Pengajian khusus ibu-ibu kali ini membahas pentingnya bertakwa kepada Allah Swt. dengan mengambil pelajaran dari Hadits Arba’in ke-18. Dalam kegiatan tersebut, pemateri menyampaikan makna dan hikmah yang terkandung dalam hadis tersebut. Pengajian ini bertujuan untuk menambah wawasan keislaman dan memperkuat semangat beribadah bagi jamaah, khususnya kaum ibu.
Sebelum pengajian dimulai, jamaah ibu-ibu sudah menunggu dan mempersiapkan alat tulis masing-masing yang digunakan untuk mencatat materi. Hal itu menunjukkan tingginya antusiasme dan semangat jamaah dalam menuntut ilmu melalui kegiatan pengajian rutin. Selain memiliki semangat yang tinggi, jamaah ibu-ibu juga rela meluangkan waktu untuk hadir meskipun di tengah kesibukan mengurus pekerjaan rumah. Terlihat pula beberapa ibu yang datang bersama anak dan cucunya.
Oleh karena itu, pihak penyelenggara menyambut baik semangat jamaah ibu-ibu dengan mengadakan pengajian secara rutin. Kegiatan ini membahas pengetahuan agama yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari melalui pengambilan makna dan pelajaran dari hadis, sehingga ilmu yang disampaikan memiliki landasan yang jelas sesuai dengan dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Dalam pengajian kali ini, pemateri menyampaikan pentingnya bertakwa kepada Allah Swt. di mana pun berada. Sebagaimana dijelaskan dalam HaditsArba’in ke-18, Rasulullah saw. memerintahkan umat Islam untuk senantiasa bertakwa kepada Allah dalam setiap keadaan dan kondisi kehidupan.
Selain itu, Rasulullah saw. juga mengajarkan agar setiap perbuatan buruk diiringi dengan perbuatan baik. Dengan melakukan kebaikan, diharapkan kesalahan yang telah dilakukan dapat dihapuskan atas izin Allah Swt. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi setiap Muslim agar senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas amal dalam kehidupan sehari-hari.
Pemateri juga menjelaskan lanjutan hadis tersebut yang berkaitan dengan perintah untuk selalu berbuat baik kepada sesama manusia, baik dalam pergaulan, perkataan, maupun perbuatan. Hal ini menjadi salah satu aspek penting sebagai wujud dan bukti ketakwaan kepada Allah Swt.
Setelah materi disampaikan, pengajian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar pembahasan yang telah dipaparkan. Sesi ini menjadi kesempatan bagi jamaah ibu-ibu untuk menyampaikan pertanyaan mengenai materi yang belum dipahami. Setiap pertanyaan kemudian dijawab dengan jelas agar mudah dimengerti oleh para jamaah.
Setelah sesi tanya jawab selesai, kegiatan pengajian ditutup dengan membaca doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah ibu-ibu dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ilmu yang disampaikan menjadi bermanfaat dan membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat.
Reporter: Taufik Faturohman Agustin KPI/3D

Tidak ada komentar
Posting Komentar