Tampilkan postingan dengan label Istiqomah Cibiru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istiqomah Cibiru. Tampilkan semua postingan

Ustaz Furqon Saeful Aziz Sampaikan Pentingnya Memenuhi Panggilan Beribadah ke Tanah Suci


Dakwahpos.com, Bandung- Penceramah menyampaikan penjelasan mengenai pentingnya umat Islam untuk memenuhi panggilan ibadah ke tanah suci Makkah di Masjid Istiqomah, Komplek Cibiru Asri 2 pada Jum’at (18/09/2026)    . 

Makkah memiliki julukan Ummul Qura yang berarti ibu dari segala desa. Tempat tersebut dipandang sebagai titik awal sejarah serta asal-usul keberadaan seluruh umat manusia di bumi.  

Persoalan mengenai batasan kampung halaman sering kali memicu perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Perbedaan persepsi ini biasanya muncul karena perbedaan tempat lahir, asal suku, maupun silsilah garis keturunan orang tua.

Seluruh manusia pada dasarnya merupakan pendatang di bumi yang merupakan keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa. Kedua leluhur manusia tersebut diturunkan ke bumi lalu dipertemukan kembali oleh Allah SWT di Padang Arafah.  

Setelah bertemu di Padang Arafah, Nabi Adam dan Siti Hawa mendirikan Ka'bah di Makkah atas perintah Allah SWT. Tempat tersebut menjadi pusat peradaban pertama dan kampung halaman sesungguhnya bagi umat manusia.  

Umat Islam diimbau untuk berusaha mengunjungi Makkah minimal satu kali dalam seumur hidup. Kunjungan ibadah tersebut menjadi momentum untuk kembali ke akar sejarah asal-usul umat manusia.  

"salah satu alasan kita harus pergi ke tanah suci, tanah suci Mekkah, adalah Ummul Qura. Umm artinya ibu. Alqura artinya desa. Jadi, Ummul Qura itu ibu dari semua desa," ungkap penceramah Ustaz Furqon Saeful Aziz pada Jum’at (18/09/2026).

Reporter: Muhammad Rayyan Alfatah KPI/3C

Khatib Jumat Pesan Jemaah Syukuri Nikmat dan Waktu Hidup


Dakwahpos.com, Bandung- Seorang khatib menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya bersyukur atas nikmat serta memanfaatkan waktu hidup sebelum datangnya kematian dalam pelaksanaan khotbah Jumat di Masjid Istiqomah, Komplek Cibiru Asri 2 Jumat (11/09/2026).

Dalam khotbahnya, khatib menegaskan bahwa akhir kehidupan setiap manusia adalah kematian yang pasti terjadi. Prestasi setinggi apapun tidak akan membuat manusia hidup abadi di dunia

Tokoh-tokoh besar sejarah seperti Buya Hamka, Soekarno, dan B.J. Habibie menjadi teladan nyata. Mereka memiliki jabatan serta kecerdasan luar biasa namun pada akhirnya tetap wafat meninggalkan dunia. 

Ia juga menganalogikan kehidupan di dunia ibarat seorang perantau yang kelak akan kembali ke kampung halaman. Oleh sebab itu, setiap umat Islam diimbau agar senantiasa mempersiapkan bekal akhirat berupa amal saleh.

Selain itu, narasumber mengingatkan jemaah agar tidak menghabiskan seluruh waktu hanya untuk mengejar harta duniawi semata. "Kerugian terbesar manusia adalah ketika Allah menitipkan waktu namun tidak dimanfaatkan untuk beramal saleh," ujar khatib khotbah Jumat, Ustadz Furqon Saeful Aziz, saat diwawancarai usai ibadah, Jumat (11/09/2026).

Harta benda yang dikumpulkan tidak akan dibawa mati melainkan hanya tiga helai kain kafan. "Jangan habiskan hidup untuk mencari sesuatu yang tidak akan dibawa selamanya," ungkap Ustadz Furqon Saeful Aziz, Jumat (11/09/2026).

Reporter: Muhammad Rayyan Al Fatah, KPI/3C

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos