Dakwahpos.com, Bandung- Keberadaan Masjid Nurul Ikhsan di tengah permukiman warga kian dirasakan manfaatnya secara nyata. Bukan sekadar menjadi tempat penunaian ibadah shalat lima waktu, masjid ini bertransformasi menjadi pusat interaksi sosial, pengajian rutin, hingga wadah untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
Suasana kehangatan tersebut tampak dari antusiasme jemaah yang didominasi oleh warga sekitar. Salah satunya dirasakan oleh Ibu Heni (59), seorang warga sekaligus guru PAUD yang aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Nurul Ikhsan.
Ruang Belajar dan Silaturahmi Tanpa Beban
Bagi Ibu Heni dan jemaah lainnya, rangkaian kegiatan yang diselenggarakan mulai dari pengajian rutin hampir setiap hari dalam seminggu, pembelajaran tajwid, hingga peringatan hari besar Islam (seperti Maulid Nabi dan Isra Mikraj) dikelola dengan pendekatan yang merangkul dan menyenangkan.
"Semuanya suka. Karena Kegiatan disini itu asik tidak membebani bahkan jadi suka ngumpul sama tetangga juga kalo masalah lancar atau tidak yang penting kita sudah mau belajar," ungkap Ibu Heni saat ditemui di lokasi.
Ia juga mengapresiasi metode penyampaian materi oleh para pengajar atau ustaz yang interaktif dan dilakukan secara bersama-sama, sehingga para jemaah tidak merasa tertekan atau takut menghadapi "ujian" kelas. Menurutnya, pendekatan reflektif seperti catatan amalan harian untuk melatih kejujuran diri sendiri jauh lebih bermakna ketimbang ujian formal.
Manfaat Besar di Tengah Kepadatan Gang Warga
Meskipun terletak di dalam area gang permukiman, Masjid Nurul Ikhsan terbukti memberikan dampak positif yang luas. Warga sekitar tidak perlu melangkah jauh untuk mendapatkan akses ilmu keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan dengan para tetangga.
Selain kegiatan pengajian harian, keterlibatan warga dalam persiapan acara besar seperti latihan bersama menjelang hari-hari besar Islam turut memupuk semangat gotong royong dan kekeluargaan yang erat.
Kehadiran pengurus dan para pembimbing (ustaz/ustazah) yang konsisten memberikan kenyamanan membuat Masjid Nurul Ikhsan sukses menjadi rumah kedua bagi masyarakat sekitar menghidupkan nilai-nilai spiritual sekaligus merawat keharmonisan sosial di tengah warga.
Reporter: Amelia Amanda/ KPI 3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar