umar Bin Khattab. Dari berbagai karomah yang didapatkan dan perbedaan karakter yang ada pada Abu Bakar As-siddiq dan Umar bin Khattab, Rasulullah mengibaratkan keduanya dengan berkata “ Wahai Abu Bakar, engkau adalah Nabi Harun, sedangkan engkau hei Umar adalah Nabi Musa”. Abu Bakar yang terkenal akan kelembutannya, sedang Umar bin khattab yang terkenal akan keberaniannya. “Kita tidak perlu meminta karamah kepada Allah. Hal yang perlu kita lakukan adalah ibadahlah dengan sebaik-baiknya ibadah. Maka Allah akan memberikan karamah kepada orang yang ia kehendaki” Ujar Ustadz Kiki.
Lebih lanjut, Ustadz Kiki memaparkan contoh karomah yang dirasakan oleh Sa’ad bin Abi Waqqas ialah mustajab apabila ia berdo’a. Hal tersebut didapatkan dengan cars membaguskan makanan dari mulai cara mendapatkannya hingga mengeluarkannya, sesuai dengan sabda Rasulullah. Dilanjut pada bagaimana cara umat muslin mendapatkan makanan yang tayyib dan halal .
Pembahasan ditutup dengan pesan ustadz kepada para jama’ah untuk dapat terus berbuat baik kepada sesama. Karena pada dasarnya orang yang terzalimi memiliki doa yang sangat mustajab
Reporter: Jihan Firasyan Zulkarnaen, KPI 3C

Tidak ada komentar
Posting Komentar