Dakwahpos.com, Bandung - Pembangunan sarana ibadah di wilayah perumahan kini semakin diperhatikan guna memenuhi kebutuhan rohani warga setempat. Hal tersebut terlihat jelas pada pendirian Masjid Ar-Rahmat yang berlokasi di perumahan Kavling Pesona Bumi Panisan, Ramanyar. Masjid yang didirikan atas inisiatif bersama antara pengurus perumahan dan pihak pengembang ini resmi berdiri pada tanggal 25 Februari 2024. Kehadiran tempat ibadah ini dilatarbelakangi oleh mayoritas masyarakat sekitar yang memeluk agama Islam serta minimnya fasilitas umum penunjang ibadah di lingkungan perumahan tersebut.
Sebelum adanya masjid ini, warga perumahan harus pergi ke luar kompleks yang jaraknya cukup jauh untuk melaksanakan ibadah salat berjemaah maupun tarawih. Oleh karena itu, perwakilan pengurus perumahan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar berinisiatif untuk meminta pihak pengembang mendirikan fasilitas ibadah yang representatif. Pembangunan ini tidak hanya bertujuan sebagai sarana ibadah utama, tetapi juga difungsikan sebagai pusat kegiatan musyawarah serta tempat berkumpul warga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk keperluan yang sesuai dengan norma agama.
Dalam keterangannya, wakil DKM masjid menjelaskan bahwa proses pendirian ini berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara berbagai pihak. "Sejarah awal berdirinya Masjid Ar-Rahmah ini berangkat dari kebutuhan masyarakat, karena memang di wilayah kami ini adalah wilayah perumahan, dan secara otomatis sarana ibadah merupakan fasilitas umum yang mesti disediakan oleh pihak pengembang," ujar Pak. Yosepp selalu wakil DKM masjid saat menceritakan kilas balik pembangunan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa penetapan tanggal 25 Februari 2024 menjadi tonggak sejarah penting bagi warga perumahan setelah melalui berbagai tahapan persiapan bersama para tokoh masyarakat.
Selain digunakan untuk ibadah wajib sehari-hari, masjid ini juga menjadi pusat dari berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang terstruktur. Berdasarkan keterangan pengurus, terdapat beberapa agenda rutin yang melibatkan partisipasi aktif warga, seperti pengajian umum dan tahlil oleh ibu-ibu majelis taklim setiap hari Selasa, serta pengajian umum lanjutan pada hari Jumat. Selain itu, kegiatan keagamaan harian dari Senin hingga Jumat juga diisi dengan pengajian anak-anak yang dibimbing oleh ibu-ibu majelis taklim mulai dari ba'da asar hingga ba'da isya.
Dari segi arsitektur dan material bangunan, Masjid Ar-Rahmat memiliki kualitas yang tergolong mewah dibandingkan dengan masjid di lingkungan lain. Pengurus menyebutkan bahwa material yang digunakan dalam pembangunan masjid ini berada di kelas menengah ke atas, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah. Meskipun demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa standar kualitas tersebut dihadirkan semata-mata untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat dalam menunaikan ibadah kepada Sang Pencipta.
Memasuki akhir waawancara, wakil DKM masjid Ar-Rahmat menyampaikan harapan besar agar tempat ibadah ini dapat terus memakmurkan rohani umat serta berfungsi secara optimal sesuai dengan tuntunan ajaran Islam. Pihak pengurus menyatakan komitmennya untuk tidak pernah bosan dalam mengajak, menghimbau, serta mengingatkan jemaah agar senantiasa meramaikan masjid. "Tentu saja harapan ke depannya sebagaimana perintah dari Allah Subhanahu wa taala, bagaimana kita memakmurkan masjid ini sehingga masjid ini memang betul-betul berfungsi sebagaimana peruntukannya," ungkap Pak. Yosep, selalu wakil DKM masjid Ar-Rahmat.
Reporter: Putri Zalfa Aulia, KPI/3D

Tidak ada komentar
Posting Komentar