Kekhusyukan Tawasulan dan Yasinan: dari Magrib Berjemaah hingga Hangatnya Santap Bakso

Klik untuk membaca artikel.

      

Dakwahpos.com, Bandung — Agenda rutin keagamaan jemaah Masjid Al-Muhyidin berlangsung dengan penuh kekhidmatan pada Kamis, 17 September 2026. Rangkaian ibadah mingguan yang diisi dengan lantunan zikir, tawasul, serta pembacaan Surah Yasin ini terasa syahdu sejak selepas kumandang azan Magrib hingga datangnya waktu Isya.

      

Agenda rutin ini diawali dengan pelaksanaan salat Magrib secara berjemaah. Menariknya, partisipasi jemaah yang hadir sangat beragam dan merangkul semua kalangan. Tidak hanya didominasi oleh bapak-bapak dan ibu-ibu, sejumlah remaja hingga anak-anak pun turut meramaikan saf masjid, menunjukkan proses regenerasi yang baik dalam lingkungan keagamaan setempat.

      

Seusai salat Magrib, suasana masjid seketika hening dan khusyuk saat rangkaian tawasul dan zikir mulai dilantunkan bersama-sama. Tanpa adanya agenda kajian khusus, warga benar-benar berfokus pada ibadah mahdhah dan doa. Ayat demi ayat dari Surah Yasin menggema di dalam ruangan, membawa ketenangan batin bagi para jemaah hingga akhirnya kumandang azan Isya terdengar. Seluruh jemaah kemudian menutup rangkaian ibadah utama tersebut dengan menunaikan salat Isya berjemaah.

     

Namun, kebersamaan warga rupanya tidak berhenti di atas sajadah saja. Usai salat Isya, agenda dilanjutkan dengan tradisi makan bersama yang sudah menjadi ciri khas keakraban jemaah Masjid . Kali ini, panitia atau pengurus masjid telah menyiapkan sajian istimewa berupa bakso hangat dan segarnya air kelapa muda. Setiap jemaah yang hadir mendapatkan porsi yang sama, yakni satu mangkok bakso dan satu gelas air kelapa, yang disantap sambil duduk melingkar dan bercengkerama.

      

Rangkaian agenda pun usai setelah sesi makan bersama tersebut selesai, dan warga berangsur pulang ke rumah masing-masing dengan tertib. Tradisi sederhana ini terbukti ampuh bukan hanya sebagai sarana meningkatkan keimanan kepada Sang Pencipta, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang merekatkan kerukunan antarwarga lintas generasi.

     

      Reporter: Dea Siva Nursabila/KPI 3A

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos