Dakwahpos.com, Bandung- Pelaksanaan ibadah shalat Jumat di Masjid Abu Bakar, Kompleks Griya Cempaka Arum, berlangsung dengan khidmat pada Jumat (18/9). Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Ahmad bertindak sebagai khatib dan menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga keistikamahan serta bahaya meremehkan dosa dalam kehidupan seorang muslim.
Mengawali khutbahnya dengan kutipan ayat-ayat ketakwaan, Ustaz Ahmad menegaskan bahwa kenikmatan terbesar yang dicita-citakan oleh setiap mukmin adalah wafat dalam keadaan husnul khatimah. Beliau menjelaskan bahwa Allah SWT akan memberikan kebaikan kepada hamba-Nya dengan menjadikan akhir hayat mereka dipenuhi dengan amal saleh dan tobat sebelum berpulang.
Namun, beliau mengingatkan bahwa untuk mencapai akhir kehidupan yang baik, seorang muslim wajib berjuang keras menjaga keistikamahan. Banyak orang yang di awal perjalanannya rajin beribadah dan hadir di majlis taklim, tetapi kemudian terhempas oleh fitnah dunia, penyakit syahwat, serta hawa nafsu hingga kehilangan hidayah di akhir usianya.
Ustaz Ahmad juga menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dan ketakwaan, tidak hanya di hadapan orang banyak tetapi juga saat bersendirian. Beliau mengutip peringatan Rasulullah SAW mengenai orang yang membawa pahala sebesar Gunung Tihamah pada hari kiamat, tetapi pahala tersebut dihancurkan oleh Allah karena mereka berani melanggar larangan-Nya ketika tidak ada orang yang melihat.
Selain itu, jamaah diingatkan untuk mewaspadai pintu masuk setan yang kerap membujuk manusia untuk meremehkan dosa kecil maupun menganggap sepele ketaatan. Mengutip perkataan Ibnu Mas'ud, beliau menjelaskan bahwa seorang mukmin melihat dosanya bagaikan gunung yang hendak menimpa dirinya, sedangkan orang munafik menganggap dosa besar sekalipun hanya seperti lalat yang melintas di depan hidungnya.
Menutup khutbahnya, Ustaz Ahmad mengimbau seluruh jamaah agar sungguh-sungguh mengejar kebahagiaan akhirat yang kekal sebagaimana semangat dalam mencari kehidupan dunia. Rangkaian ibadah tersebut kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk kebaikan umat Islam, hidayah bagi para pemuda, serta keselamatan di dunia dan akhirat.
Reporter: Rafli Ramadhan Bukhori Putra, KPI/3C

Tidak ada komentar
Posting Komentar