Dakwahpos.com,
Bandung - Ustazah Lia telah terlibat dalam kegiatan Madrasah Al-Mu’minun di
Masjid Jami’ Al-Mu’minun, Palasari, sejak 2011. Hingga kini, ia menjalankan
peran sebagai pengajar anak usia TK/TPA sekaligus mengikuti kegiatan belajar
agama sebagai santri.
Keterlibatan
tersebut bermula ketika Ustazah Lia diajak suaminya untuk mengajar anak-anak
usia TK/TPA karena saat itu belum ada pengajar untuk anak-anak usia kecil. Di
samping mengajar, ia tetap mengikuti kegiatan belajar agama bersama suami dan
guru-guru lainnya agar ilmu yang diperoleh dapat disampaikan kembali kepada
anak-anak.
“Karena
ingin membantu suami untuk mengajar di madrasah. Saya juga bisa belajar agama
bersama suami dan guru-guru yang lain di madrasah, kemudian ilmu yang didapat
disampaikan kembali kepada anak-anak,” ujar Ustazah Lia.
Dalam
menjalankan perannya, Ustazah Lia mengikuti kegiatan sebagai santri setiap
Jumat malam dan bada Magrib pada malam Senin. Ia juga mengikuti kegiatan Isra
Mi’raj dan Maulid Nabi di lingkungan madrasah.
Salah satu
pengalaman yang berkesan bagi Ustazah Lia terjadi saat peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW di Masjid Jami’ Al-Mu’minun, Palasari, Minggu (20/09/2026). Untuk
pertama kalinya, ia menjadi pembaca Maulid Adhyaullami dalam kegiatan tersebut.
“Rasanya
tegang karena baru pertama kali. Tapi senang juga, karena membuat kita
mengingat Nabi Muhammad SAW,” kata Ustazah Lia.
Bagi
Ustazah Lia, keterlibatan dalam kegiatan madrasah juga menjadi bagian dari
upaya membantu anak-anak belajar agama. Ia membantu anak-anak belajar Iqra,
Al-Qur’an, serta menyampaikan ilmu agama walaupun sedikit.
“Menurut
saya penting, karena kita bisa membantu anak-anak belajar Iqra, Al-Qur’an dan
menyampaikan agama walaupun sedikit,” ujar Ustazah Lia.
Ustazah
Lia berharap anak-anak di Madrasah Al-Mu’minun dapat menjadi anak-anak yang
saleh dan salehah serta terjaga dari berbagai fitnah akhir zaman.
Reporter:
Namira Khairina Bunga Mulyadi | KPI | 3B




