Dakwahpos.com, Bandung — Masjid Al
Muhyidin menggelar kajian keagamaan yang membahas karakteristik penjajah serta
dampaknya terhadap masyarakat berdasarkan sifat-sifat Firaun dalam Al-Qur’an.
Kajian yang diisi penceramah Ustaz Ayi ini bertujuan mengajak jemaah memahami
bahaya kezaliman dan keserakahan kekuasaan.
Dalam pemaparannya, Ustaz Ayi menjelaskan
bahwa Al-Qur’an telah merangkum berbagai sifat buruk yang melekat pada sosok
penjajah dan penguasa zalim seperti Firaun. Mengutip Surah An-Naml ayat 34,
beliau menyampaikan bahwa salah satu cermin karakter penjajah adalah
kecenderungan merusak suatu negeri, merampas harta, menindas, serta merendahkan
orang-orang mulia dan memperbudak rakyat demi kelanggengan kekuasaannya.
“Karakter penjajah itu bukan hanya tentang penguasaan wilayah, tetapi juga
tentang cara mereka menghinakan martabat manusia dan bertindak seolah-olah
memiliki kekuasaan mutlak,” ujar Ustaz Ayi di hadapan para jemaah. Lebih
lanjut, Ustaz Ayi merujuk Surah Al-Qashash ayat 39 dan ayat 4, yang menyoroti
ambisi kekuasaan yang rakus, sikap mendustakan kebenaran, menyimpang dari
aturan Allah, hingga upaya penyesatan publik serta memecah belah manusia.
Sifat-sifat destruktif ini juga dipertegas dalam Surah Thaha ayat 118 yang
menggambarkan bagaimana kezaliman pada akhirnya hanya mendatangkan kerusakan
dan penderitaan bagi masyarakat luas.
Melalui kajian ini, Ustaz Ayi berharap
jemaah Masjid Al Muhyidin dapat mengambil ibrah (pelajaran) agar senantiasa
menjauhi sifat-sifat berkarakter penjajah dalam kehidupan sehari-hari, serta
memperkuat kepedulian terhadap keadilan dan kebenaran. Kegiatan kajian
berlangsung hikmat dan penuh antusiasme hingga akhir acara.
Reporter: Dea Siva Nursabila/KPI 3A

Tidak ada komentar
Posting Komentar