Manusia Adalah Tempat Salah, Ustaz Akhi Muhammad Ajak Para Jama’ah Untuk Senantiasa Bertaubat

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Al – Ukhuwwah Panyileukan menggelar salat Jum’at berjamaah yang dilanjutkan dengan khutbah oleh Ustaz Akhi Muhammad, Jumat (18/9/2026). Ustaz Akhi Muhammad mengajak seluruh jemaah untuk terus meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kegiatan ini diikuti ratusan jemaah yang memenuhi ruang utama masjid.

Dalam khutbahnya, Ustaz Akhi Muhammad menyampaikan bahwa iman seorang hamba bisa bertambah dan berkurang. Iman bertambah saat seseorang melaksanakan ketaatan, dan berkurang saat melakukan kemaksiatan. Karena itu, setiap detik dan setiap napas harus menjadi jalan ketaatan kepada Allah.

Ustaz Akhi Muhammad juga menegaskan bahwa manusia adalah makhluk yang sering berbuat salah. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda bahwa setiap anak Adam sering berbuat salah. Namun, sebaik-baik pendosa adalah yang sering kembali dan meminta ampun kepada Allah.

“Tidak ada kata terlambat untuk kembali kepada Allah, sekotor-kotornya kita, sehitam-hitamnya kita penuh dosa, Allah tetap terbuka untuk kita,” ujar Ustaz Akhi Muhammad saat menyampaikan khutbah, Jum’at (18/9/2026).

Menurut Ustaz Akhi Muhammad, Allah selalu membentangkan tangan-Nya untuk menerima hamba yang kembali. Selama matahari belum terbit dari barat dan nyawa belum sampai di kerongkongan, kesempatan bertaubat masih terbuka. Ia mengingatkan agar jemaah tidak menunda perbaikan diri.

Ustaz Akhi Muhammad menjelaskan bahwa salah satu ciri orang bertakwa adalah cepat sadar ketika berbuat dosa. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Ali-Imran tentang orang yang segera beristighfar setelah menzalimi dirinya. Orang bertakwa tidak meneruskan kesalahannya, karena ia tahu Allah Maha Pengampun.

Sifat para nabi yang dicintai Allah juga disematkan sebagai awwab, yaitu orang yang sering bertaubat. Ustaz Akhi Muhammad mengajak jemaah meneladani sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, iman dan takwa dapat terus meningkat meski manusia tak luput dari salah.

Ustaz Akhi Muhammad menutup khutbah dengan ajakan agar jemaah segera meninggalkan kemaksiatan dan melaksanakan kebaikan. Syarat taubat adalah menyesali kesalahan, meninggalkannya, dan merasa takut akan azab neraka. Jemaah diajak menjadikan taubat sebagai jalan perbaikan diri setiap hari.

Reporter: Mochammad Chubaib Nur Farisyi, KPI/3B

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos