Ustaz Ajang Urai Tiga Kunci Keselamatan Hidup

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, Bandung – Sejumlah jemaah memadati Masjid Besar Al-Qolam Kelurahan Cimahi untuk menghadiri kegiatan ceramah subuh pada Jumat, (23/10/2026). Kegiatan keagamaan tersebut mengulas materi mengenai tiga amalan utama sebagai kunci keselamatan manusia di dunia dan akhirat. 

Dalam tausiyahnya, Ustaz Ajang menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam menuntut ilmu agama, melanggengkan zikir, serta memperbanyak pembacaan selawat. Beliau menjelaskan bahwa amalan-amalan tersebut menjadi sarana penyuci dosa dan penentu kedudukan seorang hamba di akhirat kelak. 

“Barang siapa yang belajar satu bab ilmu agama dengan ikhlas, maka nilainya lebih utama dibandingkan melaksanakan salat sunah seribu rakaat,” ujar Ajang di hadapan para jemaah pada Jumat, (23/10/2026). 

Penceramah menguraikan lima hal yang dapat membuka pintu rezeki dan keberkahan hidup, yakni penguasaan ilmu, ikhtiar, kejujuran, silaturahmi, serta doa. Beliau mengingatkan bahwa rezeki tidak hanya berwujud materi, melainkan juga berupa nikmat kesehatan dan kesempatan beribadah. 

Beliau juga menggarisbawahi bahwa kejujuran merupakan pondasi utama dalam membangun kepercayaan jangka panjang. Sementara itu, silaturahmi dinilai mampu memperluas kesempatan baik serta melapangkan rezeki bagi setiap Muslim. 

Selain itu, penceramah mengimbau jemaah untuk menghidupkan amalan sunah pada hari Jumat, seperti membaca Surah Al-Kahfi serta memperbanyak amalan zikir harian. Keistiqamahan dalam menjalankan amalan tersebut diyakini mampu mendatangkan ketenangan jiwa. 

Beliau mengingatkan agar jemaah senantiasa bersyukur atas ketersediaan majelis ilmu di lingkungan tempat tinggal. Kehadiran dalam pengajian rutin dipandang sebagai sarana efektif untuk memperdalam pemahaman agama secara berkesinambungan. 

Kajian keagamaan tersebut diakhiri dengan doa bersama agar seluruh jemaah senantiasa diberikan kelapangan rezeki, kesehatan, serta diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah. 



Reporter: Saffanah Ghassani, KPI/3B 


Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos