Dakwahpos.com, Bandung - Ustaz Nanang Suryana Fatah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Manar Cibiru, Minggu (13/9/26), menyampaikan bahwa menggelar peringatan Maulid Nabi adalah bentuk syukur, bukti bakti dan tanda cinta kepada Nabi Muhammad.
Dalam ceramahnya, Ustaz Nanang menyebut bahwa para ulama, khususnya aulia di Tanah Jawa, menyebut Rabiul Awal sebagai bulan mulud dan Rabiul Akhir sebagai Silih Mulud.
“Jangan pernah putus dari ajaran Nabi. Maulid Nabi adalah bentuk kita mengharapkan syafaatnya, sebagai bentuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw.Caranya adalah dengan tetap mencintai Allah dan Rasul-Nya. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisa ayat 69”
“Barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasulnya, maka ia bersama-sama orang yang mendapat nikmat di surga, yaitu para nabi, orang jujur, dan orang-orang yang mati syahid.”
Ustaz Danang melanjutkan: Raih berkah dengan meneladani sifat berkah Rasulullah saw., kita mengikuti Nabi; pasti kita akan mendapat keberkahan dan kesuksesan. Sebagaimana dalam Q.S. Al-A’raf ayat 157.
”Maka orang-orang yang beriman kepada Nabi mengikuti Nabi berakhlak dengan akhlak Nabi, kemudian mereka mengagungkan dan memuliakan Nabi dengan membaca sejarahnya dan bershalawat kepadanya”
Ustaz Danang menegaskan tugas kita sebagai umat Nabi, yaitu dengan mengagungkan dan memuliakan Nabi dengan apa pun ekspresi kebahagiaan kita. Wanasiruhu (bela, bantu ajaran Nabi), jika mengaku cinta kepada Nabi dengan membantu agama Nabi, membela agama Nabi dengan cara berakhlak sesuai akhlak Nabi, mengikuti sunnah Kanjeng Nabi. seimbang antara dan akhirat, usaha dan doa, supaya umat nabi jadi saksi. Dan terakhir, mengikuti cahaya yang diturunkan kepada nabi, yaitu cahaya Al-Qur'an, cahaya iman.
” Rasulullah saw. Menyediakan satu syafaat kepada orang yang pernah mengunjungi makam beliau di Raudhah, dan hal terpenting yaitu keinginan kita yang kuat,” ujarnya.
“Dua akhlak Nabi yang harus dicontoh yaitu akhlak kepada Allah dan akhlak kepada makhluk Allah. Cinta kepada Allah tidak akan dapat diraih kecuali dengan cinta kepada Nabi. Rasul menjadi wasilah untuk meraih cinta kepada Allah. Jika kalian ingin dicintai Allah, maka cintailah orang yang mencintai dan dicintai Allah,” lanjutnya.
Di akhir ceramah, Ustaz Danang menyampaikan bahwa apa pun sunnah Nabi membawa kebaikan.Sebagai umat rasul kita diwajibkan untuk berdakwah, setiap umat rasul yang mempunyai pengetahuan ttng ilmu akhlak rasul memiliki kewajiban berdakwah minimal kepada keluarga.
Reporter: Citra Eka Wahyuni/3A

.jpeg)