Dakwahpos.com,
Bandung — Ustaz Athian Ali mengingatkan jamaah agar tidak main-main dalam
menjaga akidah. Ia menegaskan bahwa Al-Qur'an diturunkan salah satunya
berfungsi sebagai Al-Furqan atau pembeda yang tegas antara kebenaran dan
kebatilan, serta antara iman dan kufur. Hal ini ditegaskan oleh ulama asal
Bandung, Ustaz Athian Ali, saat menyampaikan materi kajian di hadapan jamaah. Minggu (18/10/2026).
Dalam
kajiannya, Ustaz Athian Ali mengutip Surah Al-Kahfi ayat 29. Ia menyebut bahwa
dalam ajaran Islam, status hukum manusia pada dasarnya hanya terbagi menjadi
dua kelompok, yakni mukmin atau kafir.
"Selama
sekian puluh tahun saya mempelajari Islam, ya saya berkeyakinan seperti itu.
Belum pernah saya menemukan satu dalil Quran ataupun sunah yang memungkinkan
ada kelompok ketiga gitu atau keempat misalnya," ujar Ustaz Athian Ali di
hadapan jamaah yang hadir.
Ia
menilai, belakangan ini batasan antara mukmin dan kafir di tengah masyarakat mulai
kabur. Kondisi ini terjadi karena sebagian pendakwah enggan menyampaikan fungsi
Al-Qur'an sebagai Al-Furqan. Banyak dakwah yang memilih aman dan menghindari
pembahasan hukum agama yang tegas demi menjaga kenyamanan pendengar.
"Maka
cenderung dakwah kita ini pada umumnya saya tidak mengatakan seluruhnya itu,
menghindar terutama pada fungsi Al-Qur'an sebagai Al-Furqan itu. Atau juga
mungkin dia tidak siap kalau nanti dituduh sebagai kelompok takfiri,"
tegas Ustaz Athian Ali.
Ustaz
Athian Ali juga menyoroti maraknya fenomena di masyarakat ketika hukum Allah
dikesampingkan demi menuruti hawa nafsu, tradisi, atau logika pribadi. Ia
memberi contoh kasus pembagian waris yang sengaja dibagi rata dengan
mengabaikan ketentuan Surah An-Nisa ayat 11, hanya karena alasan menjalankan
wasiat almarhum orang tua.
Ia
menekankan bahwa menjadi seorang muslim berarti berserah diri secara total
(aslama) kepada aturan Allah. Baik dipahami maupun belum dipahami hikmahnya
oleh akal manusia, seluruh hukum Allah wajib ditaati.
Di
akhir kajian, ia mengibaratkan akidah sebagai akar dari sebuah pohon,
sebagaimana digambarkan dalam Surah Ibrahim ayat 24–25. Jika akarnya rusak atau
gugur, amalan lain seperti salat, puasa, dan haji tidak akan bernilai di mata
Allah. Oleh karena itu, Ustaz Athian Ali berencana melanjutkan pembahasan
mengenai 20 fenomena yang dapat menggugurkan keislaman pada pertemuan-pertemuan
mendatang agar jamaah semakin waspada dalam menjaga akidahnya.
Reporter:
Muhammad Deri Setiawan, KPI 3/A
.png)
Tidak ada komentar
Posting Komentar