Dakwahpos.com,
Bandung - Masjid Al-Muhajir yang terletak di Panyileukan semakin mengukuhkan
dirinya sebagai pusat kegiatan keagamaan yang tidak pernah sepi dari aktivitas.
Berbagai kegiatan keagamaan dan sosial rutin digelar, mulai dari shalat
berjamaah, kajian agama, hingga kegiatan sosial dan koperasi. Tidak hanya itu,
jumlah jamaah yang terlibat dalam setiap kegiatan pun selalu ramai, menjadikan
masjid ini sebagai tempat yang hidup dan penuh berkah setiap harinya.
Ketua
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Muhajir Panyileukan , Ustadz soleh D.
Asmara, menuturkan bahwa tingginya partisipasi jemaah dalam berbagai kegiatan
ini merupakan bukti nyata dari rasa kebersamaan yang kuat di kalangan warga
sekitar. "Kami sangat bersyukur melihat bagaimana jamaah selalu aktif dan
antusias. Tidak hanya dalam shalat berjamaah, tetapi juga dalam kegiatan
kajian, pengajian, hingga program sosial yang diadakan masjid," ungkap
Ustaz soleh , Jumat (16/10/2026).
Menurut
Ustaz soleh , masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi
juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai
kegiatan diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan jemaah, seperti pengajian
rutin, program tahsin Al-Qur'an, kegiatan koperasi yang dikelola jemaah, hingga
majlis taklim. Semua ini turut meningkatkan keterlibatan jemaah dari berbagai
kalangan, baik tua maupun muda.Masjid Al-Muhajir selalu berusaha mengakomodasi
kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat. Kami ingin masjid ini menjadi pusat
kehidupan komunitas yang dinamis, di mana setiap orang merasa memiliki dan
terlibat dalam setiap kegiatan. Ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk
mempererat tali silaturahmi antarjamaah," tambah Ustaz soleh.
Tidak
hanya itu, masjid ini juga menjadi magnet bagi jemaah dari luar lingkungan
Panyileukan, yang ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Setiap kegiatan
rutin, seperti kajian keagamaan dan pengajian ibu-ibu, selalu dipenuhi peserta.
Anak-anak pun tidak ketinggalan, dengan adanya program-program khusus seperti
TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an) dan pengajian ilmu agama mendorong mereka
untuk aktif beribadah sekaligus belajar ilmu agama.
Dengan segala aktivitas yang terus berjalan tanpa henti, Masjid Al-Muhajir Panyileukan menjadi contoh masjid yang tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang produktif. Melalui partisipasi aktif jemaah, masjid ini terus membangun rasa kebersamaan dan komitmen dalam memajukan kehidupan spiritual dan sosial masyarakat. Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi kuat bagi masjid dalam menjalankan peran pentingnya di tengah-tengah komunitas.
Reporter:
Najma Nursyafa Aulia Rahmat, KPI/3D

Tidak ada komentar
Posting Komentar