Dakwahpos.com, Bandung — One Ummah Movement menggelar kajian bersama
Ustaz Ghany di Masjid Jaza, Bandung, pada Sabtu (5/9/2026). Kajian tersebut
mengangkat tema “Allah Bersama Orang-Orang yang Pusing” dan dihadiri oleh
banyak anak muda.
Dalam ceramahnya, Ustaz Ghany menjelaskan bahwa orang yang merasa pusing,
bingung, cemas, overwhelmed, hingga burnout bukanlah sesuatu yang baru.
Menurutnya, kondisi tersebut telah ada sejak dahulu dan memiliki pembahasan
dalam Al-Qur’an.
“Pusing, bingung, cemas, overwhelmed, burnout itu Al-Qur’an udah punya
bahasanya sendiri jauh sebelum tren sekarang ngasih nama,” ujar Ustaz Ghany.
Lebih lanjut, beliau mengutip Al-Qur’an surah Al-Hijr ayat 97 yang artinya, “Dan
sungguh, Kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit (sesak) disebabkan apa
yang mereka katakan.”
Ustaz Ghany kemudian mengaitkannya dengan kisah para nabi. Nabi Yunus a.s.
merasakan kesesakan ketika berada di dalam perut ikan, Nabi Musa a.s. memohon
kepada Allah agar dilapangkan dadanya sebelum menghadapi Fir’aun, dan Nabi
Nuh a.s. juga disebut dalam Al-Qur’an berada dalam kondisi karbul ‘azim, yaitu
kesesakan yang sangat besar.
“Yang berbeda dari orang-orang terdahulu bukan karena mereka kebal dari rasa itu.
Tapi, ke mana mereka larinya saat ngerasa sesak,” ungkapnya.
Di akhir ceramah, Ustaz Ghany mengingatkan bahwa Allah tidak meminta manusia
untuk tidak pernah merasa cemas. Sebaliknya, Allah mengajarkan kepada manusia
ke mana harus kembali ketika sedang merasakan kecemasan dan kesesakan.
“Allah nggak pernah bilang jangan pernah cemas. Allah ngajarin ke mana larinya
pas cemas. Karena ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram,”
pungkasnya.
Reporter: Nurul Husna, KPI 3/B

Tidak ada komentar
Posting Komentar