Lewat Tasyakuran Aqiqah, KH Ali Ahmad Lili Kamal Ajak Jamaah Jadikan Anak sebagai Amanah

Klik untuk membaca artikel.


 Dakwahpos.com, Majalengka- Masjid Hidayah Baitul Kamal, Blok Tarikolot, Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, menggelar acara tasyakuran aqiqah pada Kamis (17/09/2026) siang. Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu-ibu dan anak-anak yang sedang mengaji di Yayasan Hidayah Baitul Kamal.

 

Acara tasyakuran tersebut diisi dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh KH Ali Ahmad Lili Kamal. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT, khususnya atas hadirnya seorang anak sebagai amanah dan kebahagiaan bagi keluarga.

 

KH Ali Ahmad Lili Kamal menyampaikan bahwa kelahiran seorang anak bukan hanya menjadi sumber kebahagiaan, tetapi juga merupakan amanah yang harus dijaga dan dididik dengan baik. Menurutnya, anak perlu dibimbing sejak dini agar tumbuh menjadi pribadi yang baik, mengenal agama, menghormati orang tua, serta dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

 

Beliau juga mengingatkan bahwa rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan dengan kalimat Alhamdulillah, tetapi perlu diwujudkan melalui perbuatan. Nikmat berupa anak, kesehatan, rezeki, waktu, maupun kesempatan untuk berkumpul hendaknya digunakan dalam hal-hal yang diridai oleh Allah Swt.

 

 “Upami Allah masihan urang anak, syukurna nyaéta urang rawat, urang jaga, urang didik kalayan saé. Upami Allah masihan urang kaséhatan, syukurna nyaéta kaséhatan éta dipaké pikeun ngalakukeun kahadéan,” tutur KH Ali Ahmad Lili Kamal.

 

Lebih lanjut, beliau berpesan kepada para orang tua agar tidak hanya memperhatikan pertumbuhan anak secara jasmani, tetapi juga memperhatikan pendidikan agama dan akhlaknya. Keluarga menjadi lingkungan pertama bagi anak dalam mengenal nilai-nilai kebaikan, ibadah, serta sikap saling menghormati.

 

Dalam kesempatan tersebut, KH Ali Ahmad Lili Kamal juga mengajak jamaah untuk mendoakan agar anak yang diaqiqahi diberikan kesehatan, keselamatan, umur yang panjang dan berkah, serta kelak menjadi anak yang saleh atau salehah, berbakti kepada kedua orang tua, dan bermanfaat bagi agama serta masyarakat.

 

Setelah penyampaian tausiyah, acara dilanjutkan dengan nyawer, sebuah tradisi yang umum dilakukan dalam berbagai acara syukuran masyarakat Sunda. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur keluarga yang turut dirasakan bersama oleh para jamaah.

 

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Ali Ahmad Lili Kamal. Dalam doa tersebut, jamaah memohon keberkahan untuk anak dan keluarganya, kesehatan serta keselamatan, kelancaran rezeki, dan agar keluarga senantiasa berada dalam lindungan Allah Swt.

 

Kegiatan tasyakuran aqiqah tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan bersama para ibu dan anak-anak yang mengikuti kegiatan mengaji di Yayasan Hidayah Baitul Kamal.

 

Reporter: Najma Nur Fajriyah Kamal KPI/3C

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos