“Ustaz Azis Ramadhan Ingatkan Jamaah agar Tak Mengukur Amal dari Kehidupan Dunia”

Klik untuk membaca artikel.
Dakwahpos.com, Bandung — Masjid Al-Hidayah Cibiru menggelar salat Jumat pada Jumat, 18 September 2026, dengan Ustaz Azis Ramadhan, M.Pd.I., sebagai khatib. Dalam khutbahnya, Ustaz Azis mengajak jamaah untuk tidak menjadikan kondisi ekonomi, kesehatan, maupun kesejahteraan dunia sebagai satu-satunya ukuran atas balasan dari amal ibadah. Ia menekankan pentingnya bersabar, istiqamah dalam kebaikan hingga akhir hayat, serta mengajak orang lain untuk bersama-sama menuju jalan hidayah.

Ustaz Azis menjelaskan bahwa setiap amal yang dilakukan manusia, baik maupun buruk, akan mendapatkan balasan dari Allah SWT secara sempurna pada hari kiamat. Menurutnya, seseorang yang telah melakukan banyak ketaatan tidak selalu langsung mendapatkan perubahan dalam kehidupan dunia, sementara orang yang melakukan kemaksiatan terkadang belum mendapatkan hukuman secara langsung. Ia mengingatkan jamaah bahwa kehidupan dunia merupakan ujian dan balasan yang sempurna atas amal manusia akan diberikan di akhirat. “Bisa jadi ketika Allah tidak memberikan kebaikan bagi ekonomi kita atau hidup kita, kesejahteraan kita, bukan berarti amal itu tidak ada gunanya, bukan berarti Allah tidak suka sama kita, namun hidup ini adalah ujian dan Allah akan memberikan balasan itu seutuhnya kelak di yaumil kiamah,” tutur Ustaz Azis.

Dalam khutbahnya, Ustaz Azis juga mengingatkan jamaah bahwa keberhasilan seorang hamba tidak hanya ditentukan oleh kondisi kehidupannya di dunia, tetapi juga oleh keselamatannya di akhirat. Ia mengutip Surah Ali Imran ayat 185 yang menjelaskan bahwa setiap jiwa akan merasakan kematian dan balasan amal akan disempurnakan pada hari kiamat. Menurutnya, orang yang diselamatkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga merupakan orang yang memperoleh keberuntungan yang sesungguhnya.

Ustaz Azis kemudian menekankan pentingnya menjaga amal kebaikan hingga akhir kehidupan. Menurutnya, seseorang tidak dapat memastikan dirinya lebih dahulu masuk surga dibandingkan orang lain hanya berdasarkan penampilan atau banyaknya aktivitas ibadah yang terlihat. Setiap manusia memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga keistiqamahan dalam beribadah sampai kematian datang. “Perjuangan kita untuk jadi orang saleh harus bertahan sampai kapan? Sampai mati,” tegasnya.

Selain menjaga keistiqamahan diri, Ustaz Azis mengajak jamaah untuk turut membantu orang-orang di sekitarnya agar dapat merasakan hidayah. Ajakan tersebut dapat dilakukan kepada saudara, tetangga, maupun teman yang belum merasakan nikmatnya berada di jalan kebaikan. Ia menjelaskan bahwa mengajak seseorang kepada jalan petunjuk merupakan bagian dari amal yang memiliki nilai pahala, terlebih apabila orang yang diajak kemudian mengamalkan kebaikan tersebut.

“Barangkali ada di antara saudara kita, tetangga kita, teman-teman kita yang mungkin belum bisa merasakan nikmatnya hidayah. Mari kita ajak bersama-sama untuk menuju jalan hidayah,” ujar Ustaz Azis kepada jamaah.

Pesan tersebut diperkuat dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang disampaikan dalam khutbah, bahwa orang yang mengajak kepada jalan petunjuk dan kemudian petunjuk tersebut diamalkan akan memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya. Ustaz Azis mengajak jamaah untuk tidak hanya berusaha memperoleh kebaikan bagi diri sendiri, tetapi juga mengajak orang lain agar dapat bersama-sama memperoleh kebaikan dan kenikmatan yang dijanjikan Allah SWT.

Khutbah Jumat di Masjid Al-Hidayah Cibiru tersebut ditutup dengan doa agar jamaah senantiasa diberikan keteguhan iman, menjadi orang yang mendapatkan petunjuk sekaligus mampu memberikan petunjuk kepada orang lain. Melalui khutbah tersebut, jamaah diingatkan untuk terus beramal saleh, bersabar ketika hasil kebaikan belum terlihat dalam kehidupan dunia, menjaga keistiqamahan hingga akhir hayat, serta mengajak orang-orang di sekitarnya untuk bersama-sama menuju jalan yang diridai Allah SWT.

Reporter: Shofia Salsabila – KPI 3C
Uploaded Image

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos