Ustad Dikdik Bahas Empat Ciri Utama Orang Bertakwa Menurut Al-Qur’an dan Pandangan Ulama

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com,Bandung- Jumat, 23 oktober 2026 Ustad Dikdik mengajak jemaah  Masjid Al-Amanah Cipadung senantiasa untuk saling menjaga kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari menuntut setiap Muslim untuk memahami indikasi ketakwaan secara komprehensif. Berdasarkan tuntunan Al-Qur'an dan pandangan para sahabat, terdapat empat ciri utama orang yang bertakwa, mulai dari rasa takut saat hendak berbuat maksiat hingga sikap ikhlas dan ridha atas ketetapan Allah Swt..

Poin penting tersebut disampaikan dalam sebuah kajian yang mengupas esensi ketakwaan, di mana rasa takut kepada Allah Swt. harus menjadi landasan utama ketika seseorang berhadapan dengan potensi kemaksiatan atau penyimpangan dari ajaran agama.

Terdapat empat alasan utama mengapa seorang Muslim harus senantiasa merasa takut dan diawasi oleh Allah Swt.

1.Pengawasan Mutlak: Berdasarkan Surah Al-Baqarah ayat 255, Allah Swt. Maha Hidup, tidak pernah mengantuk ataupun tidur, serta mengetahui segala perbuatan manusia.

2.Mengetahui Isi Hati: Melalui Surah Al-Ahzab ayat 51, ditegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang disembunyikan di dalam dada dan lubuk hati manusia.

3.Penyertaan Ilahi: Dalam Surah Al-Ahzab ayat 4, AllahSwt. menyatakan bahwa Dia senantiasa menyertai hamba-Nya di mana pun dan kapan pun mereka berada.

 4.Pengawasan Malaikat: Allah menugaskan dua malaikat pencatat amal, yakni Raqib dan Atid, yang selalu mengawasi, mendampingi, dan mencatat seluruh amal baik maupun buruk.

Mengamalkan Al-Qur’an (Al-Amalu bil-Qur'an) Ciri kedua dari orang yang bertakwa adalah senantiasa menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Interaksi dengan Al-Qur'an dapat diwujudkan melalui lima langkah: membaca setiap hari, menuliskan ayat-ayatnya, menghafal, mengamalkan secara pribadi, serta mengajarkannya kepada orang lain. Jika seluruh lapisan masyarakat baik pedagang, pemimpin, maupun profesi lainnya mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an sesuai bidang masing-masing, maka tatanan kehidupan yang damai, aman, dan sentosa akan terwujud.

Syukur yang Berkelanjutan (Asy-Syukru al-Mujaddid) Orang yang bertakwa tidak akan pernah kehilangan rasa syukurnya atas nikmat yang diberikan AllahSwt.. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Ibrahim ayat 34, andai seluruh pohon di muka bumi dijadikan pena, dedaunan menjadi kertas, dan lautan menjadi tinta untuk menghitung nikmat Allah, niscaya semuanya tidak akan sanggup menjangkau luasnya karunia-Nya

Ridha atas Ketetapan Allah Merujuk pada pandangan Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra. ciri keempat orang bertakwa adalah sikap ridha terhadap segala ketetapan Allah, meskipun apa yang diterima terlihat sedikit. Dalam sebuah hadis qudsi juga ditegaskan bahwa barang siapa yang tidak bersyukur atas nikmat, tidak ridha atas ketentuan, dan tidak bersabar atas ujian-Nya, maka Allah memperingatkan manusia untuk mencari tuhan selain Allah sebuah metafora penegasan bahwa tidak ada zat selain Allah yang mampu melimpahkan nikmat sebesar rahmat-Nya.

Reporter: Rifqi Alfiansyah, KPI/3C

 

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos