Dakwahpos.com – Bandung, Al Habib Novel bin Abdullah Alkatiri menyampaikan ceramah dalam Pengajian Maulid Nabi Muhammad saw. di Masjid Daarul Barokah, Cikadut pada Sabtu (12/09/ 2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh jamaah yang mengikuti pengajian dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw. sekaligus memperdalam pemahaman agama Islam.
Dalam ceramahnya, Habib Novel mengajak umat Islam untuk mensyukuri nikmat Allah Swt. melalui peningkatan ibadah dan ketaatan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa rasa syukur dapat diwujudkan dengan memanfaatkan kesehatan, harta, dan kesempatan hidup untuk beribadah, memperbanyak amal saleh, serta menjaga salat lima waktu. Menurutnya, sikap tersebut penting agar umat Islam senantiasa berada di jalan yang diridai Allah Swt.
“Bagaimana cara kita mensyukuri nikmat dari Allah? Gunakan setiap nikmat tersebut untuk kita lebih taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” ujar Habib Novel dalam ceramahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa manusia akan menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan, mulai dari persoalan keluarga hingga masalah ekonomi. Karena itu, ia mengingatkan jamaah agar bersabar ketika menghadapi kesulitan dan tetap berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an serta sunah Nabi Muhammad saw.
“Siapa orang yang menunjukkan di dalam salah satu kebaikan, dia mendapatkan kebaikan tersebut dan pahala orang yang dia ajak,” tutur Habib Novel ketika menjelaskan keutamaan mengajak orang lain melakukan kebaikan.
Selain itu, Habib Novel menekankan pentingnya menjaga salat lima waktu dan membiasakan salat berjamaah di masjid. Ia juga mengingatkan para orang tua agar memperhatikan pelaksanaan ibadah dalam keluarga, termasuk membimbing anak-anak untuk menjalankan kewajiban agama dan menjauhi perbuatan yang dilarang.
Melalui ceramah tersebut, Habib Novel mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta meneladani ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai-nilai yang disampaikan dalam pengajian diharapkan tidak hanya didengarkan, tetapi juga diterapkan dalam perilaku sehari-hari.
Reporter: Azril Muhammad Rizki 3B

Tidak ada komentar
Posting Komentar