Dakwahpos.com,
Bandung — Masjid Al Muhyidin kembali menggelar kegiatan kajian keagamaan yang
membedah kriteria orang berakal baik menurut pandangan Islam. Kajian yang
disampaikan oleh penceramah Hj. Mimin tersebut bertujuan memberikan tuntunan
moral dan spiritual bagi jemaah dalam membina kepribadian yang mulia, baik
secara lahiriah maupun batiniah.
Dalam pemaparannya, Hj. Mimin menjelaskan bahwa orang yang memiliki akal yang baik tidak hanya dinilai dari kecerdasan intelektual, melainkan dari gabungan sepuluh sikap yang terbagi ke dalam dua aspek utama, yakni lahiriah dan batiniah. Pada aspek lahiriah, Hj. Mimin merinci lima perilaku yang tampak dalam kehidupan sehari-hari, meliputi kebiasaan menjaga lisan atau diam dari hal tak berguna, bersikap rendah hati, berakhlak baik kepada sesama, selalu jujur dalam berkata, serta gemar beramal saleh.
“Sikap-sikap lahiriah ini menjadi cerminan luar dari kualitas akal seseorang yang membimbingnya pada perbuatan yang bermanfaat,” ungkap Hj. Mimin di hadapan para jemaah. Sementara itu pada aspek batiniah, beliau menekankan pentingnya lima kualitas kedalaman jiwa.
Kualitas tersebut mencakup kebiasaan selalu
merenung dalam hati, pandai mengambil pelajaran dari setiap peristiwa, tunduk
kepada perintah Allah, memiliki rasa takut kepada Allah, serta senantiasa
mengingat kematian sebagai pengingat batas kehidupan dunia.
Melalui kajian ini, Hj. Mimin berharap
para jemaah Masjid Al Muhyidin mampu menyelaraskan amalan lahiriah dan batiniah
agar tergolong sebagai hamba yang berakal sempurna. Acara kajian berlangsung
dengan khusyuk dan diikuti jemaah setempat hingga selesai.
Reporter: Dea Siva Nursabila/KPI 3A

Tidak ada komentar
Posting Komentar