Serah Terima Jabatan Jasaya ( Jami’ah Syabab Yabipa )

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, BANDUNG – Pondok Qur’an YABIPA melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) JASAYA (Jamiah Syabab YABIPA) pada Selasa, 6 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum pergantian kepengurusan sekaligus pelantikan santri dan santriwati kelas 8 sebagai pengurus baru Pondok Qur’an YABIPA.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para santri dan santriwati Pondok Qur’an YABIPA sebagai bagian dari proses regenerasi kepengurusan di lingkungan pesantren. Dalam kegiatan ini, para pengurus sebelumnya secara resmi menyerahkan estafet kepengurusan kepada santri dan santriwati kelas 8 yang telah dilantik sebagai pengurus baru.

Serah terima jabatan ini tidak hanya menjadi kegiatan pergantian struktur kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan amanah kepada para santri. Jabatan yang diberikan kepada pengurus baru diharapkan dapat menjadi sarana bagi mereka untuk belajar mengelola kegiatan, bekerja sama, serta memberikan pelayanan dan contoh yang baik bagi seluruh santri di lingkungan pondok.

Para pengurus sebelumnya turut memberikan estafet kepengurusan kepada generasi berikutnya sebagai bentuk keberlanjutan organisasi JASAYA. Pergantian ini diharapkan tidak menjadi akhir dari peran para pengurus lama, melainkan menjadi pengalaman dan bekal bagi mereka untuk terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan Pondok Qur’an YABIPA.

Sementara itu, para santri dan santriwati kelas 8 yang telah dilantik menerima amanah baru untuk menjalankan tugas kepengurusan. Mereka diharapkan dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan dan kegiatan baru yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan santri.

JASAYA sebagai wadah kepemudaan santri memiliki peran dalam membantu menciptakan kehidupan pesantren yang tertib, aktif, dan penuh kebersamaan. Oleh karena itu, kepengurusan yang baru diharapkan mampu membangun kerja sama yang baik antara sesama pengurus, santri, santriwati, serta pihak pesantren dalam menjalankan setiap kegiatan.

Proses regenerasi ini juga menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi. Mereka dapat belajar bagaimana menyusun kegiatan, membagi tugas, berkomunikasi dengan anggota, menyelesaikan permasalahan, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Dengan adanya serah terima jabatan tersebut, kepengurusan JASAYA secara resmi memasuki periode baru dengan santri dan santriwati kelas 8 sebagai penerima estafet kepengurusan. Amanah tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan penuh kesungguhan dan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan para santri.

Melalui kegiatan ini, Pondok Qur’an YABIPA terus mendorong adanya regenerasi kepemimpinan di kalangan santri. Diharapkan para pengurus baru mampu menjalankan amanah dengan baik, menjaga nilai-nilai yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya, serta membawa JASAYA menjadi wadah yang semakin aktif dan bermanfaat bagi seluruh warga Pondok Qur’an YABIPA

Dengan semangat regenerasi dan kebersamaan, estafet kepengurusan JASAYA kini berlanjut kepada generasi berikutnya untuk bersama-sama menjalankan amanah dan memberikan kontribusi terbaik bagi Pondok Qur’an YABIPA.




Reporter: Muhammad Ihsan KPI 3B

 

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos