Tampilkan postingan dengan label Al-Hidayah Pasirbiru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Hidayah Pasirbiru. Tampilkan semua postingan

Tingkatakan Keimanan Anak Usia Dini, Masjid Al-Hidayah Pasirbiru Selenggarakan Pengajaran Dzikir Setelah Shalat

Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Al-Hidayah Pasirbiru mengadakan pembelajaran dzikir setelah salat untuk anak usia dini. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkenalkan mereka pada dzikir dan doa setelah salat, sebagai bagian dari pendidikan dini untuk membentuk kebiasaan ibadah.

Metode yang digunakan dalam pengajian ini sangat interaktif. Anak-anak diajak melantunkan dzikir bersama dengan irama yang lembut, sehingga mudah diingat dan diikuti. Setelah itu, mereka belajar doa dengan cara mengulang bacaan yang dipandu oleh pengajar.

Dipandu oleh pengajar, pengajian dimulai setelah anak-anak melaksanakan salat maghrib berjamaah. Dalam suasana yang penuh keceriaan, anak-anak diajarkan dzikir pendek seperti Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar, serta doa-doa harian yang mudah dihafal.

Dengan pengajian ini, Masjid Al-Hidayah tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi orang dewasa, tetapi juga wadah pendidikan dini yang menyenangkan bagi anak-anak. Tradisi belajar dzikir setelah salat ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya generasi muda yang saleh dan berakhlak mulia.

 

Reporter: Rahma Almira Salsabila, KPI/3D

Tingkatkan Keimanan Masyarakat, DKM Al-Hidayah Pasirbiru Selenggarakan Pengajian Rutin Yasinan Malam Jumat

Dakwahpos.com, Bandung- Pengajian Yasin malam Jumat kembali dilaksanakan di Masjid Al-Hidayah Pasirbiru. Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang diikuti oleh masyarakat setempat. Selain sebagai bentuk ibadah, pengajian ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar warga.

Kegiatan dimulai selepas shalat Isya berjamaah dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama, dipimpin oleh Ustadz Fatur Rahman. Pengajian yasin pada kali ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan, dari remaja, dewasa, hingga lansia.

Menariknya, pengurus DKM Al-Hidayah memberikan hidangan berupa makanan ringan untuk jamaah yang mengikuti pengajian yasin malam jumat ini. Dan setelah pembacaan Yasin, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang dibawakan oleh penceramah yang terkenal dikalangan masyarakat Pasirbiru.

"Alhamdulillah, pengajian yasin disini selalu terlaksana dan efektif setiap minggunya walaupun kadang tidak terlalu banyak warga yang datang tapi tetap terlaksana dengan baik." Ujar salah satu warga setempat.

Pengajian Yasin rutinan malam jumat ini menjadi salah satu tradisi penting bagi warga Pasirbiru yang tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar warga.

 

Reporter: Rahma Almira Salsabila, KPI/3D

DKM Al-Hidayah Selenggarakan Kajian Rutin Malam Jumat

Dakwahpos.com, Bandung- Sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan, DKM Al-Hidayah Pasirbiru mengadakan kajian rutin malam Jumat. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat setempat dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda, orang tua, hingga lansia.

Kajian malam Jumat kali ini menghadirkan Pak Kyai Hanafi seorang da'i yang sudah dikenal di kalangan masyarakat setempat. Dalam ceramahnya, beliau membahas tema mengenai kematian serta kehidupan setelah kematian, yang mengupas pentingnya manusia dalam mengingat kematian sehingga terus beibadah kepada Allah.

Kajian dimulai pukul 20.00 WIB setelah shalat Isya berjamaah dan diawali dengan pembacaan doa bersama. Selain ceramah, di akhir kajian juga diselingi sesi tanya jawab, di mana para jamaah dapat bertanya langsung mengenai materi yang disampaikan.

"Setelah meninggal, anda nanti di hisab, dibangkitkan di padang mahsyar untuk ditimbang amal ibadahnya. Orang yang sudah meninggal, roh nya itu sampai dimana? Roh nya kembali kepada Allah. Jadi tidak ada istilahnya gentayangan." Kutipan ceramah Pak Kyai Hanafi [14/11/2024].

Kajian diakhiri dengan doa penutup diikuti oleh seluruh jamaah. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin semangat dalam menjalankan ibadah, serta menjadikan malam Jumat sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

Reporter: Rahma Almira Salsabila, KPI/3D

DKM Al-Hidayah Pasirbiru Selenggarakan Program Mengaji Pendidikan Akidah Untuk Anak Usia Dini

Dakwahpos.com, Bandung- Dalam rangka membentuk karakter dan keimanan generasi penerus sejak dini, DKM Al-Hidayah Pasirbiru mengadakan program pendidikan akidah untuk anak-anak usia dini. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar ajaran Islam kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Pengajian akidah yang diselenggarakan setiap minggu ini menggunakan berbagai metode interaktif Dalam program ini, anak-anak diajarkan tentang konsep-konsep dasar dalam agama Islam, seperti mengenal Allah, rasul-Nya, serta prinsip-prinsip pokok akidah Islam, seperti iman, takwa, dan pentingnya berakhlak mulia.

Pengajaran akidah pada usia dini, tidak hanya membekali anak-anak dengan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang baik. Selain mengenalkan anak-anak pada dasar-dasar agama, juga mengajarkan mereka nilai-nilai akhlak yang baik, seperti kesabaran, kejujuran, dan rasa hormat kepada orang tua dan sesame

Program pendidikan akidah untuk anak-anak usia dini ini semakin mendapat perhatian, karena banyak orang tua yang menyadari pentingnya menanamkan nilai-nilai agama sejak usia yang sangat muda. Dengan pendekatan yang penuh kasih sayang dan interaktif, anak-anak tidak hanya belajar agama, tetapi juga merasa senang mengikuti setiap kegiatan yang diadakan.

"Saya berharap, dengan belajar akidah ini anak-anak menjadi lebih mengenal tentang agama islam. Seperti mengenal Allah, kitab-kitab Allah, tugas para malaikat, nabi-nabi dan rasul-Nya, dan juga yang lain sebagainya." Ucap Leni, pengajar pendidikan akidah anak [10/11/2024].

 

Reporter: Rahma Almira Salsabila, KPI/3D

Masjid Al-Hidayah Pasirbiru Dirikan Madrasah Diniyah Takmiliyah Untuk Menunjang Pendidikan Anak Usia Dini Hingga Remaja


Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Al-Hidayah Pasirbiru mendirikan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di bawah naungan Kementerian Agama untuk menunjang pendidikan anak usia dini hingga remaja. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pendidikan agama yang komprehensif dan berkualitas kepada anak-anak sekitar.

Madrasah Diniyah Takmiliyah ini terbagi menjadi dua tingkatan, yakni Awwaliyah yang berisi anak-anak jenjang sekolah dasar dan juga Wustho yang berisi anak-anak jenjang sekolah menengah pertama.

Adapun mata pelajaran yang diajarkan seperti membaca dan menulis Al-Quran, akidah akhlak, fiqih, dan  hadits yang dimana pengajaran tersebut mengacu pada silabus yang sudah ditentukan oleh Kementerian Agama.

Uniknya, para tenaga pengajar MDT ini adalah mayoritas dari kalangan mahasiswa yang inisiatif meluangkan waktunya mengabdikan dirinya untuk mengajar.

"Para tenaga pengajar disini memang mayoritas dari mahasiswa. Memang sudah turunan dari zaman ke zaman, waktu zaman saya saja pendobraknya itu mahasiswa." Ungkap Meilani, tenaga pengajar MDT (9/10/2024).

Reporter: Rahma Almira Salsabila, KPI/3D



DKM Al-Hidayah Pasirbiru Selenggarakan Shubuh Berkah Setiap Bulan

Dakwahpos.com, Bandung- Kegiatan acara Subuh Berkah yang diselenggarakan oleh DKM Al-Hidayah rutin dilaksanakan pada pekan terakhir di setiap bulannya. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meraih keberkahan dan juga bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Pada Minggu, 06 Oktober 2024 kegiatan acara Subuh Berkah ini kembali dilaksanakan. Warga berbondong-bondong datang ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah dan juga mengikuti acara Subuh Berkah dengan penuh rasa hikmat.

Acara dikemas dengan sangat rapi, dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Quran, ceramah, hingga ditutup dengan makan bersama.

Menurut tanggapan warga setempat, 2 tahun diadakannya acara ini sangat berjalan dengan efektif dan juga membawa pengaruh baik bagi masyarakat sekitar.

"Bagus kita sudah berjalan hampir 2 tahun, alhamdulilah semenjak diadakannya subuh berkah ini masyarakat jadi lebih peduli lagi ke masjid, dan alhamdulillah juga masyarakat sekitar sini antusias." Ungkap Bapak Chandra, warga setempat (06/10/2024).

 

Reporter: Rahma Almira Salsabila, KPI/3D

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos