Masjid Al-Ikhlas Gang Bakhti Cipadung Tumbuh dari Surau Wakaf

Klik untuk membaca artikel.
Dakwahpos.com, Bandung — Masjid Al-Ikhlas yang terletak di Jalan Manisi, Gang Bakti V, RT 04 RW 09, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung menyimpan perjalanan sejarah panjang sejak dekade 1980-an. Bangunan yang kini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat tersebut berawal dari sebuah surau sederhana di atas tanah wakaf, Sabtu (17/10/2026).

Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas, Idas Baihaqi menceritakan bahwa pendirian rumah ibadah ini dirintis sekitar tahun 1984. Pembangunan masjid terwujud setelah seorang warga bernama Amas menginfaqkan tanahnya untuk memfasilitasi kebutuhan sholat masyarakat setempat.

"Awalnya masih mushola kecil. Karena warga sekitar juga belum banyak yang mampu secara ekonomi, proses pembangunan dan pengelolaannya pun masih banyak dibantu oleh warga dari luar RT," ujar Idas saat diwawancarai di Kompleks Masjid Al-Ikhlas, Cipadung.

Perkembangan masjid memasuki babak baru pada pertengahan dekade 1990-an. Seiring meningkatnya jumlah jemaah, pengurus DKM bersama warga melakukan renovasi total pada tahun 1995. Perluasan bangunan berlanjut hingga lantai dua dan tiga pada tahun 2005 guna menampung kapasitas jemaah yang terus bertambah.

Pada tahun 2022, lantai tiga masjid dialihfungsikan menjadi Pos PAUD Cempaka yang beroperasi hingga saat ini. Keberadaan PAUD tersebut murni difasilitasi tempat oleh pihak DKM dan tidak terikat secara struktur administrasi kepengurusan masjid.

Selain menjadi sarana sholat lima waktu, Masjid Al-Ikhlas secara konsisten menjadi wadah pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak sejak tahun 1989. Pada masa-masa awal, kegiatan mengajar ngaji serta kepengurusan masjid banyak dibantu oleh mahasiswa yang bermukim di rumah-rumah kontrakan sekitar Cipadung.

"Dulu mahasiswa sekitar sini ikut memakmurkan masjid, jadi imam, dan mengajar ngaji. Setelah mereka lulus, estafet pengajaran diteruskan oleh warga. Alhamdulillah, tradisi mengaji anak-anak dan pengajian warga bertahan sampai sekarang," tutur Idas.

Reporter : Shane Alldevant Ferrary/KPI 3-A

Uploaded Image

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos