Tampilkan postingan dengan label Nurul Iman Pasir Biru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nurul Iman Pasir Biru. Tampilkan semua postingan

Bentuk Generasi Muda Berakhlakul Karimah, DKM Nurul Iman Pasir Biru Gelar Pengajian Anak-anak

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Nurul Iman merupakan masjid yang terletak di KP. Jati, Cibiru, Bandung. Masjid ini mempunyai berbagai macam kegiatan rutinan, salah satunya pengajian anak-anak yang dilaksanakan ba'da maghrib setiap hari Senin sampai Sabtu. Kegitan pengajian ini di tanggung jawabkan oleh Bapak Ayi Wahyu yang merupakan ketua DKM Nurul Iman. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk membentuk akhlak dan karakter yang baik serta membentuk kepribadian anak-anak melalui Al-Qur'an. Bapak Ayi Wahyu mengatakan "saya berharap anak anak di RT ini bisa mengisi masjid dengan adanya kegiatan mengaji ini, karena selain mereka siapa lagi yang bisa meramaikan masjid ini" selain itu juga bapak Ayi berharap kepada anak-anak agar bisa memiliki akhlakul karimah sejak dini.

Bapak Ayi juga ikut serta dalam mengajar anak-anak dan ada pengajar lainnya yang membantu dan sudah dipastikan mempunyai pengalaman dalam Pendidikan Islam. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 anak setiap minggunya. Mereka sangat antusias dan bersemangat untuk melakukan pengajian ini karena bisa mempelajari berbagai ilmu seperti sejarah-sejarah Islam. Selain itu, kegiatan pengajian ini bisa mengisi waktu luang yang baik untuk anak-anak. Kegiatan pengajian ini juga terdapat riyadhohan, yang mana merupakan salah satu kegiatan pembinaan akhlak dan bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak perbuatan atau sifat-saifat terpuji dan tercela sehingga mereka dapat mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pengajian ini memiliki metode pembelajaran yang interaktif dan terstruktur, bapak Ayi menerapkan kata-kata yang dapat dimengerti agar anak-anak dapat semangat dalam belajar dan mempunyai motivasi untuk mengaji setiap harinya. Kegiatan ini memiliki susunan jadwal yang terstruktur. Pada hari Senin sampai Rabu malam anak-anak berkegiatan membaca al-quran, menyetorkan hafalan-hafalan surat dan do'a-do'a sholat. Selanjutnya, pada hari Kamis malam dilaksanakan pembacaan surat yasin bersama-sama dan riyadhohan, kemudian pada hari Jum'at malam sabtu anak-anak dikumpulkan untuk membentuk suatu forum tanya jawab tentang apa yang di pelajari sebelumnya dan bertanya tentang pelajaran yang belum mereka mengerti, lalu pada hari Sabtu malam Minggu anak-anak melaksanakan latihan riyadhohan agar anak-anak bisa melatih kebiasaan baik.

Kegiatan pengajian ini tidak hanya memperkuat pemahaman agama kepada anak-anak, tetapi juga memberi manfaat pada perkembangan yang signifikan bagi mereka. Melalui mengaji anak-anak dapat belajar disiplin dan konsistensi. Selain itu, interaksi sosial dalam kegiatan mengaji ini membantu mereka membangun hubungan positif, meningkatkan rasa percaya diri, dan dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial, dimana anak-anak belajar untuk saling menghargai dan bekerja sama.

Dengan adanya kegiatan ini, DKM Nurul Iman mempunyai harapan untuk lebih baik kedepannya seperti terbentuknya akhlak yang baik, menciptakan karakter yang sesuai dengan ajaran Islam, dan berkomitmen untuk menciptakan generasi penerus yang berakhlak mulia dan memahami agama secara mendalam.

Reporter: Nadya Maghfiroh Noor Diswa, KPI/3B

Bentuk Akhlakul Karimah Generasi Muda, DKM Nurul Iman Pasir Biru Gelar Pengajian Anak-anak

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Nurul Iman merupakan masjid yang terletak di KP. Jati, Cibiru, Bandung. Masjid ini mempunyai berbagai macam kegiatan rutinan, salah satunya pengajian anak-anak yang dilaksanakan ba'da maghrib setiap hari Senin sampai Sabtu. Kegitan pengajian ini di tanggung jawabkan oleh Bapak Airu Amy yang merupakan ketua DKM Nurul Iman. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk membentuk akhlak dan karakter yang baik serta membentuk kepribadian anak-anak melalui Al-Qur'an. Bapak Airu Amy mengatakan "saya berharap anak anak di RT ini bisa mengisi masjid dengan adanya kegiatan mengaji ini, karena selain mereka siapa lagi yang bisa meramaikan masjid ini" selain itu juga bapak Airu berharap kepada anak-anak agar bisa memiliki akhlakul karimah sejak dini.

Bapak Airu juga ikut serta dalam mengajar anak-anak dan ada pengajar lainnya yang membantu dan sudah dipastikan mempunyai pengalaman dalam Pendidikan Islam. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 anak setiap minggunya. Mereka sangat antusias dan bersemangat untuk melakukan pengajian ini karena bisa mempelajari berbagai ilmu seperti sejarah-sejarah Islam. Selain itu, kegiatan pengajian ini bisa mengisi waktu luang yang baik untuk anak-anak. Kegiatan pengajian ini juga terdapat riyadhohan, yang mana merupakan salah satu kegiatan pembinaan akhlak dan bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak perbuatan atau sifat-saifat terpuji dan tercela sehingga mereka dapat mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pengajian ini memiliki metode pembelajaran yang interaktif dan terstruktur, bapak Airu menerapkan kata-kata yang dapat dimengerti agar anak-anak dapat semangat dalam belajar dan mempunyai motivasi untuk mengaji setiap harinya. Kegiatan ini memiliki susunan jadwal yang terstruktur. Pada hari Senin sampai Rabu malam anak-anak berkegiatan membaca al-quran, menyetorkan hafalan-hafalan surat dan do'a-do'a sholat. Selanjutnya, pada hari Kamis malam dilaksanakan pembacaan surat yasin bersama-sama dan riyadhohan, kemudian pada hari Jum'at malam sabtu anak-anak dikumpulkan untuk membentuk suatu forum tanya jawab tentang apa yang di pelajari sebelumnya dan bertanya tentang pelajaran yang belum mereka mengerti, lalu pada hari Sabtu malam Minggu anak-anak melaksanakan latihan riyadhohan agar anak-anak bisa melatih kebiasaan baik.

Kegiatan pengajian ini tidak hanya memperkuat pemahaman agama kepada anak-anak, tetapi juga memberi manfaat pada perkembangan yang signifikan bagi mereka. Melalui mengaji anak-anak dapat belajar disiplin dan konsistensi. Selain itu, interaksi sosial dalam kegiatan mengaji ini membantu mereka membangun hubungan positif, meningkatkan rasa percaya diri, dan dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial, dimana anak-anak belajar untuk saling menghargai dan bekerja sama.

Dengan adanya kegiatan ini, DKM Nurul Iman mempunyai harapan untuk lebih baik kedepannya seperti terbentuknya akhlak yang baik, menciptakan karakter yang sesuai dengan ajaran Islam, dan berkomitmen untuk menciptakan generasi penerus yang berakhlak mulia dan memahami agama secara mendalam.

Reporter: Nadya Maghfiroh Noor Diswa, KPI/3B

Kuatkan Iman dan Spiritualitas, DKM Nurul Iman Pasir Biru Gelar Pengajian Ibu- ibu

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Nurul Iman yang terletak di KP. Jati, Cibiru, Bandung mengadakan kegiatan rutinan, salah satunya pengajian ibu-ibu yang dilaksanakan ba'da maghrib setiap hari minggu malam senin. Kegitan pengajian ini di tanggung jawabkan oleh Bapak Airu Amy yang merupakan ketua DKM Nurul Iman. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mempererat silaturahmi di antara para jamaah, khususnya ibu-ibu di lingkungan Kp. Jati, Cibiru. Selain itu juga pengajian ini mempunyai tujuan yaitu memperkuat keimanan dan ketakwaan.

Dipimpin oleh Bapak Airu Amy sebagai ketua DKM, pengajian ini memberikan ruang bagi para ibu untuk saling mendukung dalam menjalankan peran mereka di keluarga dan masyarakat. Sebelum pengajian dimulai, para ibu-ibu di Masjid Nurul Iman biasanya sibuk mempersiapkan hidangan yang akan dibagikan setelah kegiatan selesai. Makanan yang disiapkan beragam, mulai dari nasi kotak hingga kue tradisional, sebagai bentuk kebersamaan dan syukur. Saat pengajian berlangsung, para jamaah juga disuguhi air putih dan makanan ringan seperti gorengan untuk menemani mereka. Kebiasaan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi wujud gotong royong dan saling berbagi dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Pengajian ibu-ibu di Masjid Nurul Iman diadakan setiap minggu dengan kegiatan yang berselang-seling. Pada minggu pertama, ibu-ibu melaksanakan Yasinan, di mana mereka membaca Surat Yasin bersama-sama, mendoakan kebaikan dan keselamatan. Sementara itu, pada minggu berikutnya, pengajian diisi dengan Marhaban, yaitu pembacaan shalawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Pola ini dilakukan secara bergantian setiap minggunya, menciptakan variasi dalam kegiatan keagamaan yang tidak hanya menambah pahala, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan keimanan jamaah.

Kegiatan pengajian Yasinan ibu-ibu di Masjid Nurul Iman berawal ketika ayah dari Bapak Airu Amy, ketua DKM, meninggal dunia. Untuk mendoakan arwahnya, diadakan pengajian Yasinan yang kemudian menjadi tradisi mingguan. Melihat manfaat spiritual dan kebersamaan yang tercipta, pengajian ini dilanjutkan sebagai kegiatan rutin setiap minggu, dengan tujuan tidak hanya untuk mendoakan almarhum, tetapi juga memperkuat iman dan ikatan sosial antarjamaah. Kegiatan ini pun terus berkembang, menjadi wadah penting bagi ibu-ibu untuk saling mendukung dan menumbuhkan nilai-nilai keislaman di lingkungan mereka.

Dengan adanya pengajian rutin di Masjid Nurul Iman, ibu-ibu di Kp. Jati, Cibiru, tidak hanya mendapatkan manfaat dari segi spiritual, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara mereka. Kegiatan ini menjadi sarana untuk saling berbagi ilmu, memperdalam keimanan, serta menjaga tradisi keagamaan yang sudah mengakar di masyarakat. Dipimpin oleh Bapak Airu Amy, pengajian ini diharapkan terus berjalan dengan penuh semangat, membawa berkah bagi para jamaah dan menciptakan suasana lingkungan yang lebih religius dan harmonis. Semoga pengajian ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh komunitas.

Reporter: Nadya Maghfiroh Noor Diswa, KPI/3B

Bentuk Akhlakul Karimah Generasi Muda, DKM Nurul Iman Pasir Biru Gelar Pengajian Anak-anak

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Nurul Iman merupakan masjid yang terletak di KP. Jati, Pasir Biru, Cibiru, Bandung. Masjid ini mempunyai berbagai macam kegiatan rutinan, salah satunya pengajian anak-anak yang dilaksanakan ba'da maghrib setiap hari senin sampai sabtu. Kegitan pengajian ini di tanggung jawabkan oleh Bapak Airu Amy yang merupakan ketua DKM Nurul Iman. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk membentuk akhlak dan karakter yang baik serta membentuk kepribadian anak-anak melalui Al-Qur'an. Bapak Airu Amy mengatakan "saya berharap anak anak di rt ini bisa mengisi masjid dengan adanya kegiatan mengaji ini, karena selain mereka siapa lagi yang bisa meramaikan masjid ini" selain itu juga bapak Airu berharap kepada anak-anak agar bisa memiliki akhlakul karimah sejak dini.

Bapak Airu juga ikut serta dalam mengajar anak-anak dan ada pengajar lainnya yang membantu dan sudah dipastikan mempunyai pengalaman dalam Pendidikan Islam. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 anak setiap minggunya. Mereka sangat antusias dan bersemangat untuk melakukan pengajian ini karena bisa mempelajari berbagai ilmu seperti sejarah-sejarah Islam. Selain itu, kegiatan pengajian ini bisa mengisi waktu luang yang baik untuk anak-anak. Kegiatan pengajian ini juga terdapat riyadhohan, yang mana merupakan salah satu kegiatan pembinaan akhlak dan bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak perbuatan atau sifat-saifat terpuji dan tercela sehingga mereka dapat mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pengajian ini memiliki metode pembelajaran yang interaktif dan terstruktur, bapak Airu menerapkan kata-kata yang dapat dimengerti agar anak-anak dapat semangat dalam belajar dan mempunyai motivasi untuk mengaji setiap harinya. Kegiatan ini memiliki susunan jadwal yang terstruktur. Pada hari senin sampai rabu malam anak-anak berkegiatan membaca al-quran, menyetorkan hafalan-hafalan surat dan do'a-do'a sholat. Selanjutnya, pada hari kamis malam dilaksanakan pembacaan surat yasin bersama-sama dan riyadhohan, kemudian pada hari Jum'at malam sabtu anak-anak dikumpulkan untuk membentuk suatu forum tanya jawab tentang apa yang di pelajari sebelumnya dan bertanya tentang pelajaran yang belum mereka mengerti, lalu pada hari sabtu malam minggu anak-anak melaksanakan latihan riyadhohan agar anak-anak bisa melatih kebiasaan baik.

Kegiatan pengajian ini tidak hanya memperkuat pemahaman agama kepada anak-anak, tetapi juga memberi manfaat pada perkembangan yang signifikan bagi mereka. Melalui mengaji anak-anak dapat belajar disiplin dan konsistensi. Selain itu, interaksi sosial dalam kegiatan mengaji ini membantu mereka membangun hubungan positif, meningkatkan rasa percaya diri, dan dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial, dimana anak-anak belajar untuk saling menghargai dan bekerja sama.

Dengan adanya kegiatan ini, DKM Masjid Nurul Iman mempunyai harapan untuk lebih baik kedepannya seperti terbentuknya akhlak yang baik, menciptakan karakter yang sesuai dengan ajaran Islam, dan berkomitmen untuk menciptakan generasi penerus yang berakhlak mulia dan memahami agama secara mendalam.

Reporter: Nadya Maghfiroh Noor Diswa, KPI/3B
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos