Khutbah Jumat Masjid Al-Ikhlas Cipadung: Pentingnya Membaca Al-Qur'an untuk Ketenangan Jiwa

0
Klik untuk membaca artikel.

 


Dakwahpos.com, Bandung – Jemaah Masjid Al-Ikhlas Cipadung menghadiri ibadah shalat Jumat pada hari Jumat tanggal 25 September 2026. Kegiatan ibadah ini menghadirkan Drs. H. Abung Gunawan, M. Ag. sebagai khatib untuk menyampaikan pesan spiritual kepada para hadirin. Khutbah tersebut berlangsung dengan khusyuk demi memotivasi jemaah agar senantiasa mendekatkan diri ke masjid dan rutin membaca Al-Qur'an.


Khatib mengawali pesan dengan mengingatkan keutamaan melaksanakan shalat sunat Tahiyyatul Masjid sebelum duduk di area dalam masjid. Beliau juga menekankan bahwa jemaah sebaiknya sering meluangkan waktu untuk berkumpul dengan para ulama maupun kiai. Obrolan dalam perkumpulan tersebut jangan hanya berfokus pada urusan duniawi semata tanpa memikirkan bekal akhirat.


"Al-Qur'an, syifa'un wa rahmatun, Al-Qur'an diturunkan oleh Allah Swt. sebagai obat penawar (penyembuh) sekaligus rahmat (kasih sayang), oleh karena itu, jangan pernah berhenti membacanya," tegas Drs. H. Abung Gunawan, M. Ag. di hadapan jemaah.


Kutipan tersebut diharapkan mampu menyadarkan jemaah tentang kekuatan mukjizat Al-Qur'an bagi ketenangan jiwa manusia.


Beliau kemudian menceritakan kisah perjalanan spiritual Rasulullah saat menjelang wahyu pertama di Gua Hira. Di tempat yang sepi tersebut, Nabi Muhammad Saw. sering menyendiri dan merenung untuk memikirkan kondisi umatnya. Perjuangan Nabi yang selalu didukung dan didampingi oleh Siti Khadijah ini menjadi contoh teladan tentang keteguhan hati beribadah.


Selain itu, beliau menyarankan sebuah amalan sunah yang ringan sebelum beranjak tidur pada malam hari. Setiap muslim sangat dianjurkan untuk membaca surah Al-Baqarah, Al-Falaq, An-Nas, dan Ayat Kursi secara rutin. Amalan ini dipercaya mampu membuat tidur kita terasa damai seolah-olah sedang berada di samping Rasulullah.


Khatib juga memperingatkan bahaya membiarkan suasana rumah terasa sepi dari lantunan suci ayat-ayat Al-Qur'an. Rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur'an dan sunyi dari shalat sunat akan kehilangan banyak sekali kebaikan. Sebaliknya, keburukan di dalamnya akan bertambah dan hati para penghuni rumah tersebut akan terasa sangat sempit.


Keutamaan membaca Al-Qur'an ternyata tidak hanya berlaku di dunia, tetapi juga mampu menembus hingga ke alam akhirat. Seorang anak yang rajin membaca Al-Qur'an akan mampu memberikan mahkota kemuliaan bagi kedua orang tuanya kelak di akhirat. Mahkota yang indah ini merupakan bentuk ganjaran langsung dari Allah atas amal saleh yang konsisten dilakukan sang anak.


Sebagai penutup khutbah, beliau memberikan target amalan harian yang wajar dan bisa dicapai oleh seluruh jemaah masjid. Jemaah diimbau untuk terus membaca Al-Qur'an minimal sebanyak satu juz atau menyisihkan satu waktu luang setiap harinya. Pesan dakwah ini diharapkan mampu membawa keberkahan serta ketertiban hidup bagi seluruh masyarakat di sekitar kawasan Cipadung.


Reporter: Muhammad Hafidz Abdul Ghoni, KPI/3C

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos