Dakwahpos.com, Bandung Masjid Jami' Raudhatul Muttaqin di Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, berdiri atas keinginan masyarakat untuk memiliki tempat ibadah di tengah kawasan organisasi. Sejak mulai dibangun pada tahun 2006, masjid ini terus berkembang menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan bagi sekitar masyarakat.
Pembangunan masjid berawal dari keinginan warga untuk memiliki tempat ibadah yang mudah dijangkau. Pemerintah Daerah Jawa Barat kemudian memberikan lahan untuk pembangunan masjid sekitar tahun 2005 - 2006. Pak Asep dipercaya sebagai ketua panitia pembangunan untuk mengoordinasikan proses pengerjaan masjid.
Pembangunan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2007. Pada tahap awal, bangunan masjid masih sederhana. Lantainya masih berupa semen dan belum dipasang keramik. Meski belum selesai sepenuhnya, masjid sudah digunakan untuk salat lima waktu dan kegiatan keagamaan lainnya. Setelah pembangunan tuntas, termasuk pemasangan keramik lantai dan pengecatan tembok, masjid mulai digunakan untuk salat Jumat.
Setelah masjid berdiri dan aktif digunakan, Pak Asep terpilih sebagai ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pertama pada tahun 2007. Kepemimpinannya berlangsung hampir 20 tahun. Pada tahun 2026, kepengurusan DKM berganti melalui musyawarah dan pemungutan suara. Pak Mastur Zaeni terpilih sebagai ketua DKM untuk masa bakti 2026 - 2029.
Seiring berjalannya waktu, berbagai kegiatan keagamaan tumbuh dan terus berlangsung. Kegiatan tersebut meliputi pengajian anak-anak setelah Magrib, pengajian rutin bapak-bapak setiap malam Sabtu, serta pengajian ibu-ibu yang awalnya berlangsung setiap Rabu siang sekitar pukul 13.00 hingga Asar dan pada akhirnya berangkat ke hari Sabtu. Selain itu, warga juga rutin membaca Surah Yasin setiap malam Jumat hingga selesai.
Keberadaan Masjid Jami' Raudhatul Muttaqin tidak hanya menjadi tempat melaksanakan shalat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan pengetahuan agama, dan menjaga kebersamaan masyarakat. Berbagai kegiatan yang berlangsung hingga kini menjadi bagian penting dari perjalanan masjid dalam mendukung kehidupan keagamaan warga Cibiru Wetan.
Wartawan: Muhammad Salman Syihabuddin Masrur Zenuddin

Tidak ada komentar
Posting Komentar