Tampilkan postingan dengan label At-Tin Sukawening. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label At-Tin Sukawening. Tampilkan semua postingan

Masjid At-Tin Sukawening Gelar Kegiatan Belajar Bekam untuk Masyarakat

Dakwahpos.com, Bandung – Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus memperkenalkan terapi pengobatan tradisional, Masjid AT-Tin mengadakan kegiatan belajar bekam pada Rabu (6/11/2024). Acara ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar, dengan puluhan peserta yang antusias mengikuti pelatihan.

Kegiatan ini dipandu oleh praktisi bekam profesional, Ustaz Assaepul, yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang ini. Dalam sesi pelatihan, peserta diajarkan tentang dasar-dasar bekam, manfaatnya, teknik pelaksanaannya, serta prinsip-prinsip higienitas yang harus diterapkan.

"Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal bekam, tetapi juga memahami cara melakukannya dengan benar dan aman," ujar Ustaz Assaepul. "Bekam bukan sekadar pengobatan, tetapi juga salah satu sunnah Nabi yang membawa manfaat fisik dan spiritual."

Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas, Ustaz Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kesehatan masjid yang bertujuan memberikan edukasi alternatif pengobatan kepada masyarakat. "Kami berharap kegiatan ini bermanfaat untuk kesehatan masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah," katanya.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung bagi peserta yang ingin mencoba. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin di Masjid At-Tin untuk terus menyebarkan manfaat bekam kepada lebih banyak orang.

Bagi masyarakat yang berminat, DKM Masjid At-Tin membuka pendaftaran untuk sesi pelatihan selanjutnya. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak resmi masjid.

Reporter : Rania Rizkina / 3C


Masjid At-Tin Sukawening Gelar Workshop Kaligrafi untuk Tingkatkan Kreativitas Jamaah

Dakwahpos.com, Bandung – Dalam rangka meningkatkan keterampilan seni islami sekaligus mendekatkan jamaah pada keindahan Al-Qur'an, Masjid At-Tin mengadakan workshop kaligrafi. Acara ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dan bertujuan untuk mengenalkan seni kaligrafi Arab sebagai bagian dari warisan budaya Islam.

Workshop yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menghadirkan Ustaz Hadi, seorang kaligrafer profesional yang telah memenangkan berbagai penghargaan tingkat nasional. Dalam sesi tersebut, para peserta diajarkan teknik dasar menulis kaligrafi, memilih jenis huruf, serta penggunaan alat seperti qalam (pena tradisional) dan tinta.

Ketua panitia, Zaky, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program "Cinta Seni Islami" yang rutin digelar masjid. "Kami ingin mendorong jamaah untuk mencintai seni kaligrafi, karena ini bukan hanya soal seni, tetapi juga cara untuk mendekatkan diri pada Al-Qur'an," ujarnya.

Salah satu peserta, Laila mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. "Dulu saya hanya melihat kaligrafi di dinding masjid, tapi sekarang saya bisa mencoba membuatnya sendiri. Rasanya sangat menyenangkan," ungkapnya.

Workshop ini juga menyediakan sesi pameran karya para peserta di akhir kegiatan. Karya-karya terbaik akan dipajang di area masjid selama sebulan untuk menginspirasi jamaah lain.

Dengan sambutan hangat dari jamaah, pihak masjid berencana mengadakan workshop serupa secara berkala. Harapannya, seni kaligrafi dapat menjadi salah satu cara mempererat ukhuwah Islamiyah dan melestarikan budaya Islam di tengah masyarakat.

Reporter : Rania Rizkina / 3C

Masjid At-Tin Sukawening Gelar Kegiatan Belajar Public Speaking untuk Generasi Muda

Dakwahpos, Bandung – Dalam upaya meningkatkan keterampilan komunikasi generasi muda, Masjid At-Tin mengadakan kegiatan belajar public speaking yang berlangsung setiap akhir pekan. Kegiatan ini diikuti oleh remaja dan pemuda setempat dengan antusias tinggi.

Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keahlian berbicara di depan umum yang baik, percaya diri, dan efektif. "Kami ingin membangun generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga mampu menyampaikan ide-ide mereka dengan jelas dan menginspirasi," ujar Ustaz Zaky, ketua panitia kegiatan.

Dalam sesi pertama yang diadakan, peserta diajarkan teknik dasar public speaking, seperti cara membuka pidato, mengatur nada suara, dan menjaga kontak mata dengan audiens. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan pembicara tamu, seorang ustaz, untuk memberikan tips praktis dan pengalaman nyata di dunia public speaking.

Kegiatan ini akan terus berlangsung hingga akhir bulan Desember dengan tema yang berbeda di setiap pertemuan. Masjid At-Tin berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi komunitas dan membentuk generasi yang mampu berbicara untuk kebaikan.

Reporter : Rania Rizkina / 3C

Masjid At-Tin Sukawening Adakan Pelatihan Menjadi Khatib yang Baik

Dakwahpos, Bandung – Dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah dan memperkuat peran khatib di masyarakat, Masjid AT-Tin mengadakan pelatihan bertajuk "Menjadi Khatib yang Baik". Acara ini berlangsung selama dua hari, dari Sabtu hingga Minggu, dengan peserta yang terdiri dari remaja masjid, mahasantri, hingga tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman, Ustaz Afifi Abdul Khobir, yang membahas teknik retorika, tata cara penyampaian khutbah yang sesuai dengan syariat, hingga pentingnya menyampaikan pesan yang relevan dengan kebutuhan jamaah.

"Seorang khatib harus mampu menyampaikan khutbah yang tidak hanya menggugah hati, tetapi juga memberikan solusi atas permasalahan umat. Kami berharap pelatihan ini dapat mencetak generasi khatib yang inspiratif dan berintegritas," ujar Ustaz Afifi dalam sesi pembukaan.

Selain teori, peserta juga diajak untuk praktik langsung menyampaikan khutbah di depan para peserta lain. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Salah seorang peserta, Muhammad Rizky, mengaku pelatihan ini sangat membantunya memahami cara membangun kepercayaan diri saat menjadi khatib.

"Ilmu yang saya dapatkan sangat berharga, terutama bagaimana merancang khutbah yang terstruktur dan menyentuh hati jamaah," ungkap Rizky.

Ketua DKM Masjid At-Tin, Ustadz Rahman, berharap pelatihan serupa dapat rutin dilakukan. "Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Dengan pelatihan seperti ini, insya Allah kualitas khutbah di masyarakat akan meningkat," tuturnya.

Reporter : Rania Rizkina / 3C


Masjid At-Tin Sukawening Gelar Kegiatan Tahsin Al-Qur'an Bersama Para Santri


Dakwahpos, Bandung — Masjid At-Tin kembali mengadakan kegiatan tahsin Al-Qur'an yang diikuti oleh para santri dari berbagai wilayah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an para santri, mulai dari tajwid hingga pelafalan yang benar.

Kegiatan tahsin ini dilaksanakan secara rutin setiap pekan, di mana para santri dibimbing langsung oleh para ustaz yang berpengalaman. Setiap peserta diberi kesempatan untuk membaca Al-Qur'an di depan ustaz, kemudian diberikan koreksi dan bimbingan agar bacaan mereka lebih baik dan sesuai aturan tajwid.

Ustaz Azhar, salah satu pengajar di Masjid At-Tin, mengatakan bahwa program ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas bacaan Al-Qur'an. "Dengan tahsin, para santri tidak hanya belajar membaca, tapi juga memahami cara melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan benar, sehingga bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.

Para santri pun merasa senang dan termotivasi dengan kegiatan ini. "Saya merasa bacaan saya semakin baik setelah mengikuti tahsin di sini. Ustaz-ustaznya sabar dan telaten dalam mengajar," kata salah satu santri.

Masjid At-Tin berharap kegiatan tahsin ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak santri di masa mendatang, sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan Al-Qur'an di kalangan generasi muda.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak umat Islam yang dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Reporter : Rania Rizkina Abdullah KPI 3C




Masjid At-Tin Gelar Khutbah Jumat, Manfaatkan Media Sosial untuk Dakwah

 
Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Tin yang terletak di Jatinangor menggelar khutbah Jumat pada hari Jum'at 04 Oktober 2024, dengan tema "Memanfaatkan Media Sosial untuk Dakwah". Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jamaah, termasuk banyak anak muda yang aktif di dunia digital.

Dalam khutbahnya, Ustaz maula, yang menjadi khatib hari itu, menekankan pentingnya generasi muda memanfaatkan teknologi dengan bijak, terutama media sosial. "Sebagai umat Islam, kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Media sosial bisa menjadi sarana efektif untuk menyebarkan kebaikan dan nilai-nilai Islam," ujar Ustaz Ahmad.

Beliau juga mengingatkan agar para pengguna media sosial tetap menjaga akhlak dan etika ketika berinteraksi di dunia maya. "Jangan sampai kita terbawa arus negatif, seperti menyebarkan berita bohong, fitnah, atau ujaran kebencian. Gunakan media sosial untuk berdakwah, menyebarkan pesan damai, dan menebarkan manfaat kepada sesama."

Banyak jamaah, terutama generasi Z, merasa terinspirasi oleh tema khutbah ini. Salah satu jamaah, seorang mahasiswa fadli mengatakan, "Khutbah hari ini benar-benar relevan buat kami. Media sosial bisa jadi ladang pahala kalau kita pakai dengan baik."

Pengurus Masjid At-Tin juga berencana untuk mengadakan workshop khusus bagi para remaja dan pemuda mengenai cara berdakwah kreatif di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Harapannya, lebih banyak anak muda yang termotivasi untuk menggunakan media sosial secara positif dan menjadi agen perubahan di era digital.

Dengan adanya khutbah seperti ini, Masjid At-Tin berharap umat Islam, khususnya generasi muda, dapat terus berperan aktif dalam menyebarkan kebaikan melalui media sosial, sambil tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman.

Rania Rizkina Abdullah KPI 3C

Masjid At-Tin Sukawening Gelar Peringatan Maulid Nabi dengan Meriah


Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Tin di sukawening mengadakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan khidmat dan meriah pada Kamis malam (10/10). Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai wilayah, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang berkumpul untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan Maulid Nabi dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan lantunan shalawat dari grup hadrah yang diiringi musik tradisional. Suasana semakin syahdu ketika para jamaah bersama-sama bershalawat, mengenang akhlak mulia Nabi Muhammad SAW yang menjadi teladan bagi umat Islam.

Ustaz yang diundang sebagai penceramah, memberikan tausiyah yang mengingatkan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW, seperti kejujuran, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap sesama. Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman.

Setelah ceramah, acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar jamaah. Banyak peserta merasa terinspirasi dan berharap acara serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya. "Alhamdulillah, acara ini sangat bermanfaat. Semoga kita bisa selalu meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari," ujar salah satu jamaah.

Masjid At-Tin secara rutin mengadakan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk peringatan hari besar Islam, untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan keimanan umat.

 

Reporter : Rania Rizkina Abdullah KPI/3C

Masjid At-Tin Sukawening Laksanakan Jumat Bersih untuk Ciptakan Suasana Nyaman

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid At-Tin melaksanakan kegiatan Jumat Bersih yang diikuti oleh banyak warga. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan masjid untuk menciptakan suasana masjid yang nyaman dan mempererat tali silaturahmi antar jamaah.

Acara dimulai dengan sambutan dari pengurus masjid yang menjelaskan pentingnya kebersihan. Setelah itu, wargadibagi  menjadi beberapa kelompok untuk membersihkan area masjid, halaman, dan tempat wudhu. Semua peserta bekerja sama dengan semangat, menyapu, mengumpulkan sampah, dan merawat tanaman di sekitar masjid.

Ketua Pengurus Masjid At-Tin, Ustaz Rahman, mengatakan, "Kegiatan ini bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya menjaga lingkungan."

Kegiatan Jumat bersih ini bukan hanya kegiatan membersihkan bagian dalam masjid saja, kegiatan ini dilakukan menyeluruh oleh warga sekitar, seperti menambahkan tumbuhan di sekitar halaman mesjid, membenarkan pintu pintu masjid yang rusak, dan mengecat kembali permukaan dinding yang sudah terkelupas

Kegiatan Jumat Bersih ditutup dengan doa bersama dan pembagian makanan ringan sebagai tanda terima kasih kepada semua yang berpartisipasi. Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin dan menginspirasi masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Reporter : Rania Rizkina Abdullah KPI 3C
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos